Meranti, katakabar.com - Ketua Relawan Donor Darah Kepulauan Meranti (RD2M), Wan Suhendra Pratama mengaskan, praktek Money Politic adalah bentuk penghinaan dari Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati kepada masyarakat.
Lantaran dengan memberi uang suap kepada masyarakat, bisa dinyatakan harga diri masyarakat tidak bernilai. Bisa dibayar. Berarti sama dengan mencederai hak asasi manusia. Sadar atau tidak praktek tersebut sama dengan menjual harga diri," tegasnya.
Jika resah dengan tradisi kampanye hitam, jika resah banyak yang ambil sikap Golput, jika resah dengan pemuda anti politik, akankah kita terus nikmati ini?
Ini bukan solusi calon generasi penerus. Saya selaku ketua Relawan Donor Darah Meranti (RD2M)mengambil sikap mengawal ketat praktek anti Money Politic. Pemuda mudah - mudahan bergerak bersih dengan nurani. Dengan marwah menciptakan demokrasi bersih, pemilih cerdas.
Dengan ini, kami mengajak semua Pemuda-Pemudi Kepulauan Meranti untuk ikut andil dalam gerakan ini. Kepulauan Meranti mudah - mudahan dilindungi dari manusia tak bertanggung jawab, untuk menghancurkan 'Negeri Sagu'.
"Kami pemuda dan saya selaku ketua RD2M ambil sikap untuk mengawal Pilkada serentak tahun 2020 dan mengajak seluruh pemuda dan pemudi untuk menolak money politic ini," seru Wan.
Ketua RD2M Politik Uang Bentuk Penghinaan Paslon Kepada Masyarakat
Diskusi pembaca untuk berita ini