Pengepul

Sorotan terbaru dari Tag # Pengepul

Gubsu Nilai Kopdes Merah Putih Kelapa Sebatang Potensial Bisnis Pengepul Sawit Sawit
Sawit
Minggu, 26 Oktober 2025 | 21:00 WIB

Gubsu Nilai Kopdes Merah Putih Kelapa Sebatang Potensial Bisnis Pengepul Sawit

Labura, katakabar.com - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Bobby Nasution menilai Koperasi Desa Merah Putih Kelapa Sebatang, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) potensial menjalankan model bisnis pengepul kelapa sawit masyarakat terus dijual ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Menurut Bobby Nasution, bisnis ini potensial melihat banyak masyarakat yang menjadi petani kelapa sawit di sekitar Kelapa Sebatang. Tidak cuma itu, ujar Bobby, bila bisnis ini jalan bisa membantu petani mengangkut Tandan Buah Segar (TBS) dari kebun mereka. “Mereka (Koperasi Desa Merah Putih Kepala Sebatang) menjadi pengepul kelapa sawit, mengambil dari masyarakat dan dijual lagi Ramp (Rumah Agribisnis) ini inovasi bisnis yang potensial,” jelasnya, selesai meninjau Koperasi Desa Merah Putih Kelapa Sebatang, Labura, Rabu (24/8) lalu, dilansir dari laman mimbarumum.co.id, Minggu (26/10) sore. Koperasi Desa Merah Putih Kelapa Sebatang bakal membeli truk untuk memperlancar bisnisnya. Selama ini, mereka masih menyewa truk untuk mengangkut TBS masyarakat sehingga cost operasional masih tinggi. “Mereka mau beli truk karena selama ini masih nyewa, jadi costnya masih cukup tinggi. Kita coba hubungkan ke Himbara, mudah-mudahan bisa mendapatkan modal tambahan sehingga usahanya lebih lancar,” ucapnya. Gubsu mendorong agar tujuh model bisnis KMP bisa berjalan di Sumatera Utara sesuai potensi daerah masing-masing. Pemprov Sumut akan mendorong hal ini satu bulan ke depan. “Satu bulan ke depan kita harap tujuh item tersebut sudah terlaksana semua di Sumatera Utara, target kita bulan depan itu 886 koperasi,” jelasnya.

Daripada ke Pengepul Rugi, Elok Petani Sawit Bermitra dengan PKS Sawit
Sawit
Selasa, 14 Januari 2025 | 17:04 WIB

Daripada ke Pengepul Rugi, Elok Petani Sawit Bermitra dengan PKS

Berau, katakabar.com - Daripada transaksi ke pengepuk merugi, elok petani kelapa sawit bermitra dengan Pabrik Kelapa Sawit atau PKS. Lantaran itu petani kelapa sawit di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur didorong bergabung dalam kelembagaan, seperti kelompok tani atau koperasi. Soalnya dengan berlembaga, petani bakal memiliki nilai tawar lebih tinggi. Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, Lita Handini menjelaskan, petani kelapa sawit hanya bisa bermitra dengan perusahaan atau pabrik kelapa sawit (PKS) jika telah membentuk kelompok tani atau koperasi. “Petani tidak bisa bekerja sama langsung dengan perusahaan secara perseorangan, harus berkelompok,” ujarnya lewat keterangan resmi, dilansir dari laman EMG, Rabu (15/1). Kalau petani bermitra dengan PKS, saran Lita, maka akan terhindar dari jual beli dengan tengkulak atau pengepul liar yang tidak memiliki izin. Untuk itu, tegasnya, petani rugi menjual TBS sawit kepada pengepul karena harga yang ditawarkan lebih rendah dari harga ketetapan pemerintah. “Sekarang harga sawit di pabrik sekitar Rp3.300 per kilogram, tapi di petani paling bisa hanya Rp2.000 per kilogram,” terangnya.

Pimpin Raper Cipkon, Pj Bupati Seruyan: Pengepul Dilarang Beli Sawit Tak Bisa Buktikan Asal Nasional
Nasional
Senin, 11 Desember 2023 | 11:13 WIB

Pimpin Raper Cipkon, Pj Bupati Seruyan: Pengepul Dilarang Beli Sawit Tak Bisa Buktikan Asal

