Indragiri Hulu, katakabar.com - Konflik lahan antara PT Bukit Betabuh Sei Indah dan masyarakat makan korban. Seorang warga Desa Talang Tujuh Buah Tangga, Kecamatan Rakit Kulim, Indragiri Hulu, Riau, sekaligus anggota Pemuda Pancasila (PP) mengalami luka-luka di bagian kaki dan kepala, Selasa (4/2) kemarin.
"Kejadian bermula saat masyarakat bersama anggota PP, Grib, PBB mau membuat portal, tiba-tiba para pekerja dan sekuriti PT BBSI datang dan menyerang, dengan cara menyemprotkan gas air mata, dan melempari batu ke arah masyarakat," kata salah seorang warga, Joni Sigiro kepada katakabar.com, Rabu (5/2) pagi.
Akibat serangan dan kebrutalan pihak perusahaan, ujar Joni, anggota PP bernama Anto alami luka di bagian kepala karena terkena lemparan batu, dan Rahman luka di bagian kaki juga terkena lemparan batu, serta Sonta Nainggolan dibully para sekuriti hingga saat ini masih trauma.
"Penyerangan yang dilakukan PT BBSI kepada masyarakat makin brutal warga dan anggota PP yang mempertahankan lahan jadi korban. Masyarakat sudah geram atas prilaku pihak perusahaan, sudahlah tanaman kelapa sawit dirusak, tanah masyarakat mau diambil dan digarap, serta kehidupan masyarakat ditindas.
Konflik Lahan PT BBSI vs Masyarakat Makan Korban, Warga Luka-luka Diserang Sekuriti Perusahaan
Diskusi pembaca untuk berita ini