Palangkaraya, katakabar.com - Kepala Divisi Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Helmi Muhansyah menjelaskan, kuncinya agar masyarakat mau ikut serta mengkampanyekan kebaikan kelapa sawit, yakni masyarakat harus lebih dulu merasakan kebaikan kelapa sawit.
"Kebaikan sawit tidak boleh hanya sekedar frasa atau kata saja tapi soal rasa. Masyarakat mesti bisa merasakan kebaikan kelapa sawit dulu sebelum bisa ikut mengampanyekannya," ujar Helmi lewat siaran persnya, dilansir dari laman borneonews.co.id, pada Selasa (24/1).
Jika Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) kata Helmi, yang punya fungsi menjalankan kebijakan pemerintah dalam program pengembangan sawit berkelanjutan melalui program-program kemitraan UKMK sawit dengan menghadirkan 'Rasa' bukan sekedar 'frasa'.
Ini dituangkan pula dalam Focus Group Discussion (FGD) Palm Oil in Gen Z Era yang dilaksanakan di Debate Resto, Lebak, Banten belum lama ini oleh BPDPKS dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) Indonesia.
"Lewat kegiatan ini, mileneal Gen Z diharapkan bisa berperan dalam turut mengkampanyekan kebaikan-kebaikan sawit Indonesia, menginspirasi untuk bisa memanfaatkan kebaikan kelapa sawit dengan melakukan aksi nyata, dengan meng-upload kegiatan FGD dengan hastag sawit baik di sosial media-masing," bebernya.
Ketua Umum Aspekpir Indonesia Setiyono, Ketua Dewan Pengawas Aspekpir sekaligus Wakil Menteri Pertanian periode 2011-2014, Rusman Heriawan, Kepala Divisi UKMK BPDPKS, Helmi Muhansyah, Kepala Dinas Pertanian Lebak, Rahmat, Ketua DPD I Aspekpir Banten, Muhammad Nur dan Wakil Ketua Aspekpir, Agus Sutarman.
Masyarakat Mesti Rasakan Dulu Baru Kampanyekan Kebaikan Sawit
Diskusi pembaca untuk berita ini