Kepulauan Meranti, katakabar.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau KUKERTA Universitas Riau atau UNRI tahun 2024 di Desa Alahair, Kecamatan Tebing Tinggi, Kepulauan Meranti Riau. Mereka menunjukkan menunjukkan komitmen dan dedikasi luar biasa dengan mendukung keberlangsungan satu-satunya sekolah lansia di Kabupaten Kepulauan Meranti Riau.
Program ini salah satu bentuk nyata dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, dan usaha untuk meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia di wilayah tersebut.
Sekolah lansia di Kepulauan Meranti inisiatif yang dirancang untuk memberikan kesempatan belajar kepada warga usia lanjut yang belum sempat mengenyam pendidikan formal atau ingin melanjutkan pengetahuan mereka.
Dengan adanya sekolah ini, para lansia dapat mengakses pelatihan keterampilan, pengetahuan dasar, serta aktivitas sosial yang mendukung kesejahteraan mereka.
Mahasiswa Kukerta UNRI di Desa Alahair mengambil peran penting sukseskan program ini dengan berbagai kegiatan yang mendukung operasional sekolah lansia.
Mahasiswa KUKERTA tidak hanya membantu administrasi, dan pengajaran tapi terlibat organisir dan organisasian kegiatan-kegiatan yang merangsang keterampilan dan interaksi sosial para lansia.
Di kegiatan tersebut dihadiri Amri, Pj Kepala Desa Alahair, dr. Suyanto, MPH., PhD Dosen Pembimbing Lapangan KUKERTA, H. Dr. M. Tofikurrohman, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Perwakilan dari Dinas Sosial, dan dr. Nelvy.
Acara sekolah lansia ini dimulai dengan pengecekan kesehatan di posyandu lansia. Setelah pengecekan, para lansia diarahkan untuk memasuki kelas kemudian dilakukan pemaparan materi terkait osteoporosis yang disampaikan oleh dr. Nelvy.
“Sekolah Lansia sangat bermanfaat, sebab dapat membangkitkan rasa semangat dengan bertemu teman-teman lama sehingga para lansia dapat bernostalgia mengingat kenangan masa muda,” ucap Amri, P Kepala Desa Alahair.
Ketua KUKERTA, Muhammad Irhan menyatakan, Sekolah Lansia bukan hanya sekedar sekolah biasa, sebab dengan adanya sekolah lansia ini membuat para lansia mengurangi kebiasaan buruk, gaya hidup sehat, serta bisa memilih menerapkan pola hidup positif untuk kesehatan jiwa dan fisik.
Kehadiran mahasiswa Kukerta UNRI di Desa Alahair tidak hanya membawa perubahan positif bagi sekolah lansia, tepi bagi seluruh komunitas.
Dukungan mereka membantu perkuat hubungan antara generasi muda dan lansia, serta membangun rasa saling menghormati dan memahami antara mereka.
Secara keseluruhan, kontribusi mahasiswa Kukerta telah memberikan dampak signifikan pada keberlangsungan dan kesuksesan sekolah lansia di Kepulauan Meranti.
Melalui kerja sama yang erat dengan masyarakat setempat dan instansi terkait, mereka telah membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan memberdayakan bagi para lansia.
Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi model bagi inisiatif serupa di daerah lain. Dengan terus mendukung pendidikan dan kesejahteraan lansia, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih peduli dan harmonis.
Mahasiswa Kukerta UNRI telah menunjukkan dengan semangat dan dedikasi, perubahan positif dapat dicapai, dan harapan akan masa depan yang lebih baik dapat terwujud untuk semua anggota masyarakat, tidak terkecuali para lansia.
Kukerta UNRI Desa Alahair 2024, Mahasiswa Sukseskan Satu-satunya Sekolah Lansia di Kepulauan Meranti
Diskusi pembaca untuk berita ini