Pekanbaru, katakabar.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau berhasil mengumpulkan penerimaan negara dari sektor pajak sebesar Rp3.01 triliun hingga akhir Februari 2024.
Jumlah penerimaan ini telah mencapai 12,10 persen dari target yang diberikan pemerintah pusat untuk Kanwil DJP Riau, yakni sebesar Rp24.86 triliun hingga akhir Desember 2024.
"Jumlah ini masih akan terus bertambah seiring dengan berbagai upaya yang akan dilakukan oleh Kantor Wilayah DJP Riau," kata Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Riau Bambang Setiawan, Rabu (27/3).
Dia juga optimis Kanwil DJP Riau akan dapat mencapai target yang telah ditetapkan tersebut hingga akhir tahun.
Yang malam, pada tiga tahun terkahir, Kanwil DJP Riau selalu melampaui target yang telah ditetapkan. Di tahun 2023 lalu, penerima pajak Riau tercatat sebesar Rp23,1 triliun atau sekitar 104,6 persen dari target APBN yaitu Rp22,1 triliun.
Penerimaan ini juga telah mencapai 103,4% dari target yang telah ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) nomor 75 Tahun 2023 sebesar Rp22,4 triliun.
Sebelumnya, Kepala Kanwil DJP Riau, Ahmad Djamhari yang diwakili oleh Rudi Susanto saat konferensi pers kinerja APBN 2023, beberapa waktu lalu, menyebutkan, dengan tercapainya target penerimaan yang telah ditetapkan pada tahun 2023, maka Kanwil DJP Riau mencetak hattrick, tiga tahun berturut-turut berhasil mencapai target penerimaan pajak.
"Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2022) maka capaian penerimaan pajak ditahun 2023 mengalami pertumbuhan positif sebesar 6,41 persen dari realisasi penerimaan pajak tahun 2022," ungkapnya.
Rudi mengatakan, sektor industri pengolahan berkontribusi terbesar di tahun 2023 dengan realisasi netto Rp6,238 triliun dan tumbuh 41,7 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.
"Pertumbuhan ini dikarenakan kenaikan pembayaran Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penghasilan Pasal 25/29 yang mengalami kenaikan secara signifikan," jelasnya.
Kumpulkan 3.01 T, Kanwil DJP Riau Optimis Target Penerimaan 2024 Tercapai
Diskusi pembaca untuk berita ini