Pekanbaru, Katakabar.com – Indonesia dinilai berpeluang besar mencapai swasembada bahan bakar minyak (BBM) dan kembali menjadi anggota OPEC, jika ribuan sumur minyak yang terbengkalai diaktifkan kembali.

Dalam Rakernas Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) di Pekanbaru, Prof. Dr. Ir. Djohar Arifin Husin, Ph.D mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia memiliki 13.271 sumur minyak shut-in yang masih menyimpan potensi besar. 

Jika masing-masing sumur bisa memproduksi minimal 100 barel per hari, total produksi nasional bisa naik hingga 1,3 juta BOPD.

Dengan produksi saat ini hanya 550 ribu BOPD dan kebutuhan nasional 1,6 juta BOPD, Indonesia masih mengimpor 1,1 juta BOPD. 

Namun potensi peningkatan produksi ini bisa menutup defisit dan menjadikan Indonesia net producer sekaligus membuka jalan kembali ke OPEC.

Selain itu, ISMI juga mendorong pembentukan koperasi rakyat untuk mengelola sumur-sumur minyak, serta menyarankan pemerintah membangun kilang modern, memperbesar cadangan energi, mendorong energi terbarukan, dan memberi insentif industri hulu migas.

"Insya Allah, Indonesia akan kembali swasembada energi dan menjadi negara pengekspor minyak," ujar Prof. Djohar optimis.

Jika strategi ini berhasil dijalankan, Indonesia tak hanya akan lepas dari impor BBM, tetapi juga akan kembali berperan di panggung energi global.