Yahya Siregar
Penulis

Yahya Siregar

Berita dipublish
1,001
Terakhir update
Rabu, 22 Apr 2026
Harmoni dan Kepercayaan: Aklamasi!Junaidi SM Pimpin PP Bangun Purba Riau
Riau
Rabu, 22 April 2026 | 19:49 WIB

Harmoni dan Kepercayaan: Aklamasi!Junaidi SM Pimpin PP Bangun Purba

Pasir Pengaraian, katakabar.com -  Suasana hangat tapi penuh khidmat warnai pelaksanaan Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) II Pemuda Pancasila Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (22/4). Bukan sekadar seremonial pergantian kepemimpinan, acara ini bukti nyata betapa kuatnya ikatan persaudaraan dan visi yang sama di antara para kader. Di tengah dinamika organisasi yang tertib dan terarah, Kecamatan Bangun Purba mencatat sejarah manis dengan terpilihnya pemimpin baru melalui jalan musyawarah yang bulat. Proses demokrasi internal berjalan lancar di bawah kendali Sekretaris MPC, Charles, S.T., setelah secara simbolis palu sidang diketuk Ketua MPC Pemuda Pancasila Rokan Hulu, Syahmadi Malau. Tetapi, sorotan utama tertuju pada pemilihan Ketua Ranting Kecamatan Bangun Purba berlangsung luar biasa. Tanpa perdebatan, tanpa persaingan, nama Junaidi, SM meluncur mulus, dan diterima dengan penuh suka cita secara aklamasi. Bagi banyak orang, aklamasi sering dianggap hanya kemenangan tanpa lawan. Tetapi, Syahmadi Malau dalam arahannya menegaskan makna jauh lebih dalam dari hal tersebut. Menurutnya, ini adalah bentuk "kepercayaan mutlak" yang diberikan oleh seluruh kader. "Ini bukan soal tidak ada yang mau menantang, tapi ini adalah bukti saudara kita dinilai layak, mampu, dan dipercaya untuk memimpin. Amanah sebesar ini harus dijawab bukan dengan gaya pamer kekuasaan, tapi dengan kerja nyata yang menyentuh," tegas Syahmadi dengan tegas. Ia mengingatkan, tingkat Ranting adalah "ujung tombak" organisasi. Di sinilah wajah Pemuda Pancasila dilihat langsung masyarakat. Jadi, kepemimpinan harus dijalankan dengan sikap yang terbuka, komunikatif, dan selalu menjaga marwah organisasi agar tetap harum di mata publik. "Jaga nama baik organisasi, bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan pemerintah. Tunjukkan Pemuda Pancasila hadir untuk memberi manfaat. Kami di MPC siap mendukung penuh, namun evaluasi akan tetap dilakukan agar organisasi terus maju," pesannya. Menanggapi kepercayaan luar biasa tersebut, Ketua Ranting terpilih, Junaidi, SM, tampak menyadari betul beban tanggung jawab yang dipikulnya. Ia tidak ingin kepercayaan ini hanya menjadi wacana, melainkan segera diwujudkan dalam langkah konkret. "Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan secara utuh. Segera setelah struktur kepengurusan terbentuk, kami akan melakukan audiensi dengan Pemerintah Kecamatan Bangun Purba. Kami siap bersinergi, mengikuti arahan pemerintah dan MPC Kabupaten demi organisasi yang lebih solid dan bermanfaat," ujar Junaidi penuh komitmen. Sebuah babak baru terbuka bagi Pemuda Pancasila di Rokan Hulu, khususnya di Bangun Purba, di mana persatuan bukan hanya slogan, melainkan dasar yang kokoh untuk melangkah ke masa depan.

