Jalarta, katakabar.com - KAI Daop 1 Jakarta edukasi sebanyak 560 siswa Taman Kanak-Kanak Kristen atau TKK penabur Jakarta, perkenalkan tentang transportasi umum  perkeretaapian sejak dini.

Kegiatan edukatif ini bertajuk Edutrain bagi siswa  digelar Sabtu (24/5) lalu di Stasiun Gambir ini gelombang ketiga dari total 4 sesi yang dijadwalkan.

Di program ini, para siswa diperkenalkan dengan berbagai aspek dunia perkeretaapian, mulai dari pengenalan profesi seperti masinis dan kondektur, jenis-jenis kereta api, nama-nama stasiun, hingga manfaat menggunakan transportasi umum.

“Pengenalan dunia transportasi sejak usia dini penting untuk membangun kesadaran akan pentingnya transportasi publik. Anak-anak diajak mengenal tidak hanya operasional kereta api, tetapi juga nilai-nilai seperti kedisiplinan, keselamatan, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta.

Selain sesi edukasi di stasiun, peserta diajak merasakan langsung pengalaman naik kereta melalui pengoperasian Kereta Luar Biasa atau KLB dengan relasi Gambir–Bogor. Di perjalanan ini, anak-anak belajar proses boarding, menaiki kereta sesuai nomor kursi, serta menikmati fasilitas dan pelayanan khas KAI.

Kegiatan Edutrain bersama TKK Penabur Jakarta ini dirancang empat gelombang, dengan total peserta mencapai 2.400 murid.

Rinciannya yakni:

- Gelombang 1: 10 Mei 2025 – 640 peserta

- Gelombang 2: 17 Mei 2025 – 640 peserta

- Gelombang 3: 24 Mei 2025 – 560 peserta

- Gelombang 4: 31 Mei 2025 – 560 peserta.

Acara semakin meriah dengan sesi tanya jawab interaktif. Para siswa dengan antusias mengajukan pertanyaan seputar kereta api, dan mendapatkan souvenir menarik sebagai apresiasi atas partisipasi aktif mereka.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan dasar tentang perkeretaapian, tetapi juga menumbuhkan minat dan cita-cita generasi muda untuk suatu saat menjadi bagian dari keluarga besar KAI,” jelas Ixfan.

KAI Daop 1 Jakarta akan terus mendorong kegiatan edukatif, seperti ini sebagai bentuk kontribusi membentuk generasi yang sadar akan pentingnya transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.