Bengkalis, katakabar.com - Dinas Perkebunan atau Disbun Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau gelar sosialisasi Program Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun atau PKSP. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas dan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat di Kabupaten Bengkalis.

Kepala Disbun Kabupaten Bengkalis, Mohammad Azmir menjelaskan, program PKSP atau dikenal dengan peremajaan sawit rakyat atau PSR didukung pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS.

"Kami harap program ini dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pekebun, perusahaan, dan pihak terkait, sehingga sektor perkebunan sawit menjadi lebih berkelanjutan," ujar Azmir lewat keterangan resmi Diskominfo Bengkalis, Rabu (25/12).

Data statistik perkebunan tahun 2023 menunjukkan, total luas lahan perkebunan rakyat di Bengkalis mencapai 326.694,56 hektar, dengan mayoritas (86,90 persen) berupa perkebunan kelapa sawit rakyat. Terdapat 147.464 keluarga pekebun yang menggantungkan hidup dari sektor ini.

"Kementerian Pertanian RI memberikan peluang besar bagi petani sawit rakyat untuk mendapatkan bantuan peremajaan melalui BPDPKS. Kami mendorong seluruh pihak terkait, mulai dari camat hingga asosiasi perkebunan, untuk membantu para pekebun mengakses program ini," jelas Azmir.

Di kegiatan tersebut, Kasat Intelkam Polres Bengkalis, AKP Bagus Nagara Baranacita soroti isu pengelolaan lahan di kawasan hutan. Berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, masyarakat yang terlanjur membuka lahan di kawasan hutan dikenakan sanksi administratif lebih dulu untuk menghindari kriminalisasi kepada petani sawit.

"Kami imbau masyarakat, perusahaan, dan kelompok tani untuk tidak membuka lahan di kawasan hutan. Bagi pelaku yang melanggar aturan dikenakan sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Kasat Intelkam mendorong kolaborasi lintas instansi untuk mencegah pembukaan lahan baru di kawasan hutan, terutama melalui sosialisasi kepada pemerintah kecamatan dan desa.

Melalui program PKSP dan kesadaran hukum masyarakat diharapkan pengelolaan perkebunan kelapa sawit di Bengkalis dapat lebih maju, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi perekonomian daerah.