Strategi Fiskal 2026: Wabup Pimpin Asistensi dan Paparkan Kondisi Riil Rohul Riau
Riau
Selasa, 21 April 2026 | 08:33 WIB

Strategi Fiskal 2026: Wabup Pimpin Asistensi dan Paparkan Kondisi Riil Rohul

Pasir Pengaraian, katakabar.com -  Sebagai upaya menyusun peta jalan keuangan daerah yang sehat dan berkelanjutan, Wakil Bupati Rokan Hulu, H Syafaruddin Poti, SH, MM, pimpin langsung kegiatan asistensi virtual terkait proyeksi kemampuan keuangan daerah Tahun Anggaran 2026. Langkah strategis ini dilakukan guna menjawab tantangan fiskal, di mana kemampuan pendapatan daerah diharapkan mampu menutupi kebutuhan belanja wajib yang terus meningkat. Di kegiatan tersebut Orang Nomor Dua di Negeri Seribu Suluk ini didampingi, Penjabat (Pj) Sekda Rokan Hulu, Drs. H. Yusmar, M.Si, beserta jajaran terkait. Tim Ditjen Bina Keuangan Daerah memaparkan sejumlah indikator penting yang menjadi catatan khusus. Meskipun pertumbuhan ekonomi Rohul tercatat cukup baik sebesar 6,79 persen (di atas rata-rata nasional), tetapi masih terdapat pekerjaan rumah berat lainnya. Tingkat kemiskinan masih berada di angka 8,12 persen setara 70 ribu jiwa. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 73,61 masih di bawah standar nasional, serta angka stunting yang mencapai 21,40 persen.  Cukup memprihatinkan, kondisi jalan kabupaten dalam kategori kritis mencapai 75,2 persen setara 1.875 kilometer. Tantangan Alokasi Anggaran Menanggapi hal tersebut, Wabup Syafaruddin memaparkan kondisi riil pengelolaan anggaran di daerah. Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam memenuhi belanja wajib, meski masih menghadapi tantangan. - Pendidikan: Target minimal 20 persen, saat ini telah tercapai 34,62 persen. ​ - Infrastruktur: Target ideal 40 persen, tetapi baru mampu diakomodasi sebesar 28,57 persen. ​ - Belanja Pegawai: Diproyeksikan 30 persen, tetpi realitas saat ini masih berada di angka 38,18 persen. "Ini adalah tantangan kita bersama. Kita harus bisa menyeimbangkan antara pendapatan dan kebutuhan belanja agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal," jelas Wabup Rokan Hulu. Optimalkan Potensi dan Inovasi Daerah Pada kesempatan tersebut, Wabup Rokan Hulu juga menjabarkan capaian penerimaan daerah yang bervariasi. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai 73,17 persen dan Pajak Rokok 79,05 persen. Tetapi, sektor lain seperti Pajak Tenaga Listrik (36,42 persen) dan Pajak Air Tanah (18,72 persen) masih sangat rendah dan perlu digenjot. Lebih jauh, Syafaruddin Poti menyoroti potensi besar Rohul sebagai lumbung kelapa sawit dengan puluhan pabrik yang beroperasi. "Kami memiliki 50-56 pabrik kelapa sawit. Kami berharap ada dukungan untuk hilirisasi industri dan pelibatan BUMD sebagai mitra strategis agar pendapatan daerah bisa meningkat signifikan," tegasnya. Selain itu, ia uraikan inovasi daerah melalui program pinjaman modal tanpa bunga untuk UMKM, di mana bunga ditanggung sepenuhnya oleh APBD guna menggerakkan ekonomi rakyat.

Inovasi CKG Pedesaan: Puskesmas Kunto Darussalam Buka Posko di Desa Kesehatan
Kesehatan
Senin, 20 April 2026 | 15:18 WIB