Kuala Pembuang, katakabar com - Penjabat Bupati Seruyan, Djainuddin Noor pimpin Rapat Persiapan (Raper) Cipta Kondisi (Cipkon) jelang Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, kemarin, dilansir dari laman borneonews, pada Senin (11/12). Ketua DPRD Kabupaten Seruyan, Zuli Eko Prasetyo, Kapolres Seruyan, AKBP Priyo Purwanto, Perwira Penghubung Kodim 1015 Sampit, Mayor Inf Joko Susilo, Pj Sekretaris Daerah, dr. Bahrun Abbas, Kepala Badan Kesbangpol, Hartasima turut hadir. Di Raper itu, diteken Surat Edaran Bersama antara Bupati Seruyan, DPRD Kabupaten Seruyan, Kepala Kepolisian Resort Seruyan, Komandan Komando Distrik Militer 1015 Sampit dan Kepala Kejaksaan Negeri Seruyan tentang Larangan Pemanenan, Pengangkutan dan Penerimaan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit secara tidak sah di wilayah Kabupaten Seruyan. Surat edaran itu, berisi tentang larangan melakukan pemanenan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit secara tidak sah, melarang pengepul TBS kelapa sawit untuk menerima atau membeli TBS dari masyarakat yang tidak dapat membuktikan asal perolehan TBS kelapa sawit dan diduga berasal dari hasil penjarahan atau hasil perbuatan tindak pidana. Melarang mengangkut, menguasai atau memiliki TBS kelapa sawit berasal dari hasil penjarahan atau hasil perbuatan tindak pidana, melarang Pemegang Izin Pabrik Kelapa Sawit (PKS) atau Izin Usaha Perkebunan unuk Pengolahan (IUP-P) menerima atau membeli (TBS) kelapa sawit berasal dari hasil penjarahan atau hasil perbuatan tindak pidana. Lalu, turut disertakan sanksi dalam surat edaran tersebut, yakni seluruh pengepul Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang menerima atau membeli TBS kelapa sawit secara tidak sah bakal diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku Bagi masyarakat atau kelompok masyarakat yang tidak mengindahkan larangan melakukan penjarahan atau pemanenan TBS kelapa sawit secara tidak sah akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku Kepada Pemegang Izin Pabrik Kelapa Sawit (PKS) atau Izin Usaha Perkebunan untuk Pengolahan (IUP-P) Kelapa Sawit yang tidak mengindahkan larangan tersebut di atas, maka izin PKS atau IUP-P dievaluasi atau dicabut dan diberikan sanksi sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Harga TBS Sawit Naik Kisaran Rp50-Rp100 Per Kilogram di Pengepul Sawit
Sawit
Senin, 10 Juli 2023 | 14:14 WIB

Harga TBS Sawit Naik Kisaran Rp50-Rp100 Per Kilogram di Pengepul

Bangka Selatan, katakabar.com - Petani kelapa sawit mandiri mulai tersenyum simpul di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Soalnya harga Tandan Buah Segar (TBS) di daerah itu terus merangkak naik, di pekan kedua Juli 2023. Itu sebabnya, kondisi ini membawa angin segar bagi para petani kelapa sawit mandiri. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan (DPPP), Risvandika menuturkan, di pekan kedua bulan Juli 2023 ini terjadi kenaikan harga TBS kelapa sawit. Meski kenaikan tidak begitu signifikan baru sebesar Rp70 per kilogram. "Harga TBS kelapa sawit mengalami kenaikan sekitar Rp70 per kilogram," ujar Risvandika kepada wartawan dilansir dari laman kata Bangkapos.com, pada Senin (10/7). Di pekan pertama bulan Juli 2023 lalu kata Risvandika, harga TBS kelapa sawit di tingkat Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) posisi harga tertinggi Rp1.760 per kilogram. Terus per 7 Juli 2023, harga TBS berada diangka Rp1.830 per kilogram. Sedang, di PMKS PT Bumi Sawit Sukses Pertama (BSSP) di Kecamatan Simpang Rimba, di mana harga TBS Tenera Rp1.830 per kilogram. Untuk TBS Dura lebih murah Rp408 atau harga beli hanya Rp1.422 per kilogram. Di PMKS PT Mentari Sawit Makmur (MSM) Desa Ranggas, justru lebih murah tinggi Rp30. Harga beli TBS jenis Tenera maupun Dura sama-sama dipatok Rp1.800 per kilogram. TBS Tenera adalah tipe sawit unggul untuk komersial. Untuk TBS Dura, yakni induk betina dari sawit hibrida. Begitu pula harga beli di dua PMKS yang ada di Bangka Selatan berbeda-beda," jelasnya. Dalam pada itu, harga beli TBS dari para pengepul yang diambil di lokasi perkebunan milik petani harganya naik mencapai Rp50 hingga Rp100 per kilogram. Sementara di PMKS PT Mentari Sawit Makmur (MSM) Desa Ranggas, harganya justru lebih murah tinggi Rp30. Harga beli TBS jenis Tenera maupun Dura sama-sama dibandrol Rp1.800 per kilogram. TBS Tenera adalah tipe sawit unggul untuk komersial. Untuk TBS Dura, yakni induk betina dari sawit hibrida. "Untuk harga beli di dua PKS yang ada di Bangka Selatan juga berbeda-beda," sebut Risvandika. Sementara itu, harga beli TBS dari para pengepul yang diambil di lokasi perkebunan milik petani harganya juga naik. Kenaikan mencapai Rp50 – Rp100 per kilogram. Saat ini, harga beli dari para petani berada rentang Rp1.450 hingga 1.550 per kilogram. Di pekan kemarin biasanya harga TBS sawit ditimbang di perkebunan seharga Rp1.400 per kilogram. Tapi pekan ini, harga beli TBS bisa mencapai Rp1.500 per kilogram dari para petani. "Untuk harga dari pengepul sendiri Rp1.450 hingga Rp1.550 per kilogramnya," imbuhnya. Berikut ini harga TBS Kelapa Sawit di dua PMKS yang ada di Bangka Selatan, yakni; PKS PT Bumi Sawit Sukses Pertama (BSSP) di Kecamatan Simpang Rimba - TBS Tenera Rp1.830 per kilogram - TBS Dura Rp1.422 per kilogram PKS PT Mentari Sawit Makmur (MSM) Desa Ranggas - TBS jenis Tenera maupun Dura Rp1.800 per kilogram -Harga beli dari petani Rp1.450 hingga Rp1.550 per kilogram