Inovasi CKG Pedesaan: Puskesmas Kunto Darussalam Buka Posko di Desa

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Kesehatan tidak boleh mengenal jarak. Mewujudkan hal itu, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kunto Darussalan hadir lebih dekat ke tengah masyarakat melalui pendirian Posko Cek Kesehatan Gratis (CKG) di berbagai desa. Langkah inovatif ini bukan sekadar pelayanan, melainkan bukti nyata kepedulian yang menjangkau hingga ke pelosok wilayah kerja. Sejalan dengan program nasional pemeriksaan kesehatan gratis, konsep "jemput bola" ini diterapkan agar warga tak perlu bersusah payah datang ke pusat kesehatan. Cukup di desa masing-masing, masyarakat sudah bisa mendapatkan layanan prima dan pemeriksaan lengkap dari tenaga medis yang profesional. Deteksi Dini, Kunci Hidup Sehat Kepala Puskesmas Kunto Darussalam, Rika Fitri Yanti, S.Kep., M.K.M, menjelaskan tujuan utama pendirian posko ini adalah upaya deteksi dini terhadap berbagai penyakit berbahaya seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol. "Banyak masyarakat desa yang baru berobat saat sakit sudah parah. Melalui posko ini, kami hadir lebih awal untuk mencegah dan mengantisipasi, bukan hanya sekadar mengobati," kata Rika tegas, Senin (20/4). Ia menegaskan, perlindungan kesehatan harus dilakukan sejak dini agar penyakit tidak berkembang menjadi lebih serius. Layanan Prima, Obat Terjamin Kualitas pelayanan tetap dijaga ketat meski dilakukan di posko desa. Tenaga medis yang ditugaskan dipilih yang kompeten, disiplin, dan sigap melayani. Untuk kepastian obat, Rika pastikan distribusi tetap terkontrol dari pusat. Setelah pemeriksaan dan konsultasi di posko, obat akan diberikan langsung dari Puskesmas induk agar jenis dan dosisnya terjamin sesuai kebutuhan medis. "Soal kesehatan, kami tak ingin main-main. Standar pelayanan harus tinggi, dan seluruh petugas wajib melayani dengan sepenuh hati," tegasnya. Ajakan untuk Seluruh Masyarakat Di akhir percakapan, Rika mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan fasilitas yang sangat bermanfaat ini. "Jangan tunggu sakit baru berobat. Mari rutin periksa kesehatan diri dan keluarga. Lindungi kesehatan, karena itu adalah aset paling berharga," sebutnya penuh harap.

Lepas 56 ASN Jemaah Haji, Bupati Anton: Jadilah Teladan di Tanah Suci Riau
Riau
Jumat, 17 April 2026 | 14:14 WIB

Lepas 56 ASN Jemaah Haji, Bupati Anton: Jadilah Teladan di Tanah Suci

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Suasana haru dan khidmat selimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu, Jumat (17/4). Total 56 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dilepas untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, Mekkah. Momen istimewa ini jadi bukti nyata kesibukan mengabdi pada negara tak memisahkan mereka dari ketaatan kepada Sang Pencipta. Rombongan jemaah, meliputi 35 perempuan dan 21 laki-laki ini dilepas langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM, didampingi Wakil Bupati, H Syafaruddin Poti, Ketua DPRD, Hj Sumiartini, Pj Sekda, Drs. H Yusmar, serta jajaran pejabat lainnya. Keberangkatan para abdi negara ini sebagai anugerah terindah, kata Bupati Rokan Hulu, sebab terpanggilnya seseorang untuk menapakkan kaki di tanah suci bukan hanya soal kemampuan, melainkan pilihan, dan kasih sayang Allah SWT. "Ini adalah nikmat luar biasa. Tidak semua orang yang mampu secara materi dan fisik mendapatkan kesempatan ini. Oleh karena itu, syukuri panggilan mulia ini dengan hati yang tulus," ucap Anton penuh haru. Mengingat beratnya ujian fisik dan padatnya rangkaian ibadah di tanah Arab, Bupati Rokan Hulu berpesan agar kesehatan menjadi prioritas utama. Di luar itu, ada amanah besar yang harus dibawa. Sebagai ASN yang dikenal dan dihormati di masyarakat, mereka membawa nama baik Kabupaten Rokan Hulu. Lantaran itu, sikap sabar, santun, dan rendah hati harus senantiasa ditunjukkan, bahkan menjadi contoh bagi jemaah lain dari berbagai daerah. "Bapak Ibu adalah teladan. Di sana, tunjukkan akhlak yang mulia, saling peduli, dan jaga nama baik diri serta daerah. Jadilah jemaah yang disenangi sesama dan diridai Tuhan," tegasnya. Mengakhiri sambutan, Anton memohon agar seluruh perjalanan diberi kemudahan dan keberkahan. Ia berdoa agar setiap tetes keringat dan air mata di tanah suci dicatat sebagai amal ibadah yang diterima. "Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesehatan, dan kelancaran. Kami menanti kepulangan Bapak Ibu dengan predikat Haji Mabrur, membawa doa terbaik dan semangat pengabdian yang lebih segar untuk Rokan Hulu," harapnya. Keberangkatan mereka diharapkan menjadi pembawa berkah, agar setelah pulang nanti, semangat bekerja dan mengabdi kepada masyarakat semakin meningkat.

Di Mata Ombudsman Juara, Meski Terbaik Rohul Genjot Layanan Prima Riau
Riau
Jumat, 17 April 2026 | 08:06 WIB

Di Mata Ombudsman Juara, Meski Terbaik Rohul Genjot Layanan Prima

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu catat prestasi membanggakan setelah keluar sebagai pemenang dalam Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 versi Ombudsman RI. Meski menjadi yang terbaik di antara enam daerah yang dinilai, Bupati Anton ST MM justru menegaskan komitmennya untuk terus berbenah demi pelayanan yang lebih maksimal. Hal itu disampaikan sesudah rapat evaluasi di Rumah Dinas Bupati, Kamis (16/4) kemarin. Dengan perolehan nilai 84 (Baik), Bupati Anton mengakui masih ada pekerjaan rumah besar, terutama di sektor kesehatan. "Kita memang juara, tapi saya belum puas. Fokus utama kita sekarang adalah memperbaiki kualitas layanan di RSUD," tegasnya. Untuk meningkatkan mutu pelayanan, langkah strategis segera diambil. Salah satunya adalah memastikan tenaga medis bisa bekerja penuh waktu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Bupati Rokan Hulu mengakui faktor pendapatan menjadi alasan utama dokter praktik di luar, sehingga Pemkab berkomitmen mencari solusi peningkatan kesejahteraan. "Kalau penghasilan mereka di RSUD bisa setara dengan di luar, saya yakin mereka akan fokus melayani masyarakat di sini," ujarnya. Selain perbaikan sistem manajemen, pembangunan gedung RSUD baru setinggi enam lantai terus digenjot. Targetnya jelas, RSUD Rokan Hulu harus mampu bersaing dan setara dengan rumah sakit swasta. Ombudsman RI mencatat perubahan signifikan di Rokan Hulu. Dulu dinilai tertutup, kini layanan di Dinas Sosial, Pendidikan, hingga Disdukcapil sudah transparan dan bisa diakses secara daring. "Masyarakat kini bisa urus administrasi secara online. Ini wujud akuntabilitas yang nyata," jelas perwakilan Ombudsman. Dengan nilai saat ini 84, Ombudsman optimis Rohul bisa menembus angka di atas 88 atau predikat "Sangat Baik" dengan komitmen yang ada. Ke depan, Bupati Rokan Hulu, Anton juga berencana mengembangkan Mal Pelayanan Publik (MPP) dan mendorong transformasi digital total, agar masyarakat semakin mudah mengurus keperluan tanpa harus datang ke kantor. "Komitmen Bupati luar biasa. Beliau sangat antusias ingin membenahi sektor yang masih kurang demi pelayanan prima bagi masyarakat," sebut perwakilan Ombudsman.

Sah! Bupati Lantik Yusmar Jadi Pj Sekda Rohul Riau
Riau
Senin, 13 April 2026 | 19:00 WIB

Sah! Bupati Lantik Yusmar Jadi Pj Sekda Rohul

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Struktur pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu kini semakin kokoh dan memiliki komando administrasi yang jelas. Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, secara resmi melantik dan mengambil sumpah Drs. H. Yusmar, M.Si untuk menduduki posisi strategis sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Rokan Hulu, Senin (13/4). Prosesi khidmat yang berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Rohul ini menandai babak baru kepemimpinan birokrasi. Langkah ini menjadi penguatan status setelah sebelumnya Yusmar mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Pelantikan ini bukan sekadar formalitas perubahan nama jabatan, melainkan upaya mempertegas legalitas agar roda pemerintahan dapat bergerak lebih cepat dan maksimal. Bupati Rokan Hulu, Anton, menegaskan peralihan status dari Plt menjadi Pj ini bertujuan memberikan landasan hukum yang kuat serta kewenangan penuh bagi Yusmar dalam menjalankan tugas. "Pelantikan ini dilakukan agar tugas-tugas administratif pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan lebih baik, lancar, dan maksimal," terang Bupati Roak Hulu di hadapan para pejabat daerah. Momen bersejarah ini turut disaksikan Wakil Bupati Rokan Hulu, H Syafaruddin Poti, SH, MM, Ketua DPRD Rokan Hulu, Hj Sumiartini, serta jajaran Kepala Dinas, Badan, dan Kantor di lingkungan Pemkab Rokan Hulu. Sosok Berpengalaman yang Dipercaya Drs. H. Yusmar, M.Si bukanlah wajah asing di tubuh birokrasi 'Negeri Seribu Suluk' nama lain dari Kabupaten Rokan Hulu. Pria saat ini menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan ini, dikenal memiliki rekam jejak yang solid, dan pengalaman panjang di dunia pemerintahan. Dengan amanah barunya, Yusmar dituntut untuk menjamin stabilitas administrasi daerah, memastikan seluruh alur birokrasi berjalan sesuai regulasi, serta meningkatkan responsivitas pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Selain memikul beban tugas berat tersebut, sebagai Pj Sekda, dirinya juga mendapatkan hak dan fasilitas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Semoga dengan kepemimpinan yang baru ini, pelayanan publik dan pembangunan di Rokan Hulu semakin maju dan terarah.

Tambang Ilegal di Bantaran Sungai: PT SRS Diduga Eksploitasi Sirtu Tanpa Izin Riau
Riau
Sabtu, 11 April 2026 | 12:33 WIB

Tambang Ilegal di Bantaran Sungai: PT SRS Diduga Eksploitasi Sirtu Tanpa Izin

Rokan Hulu, katakabar.com - PT Sawit Rokan Semesta (SRS) diduga ekploitasi Sirtu tanp izin alias ilegal di bantaran sungai. Ini terjadi di kawasan Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu. PT Sawit Rokan Semesta (SRS), bukan perusahaan kaleng-kaleng tetapi perusahaan kakap bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit justru diduga menjadi pelaku praktik pertambangan yang mencederai aturan hukum dan lingkungan hidup. Di tengah kawasan konsesinya, terindikasi beroperasi sebuah tambang atau quarry ilegal. Yang lebih memprihatinkan, lokasi penggalian tersebut berada tepat di bantaran sungai, sebuah zona yang seharusnya dilindungi, dan dilarang keras untuk aktivitas penambangan. Pengamatan langsung di lokasi memperlihatkan aktivitas yang sangat mencolok. Unit alat berat tampak sibuk mengeruk material pasir dan batu (Sirtu) langsung dari aliran atau pinggiran sungai tersebut. Cerdiknya perusahaan ini, aktivitas berlangsung di wilayah yang tergolong terpencil, sulit dijangkau karena letaknya jauh dari pusat perkotaan dan berbatasan langsung dengan wilayah Sumatera Barat (Sumbar). Boleh jaďi, kondisi geografis ini diduga dimanfaatkan perusahaan untuk beroperasi secara leluasa tanpa pengawasan. Dari informasi yang dihimpun katakabar.com, di pekan kedua April 2026, aktivitas ini diduga kuat berjalan tanpa izin resmi yang sah. Perusahaan dinilai melakukan eksploitasi sumber daya alam secara semena-mena dan melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku, baik terkait perizinan usaha maupun perlindungan tata ruang dan sungai. Kondisi ini picu kemarahan dan perhatian serius dari kalangan pemerhati lingkungan. F Panjaitan, pengamat lingkungan hidup setempat, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam melihat praktik yang merugikan lingkungan dan masyarakat ini. "Kami akan menindaklanjuti apa yang dilakukan perusahaan raksasa ini. Dalam waktu dekat, tim kami akan turun langsung meninjau lokasi pertambangan Sirtu yang dilakukan PT SRS tersebut," tegasnya, Sabtu (11/4) siang Panjaitan menuturkan, setelah melakukan verifikasi data dan fakta di lapangan, pihaknya akan segera melaporkan kasus ini ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK). Jika nantinya terbukti secara kuat perusahaan tersebut melanggar hukum, pihaknya akan mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak. "Kami meminta agar aparat segera memberikan sanksi yang tegas, bahkan tidak menutup kemungkinan pencabutan izin operasional perusahaan jika terbukti bersalah," jelasnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen perusahaan belum memberikan klarifikasi. Ketika dikonfirmasi terkait dugaan aktivitas ilegal tersebut, Manajer PT SRS, Reza, enggan memberikan jawaban atau penjelasan apa pun. Diamnya pihak perusahaan di tengah bukti aktivitas yang nyata di lapangan semakin memperkuat dugaan bahwa praktik pertambangan ini memang dilakukan secara tidak sah dan menyalahi aturan. Masyarakat dan pihak berwenang kini menanti langkah hukum yang nyata untuk menghentikan kerusakan lingkungan yang terus terjadi.

Dilepas dari Bandara Tuanku Tambusai Total 377 Jemaah Haji Siap Berangkat ke Tanah Suci Riau
Riau
Kamis, 09 April 2026 | 19:26 WIB

Dilepas dari Bandara Tuanku Tambusai Total 377 Jemaah Haji Siap Berangkat ke Tanah Suci

Pasir Pengaraian, katakabar.com – Suasana haru dan suka cita kental terasa selimuti persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah Tahun 2026 Msehi di Kabupaten Rokan Hulu. Pemerintah daerah melalui rapat koordinasi yang dipimpin Plt Sekretaris Daerah, Drs. H. Yusmar, M.Si, memastikan segala sesuatunya dipersiapkan secara matang demi kenyamanan 377 tamu Allah SWT yang akan menunaikan rukun Islam kelima. Rapat strategis yang digelar di Aula Lantai 3 Kantor Bupati, Kamis (9/4), ini menjadi bukti sinergi kuat antar instansi. Hadir di pertemuan tersebut jajaran Kementerian Haji dan Umrah, Kemenag, kepala OPD terkait, unsur keamanan Polres Rokan Hulu hingga perwakilan manajemen Bandara Tuanku Tambusai. Semua pihak bersatu padu memastikan pelayanan prima bagi jemaah. Jadwal Keberangkatan Tahun ini, sebanyak 377 jemaah asal "Negeri Seribu Suluk" akan terbagi dalam tiga kelompok terbang (Kloter) dengan jadwal, yakni: - Kloter 8: 28 April 2026 (191 Jemaah) - Kloter 12: 3 Mei 2026 (182 Jemaah) - Kloter 13: 9 Mei 2026 (4 Jemaah) Keseluruhan prosesi keberangkatan akan dimulai dan dilepas secara resmi langsung dari Bandara Tuanku Tambusai, menjadikan momen perpisahan dan pelepasan semakin berkesan dan khidmat. Dilepas Langsung Bupati dan Wakil Bupati Dalam arahannya, Plt Sekda Yusmar, menegaskan komitmen Pemkab Rohul untuk memberikan pelayanan terbaik. Ia memastikan momen bersejarah ini akan didampingi langsung oleh pimpinan daerah. "Insya Allah, keberangkatan para jemaah akan dilepas langsung oleh Bapak Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu. Prosesi pelepasan dilakukan sejak dari Bandara Tuanku Tambusai hingga nantinya dilanjutkan secara resmi dari Embarkasi Batam menuju Tanah Suci," kata Yusmar penuh semangat. Keterlibatan pihak kepolisian dan otoritas bandara bertujuan memastikan aspek keamanan, kelancaran administrasi, hingga kenyamanan mobilitas jemaah terjamin sepenuhnya. Tujuannya sederhana namun mulia: agar para jemaah bisa berangkat dengan tenang, hati yang ikhlas, dan fokus penuh untuk beribadah kepada Allah SWT. Dengan persiapan yang sudah di depan mata ini, doa dan harapan seluruh masyarakat Rokan Hulu menyertai langkah mereka. Semoga perjalanan 377 jemaah haji tahun ini berjalan lancar, aman, penuh berkah, dan dikabulkan segala doanya, serta kembali ke tanah air dengan status Haji Mabrur.

Pemkab Rohul Gercep Soal Guru PPPK Provinsi Riau Tuntut Kejelasan Relokasi Hukrim
Hukrim
Kamis, 09 April 2026 | 13:16 WIB

Pemkab Rohul Gercep Soal Guru PPPK Provinsi Riau Tuntut Kejelasan Relokasi

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu tunjukkan kesigapan. Melalui surat per 10 April 2026, proses relokasi guru PPPK jenjang SD dan SMP resmi dibuka. Langkah ini menjadi angin segar sekaligus menjadi tolok ukur kecepatan yang kini ditunggu-tunggu rekan-rekan guru di tingkat provinsi. Relokasi ini bertujuan mewujudkan pemerataan tenaga pendidik. Guru PPPK formasi 2019 hingga 2024 diminta segera melengkapi berkas administrasi, mulai dari surat permohonan, SPTJM, rekomendasi kepala sekolah, hingga fotokopi SK pengangkatan. Batas waktu pengumpulan ditetapkan paling lambat 24 April 2026. Langkah cepat ini pun mendapat apresiasi, meski di sisi lain justru memantik pertanyaan besar dari guru jenjang atas. Ketua ASN PPPK 2022 Provinsi Riau, Eko Wibowo, menyoroti ketimpangan ini. Ia menegaskan, guru PPPK jenjang SMA, SMK, dan SLB justru masih "digantung" tanpa kepastian. Padahal, data mereka sudah lama dikumpulkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Riau, namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang nyata. "Kami sudah menunggu hampir dua tahun tanpa kejelasan. Masa kami harus kalah cepat dengan Kabupaten Rokan Hulu yang geraknya begitu sigap?" tegas Eko, Kamis siang. Eko berharap Pemerintah Provinsi Riau bisa mencontoh keseriusan Pemkab Rokan Hulu Ia meminta Plt Gubernur Riau dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi segera menerbitkan surat pemberkasan relokasi. "Kami berharap ada langkah konkret segera. Jangan biarkan ketimpangan ini berlarut-larut. Kepastian lokasi tugas sangat penting demi stabilitas kerja dan kualitas pendidikan di Riau," ucapnya. Kini, mata para guru jenjang atas tertuju pada Pemprov Riau, menanti kapan kebijakan yang sama cepatnya akan diterapkan demi nasib ribuan tenaga pendidik.

Dilantik, Bunda PAUD Rohul Tekankan Layanan Berkualitas dan Ramah Anak Riau
Riau
Kamis, 09 April 2026 | 07:49 WIB

Dilantik, Bunda PAUD Rohul Tekankan Layanan Berkualitas dan Ramah Anak

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Perjuangan dimulai, Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Rokan Hulu masa bakti 2026-2030 resmi dikukuhkan, di Gedung Dharma Wanita Permaisuri, pekan kedua Februari 2026 lalu. Pelantikan dipimpin Sekretaris Himpaudi Provinsi Riau, Dra. Hj Amy Julias Tuti, M.Pd, yang mewakili Pengurus Wilayah. Di momen bersejarah ini, Kasmawati, S.Pd, resmi ditetapkan sebagai Ketua Himpaudi Rohul untuk memimpin organisasi ini selama empat tahun ke depan. Acara turut dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Rokan Hulu, dr. Yeni Dwi Putri, jajaran pejabat pendidikan, tokoh organisasi, serta seluruh pengurus dan anggota. Usung tema "Bersatu dalam aksi, bergerak dengan hati yang ikhlas mewujudkan pendidikan PAUD yang berkarakter dan berkualitas," semangat kebersamaan terasa begitu kuat. Membangun Pondasi Generasi Emas Bunda PAUD Rohul, dr. Yeni Dwi Putri, menekankan betapa strategisnya peran para pendidik PAUD. Menurutnya, tangan-tangan mulia inilah yang sedang menyiapkan masa depan daerah. "Himpaudi pegang kunci penting dalam membangun pondasi generasi Rokan Hulu. Kita sedang menyiapkan masa depan daerah ini melalui pendidikan anak usia dini. Ini adalah amanah yang sangat besar," ujarnya. Ia pun menitipkan harapan agar di bawah kepemimpinan Kasmawati, Himpaudi Rohul bisa menjadi organisasi yang Aktif, Solid, dan Adaptif. Fokus Layanan yang Optimal dan Ramah Anak Menutup arahannya, dr. Yeni mengingatkan bahwa tantangan zaman menuntut komitmen yang kuat. Ia mengajak seluruh pengurus untuk terus berinovasi demi memberikan layanan terbaik. "Fokuslah pada layanan yang berkualitas, ramah anak, dan benar-benar berorientasi pada tumbuh kembang yang optimal. Jadilah tempat yang nyaman dan menyenangkan bagi buah hati kita," tegasnya. Dengan kepengurusan baru ini, diharapkan sinergi dengan pemerintah semakin erat, melahirkan generasi emas Rohul yang unggul, berkarakter, dan siap songsong masa depan.