Rasakan

Sorotan terbaru dari Tag # Rasakan

Hidup Hemat di Era Serba Mahal, Realita Kamu Rasakan Setiap Hari Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 25 November 2025 | 15:13 WIB

Hidup Hemat di Era Serba Mahal, Realita Kamu Rasakan Setiap Hari

Jakarta, katakabar.com - Kamu mungkin sering merasa heran kenapa uang yang dibawa seminggu lalu sudah menipis padahal pola hidupmu tidak terasa berubah. Fenomena ini muncul karena biaya hidup saat ini bergerak dinamis. Kenaikan harga sembako, transportasi, hingga kebutuhan digital membuat pengeluaran terasa membengkak tanpa kamu sadari. Banyak orang mengira hidup hemat berarti menahan semua keinginan. Padahal kenyataannya lebih kompleks. Kamu sedang berhadapan dengan kota yang selalu bergerak dan ekonomi yang berubah cepat. Contohnya harga makan siang yang dulu bertahan lama di kisaran tertentu, sekarang bisa berubah dalam hitungan bulan. Ketika kamu mengabaikan perubahan kecil seperti ini anggaran bulanan ikut kacau. Kamu pasti pernah ada di posisi ketika ajakan nongkrong, pesan makanan online, atau upgrade gadget datang bertubi tubi dari teman. Walaupun kamu sudah punya rencana keuangan, ajakan semacam ini bisa menggoyahkan komitmen. Ada rasa ingin tetap terhubung dengan lingkungan sehingga kamu mengiyakan pengeluaran yang sebenarnya tidak mendesak. Di banyak kasus kemampuan finansial teman tidak selalu sama. Ada yang mendapat dukungan keluarga, ada yang punya penghasilan tambahan, sementara kamu masih berjuang menyeimbangkan kebutuhan dasar. Ketika kamu menyadari pengeluaran sosial terlalu sering menggerus saldo, kamu mulai belajar hidup hemat tidak hanya soal menahan diri tetapi juga soal berani berkata cukup. Kebutuhan Tersembunyi Muncul Tanpa Permisi Setiap bulan muncul saja kebutuhan baru yang sebelumnya tidak kamu pikirkan. Mulai dari biaya langganan digital, pakaian kerja, transportasi dadakan, sampai urusan rumah seperti perbaikan perlengkapan kecil. Pola semacam ini menguras keuangan karena sifatnya spontan. Misalnya kamu sudah menyusun anggaran makan, kos, dan transportasi. Tiba tiba ada kewajiban untuk membeli kebutuhan kantor tambahan atau kamu harus menghadiri acara mendadak yang membuatmu perlu pakaian rapi baru. Situasi sehari hari seperti ini menuntut kamu untuk lebih jeli menyiapkan dana fleksibel. Hidup hemat bukan hanya menekan angka pengeluaran tetapi juga membangun ruang aman agar tidak terkejut oleh kebutuhan tak terduga. Bagian tersulit dari hidup hemat adalah menjaga komitmen. Kamu mungkin sudah disiplin dari Senin sampai Kamis tetapi begitu hari Jumat datang godaan mulai muncul. Nongkrong, nonton, atau jajan kekinian sering kali menjadi pelarian setelah stres kerja. Contoh yang sering terjadi adalah kamu mengira mengeluarkan sedikit tambahan di akhir minggu tidak berdampak besar. Jika dihitung sebulan jumlahnya bisa menyaingi tagihan pulsa. Konsistensi menjadi kunci agar strategi hematmu tidak hanya hebat di awal bulan tetapi tetap stabil sampai gajian berikutnya. Pentingnya Memisahkan Uang Tabungan dari Uang Harian Banyak orang gagal hidup hemat bukan karena boros tetapi karena semua uang disimpan dalam satu akun. Setiap kali ada saldo yang terlihat besar pikiranmu menjadi lebih longgar untuk belanja. Padahal dengan memisahkan tabungan dan kebutuhan harian kamu menciptakan pagar pengaman yang membuat keuangan lebih teratur. Contohnya ketika kamu memisahkan uang tabungan dalam rekening yang berbeda kamu tidak mudah tergoda memakainya. Ini membantu membangun kebiasaan menyimpan uang secara konsisten. Beberapa orang juga merasa lebih tenang karena tahu ada dana yang benar benar tidak boleh disentuh kecuali keadaan darurat. Dengan tekanan biaya hidup yang bergerak cepat keputusan ini menjadi langkah penting. Kamu menyiapkan diri menghadapi kejutan finansial dengan lebih terencana. Rasanya seperti memberi jarak aman antara keinginan sesaat dan tujuan jangka panjang. Kalau kamu sedang mencari cara yang praktis dan aman memulai kebiasaan ini kamu bisa mempertimbangkan membuka rekening baru khusus untuk tabungan agar pengelolaan uang makin terarah dan komitmen hidup hemat semakin kuat. Salah satu bank yang punya banyak fitur adalah neobank dari Bank Neo Commerce. Kamu bisa menabung hingga investasi dalam satu aplikasi. Kunjungi laman Bank Neo Commerce untuk info lebih lanjut. Nikmati juga promo referral di neobank.Download neobank dari Bank Neo Commerce di PlayStore atau App Store dan sekarang.

Masyarakat Rasakan Manfaat KRYD, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Patroli Malam Hukrim
Hukrim
Selasa, 03 Juni 2025 | 15:46 WIB

Masyarakat Rasakan Manfaat KRYD, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Patroli Malam

Tembilahan, katakabar.com - Sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum pelabuhan, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan gelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan atau KRYD, Senin (2/6 malam. Kegiatan ini respons terhadap meningkatnya aktivitas masyarakat di malam hari, serta potensi gangguan kamtibmas di area pelabuhan. Patroli yang dimulai pada pukul 21.00 WIB itu sasar sejumlah titik strategis yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminal, seperti jalan masuk pelabuhan, area bongkar muat, terminal penumpang, dan jalur lalu lintas utama. Dua personel Polsek, yakni Bripka Darman Firdaus dan Brigadir Efriwandi, diterjunkan secara langsung untuk melaksanakan tugas pengamanan? dan pengawasan. Mereka tidak hanya berpatroli, tapi melakukan pendekatan dialogis, menyambangi masyarakat yang masih beraktivitas, termasuk sopir angkutan, pedagang kaki lima, penjaga malam, dan warga yang tinggal di sekitar kawasan pelabuhan.

DBH Sawit Bikin Jalan Retak Ilir-Retak Mudik Kinclong Masyarakat Rasakan Manfaat Sawit
Sawit
Kamis, 30 Januari 2025 | 20:44 WIB

DBH Sawit Bikin Jalan Retak Ilir-Retak Mudik Kinclong Masyarakat Rasakan Manfaat

Mukomuko, katakabar.com - Bagi warga Desa Retak Hilir, Kecamatan Mukomuko Selatan, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, musim penghujan sudah tidak lagi jadi masalah. Soalnya, jalan poros yang menghubungkan Desa Retak Mudik dan ibukota kecamatan kinclong dan mulus diaspal hotmix. Sebelumnya, warga harus melewati jalan berlumpur di musim hujan saat beraktivitas. Bahkan sebagian besar warga yang bekerja sebagai petani sawit kesulitan menjual hasil panen. Tapi, dengan rampungnya pembangunan jalan tersebut, masyarakat ucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah.

Masyarakat Mesti Rasakan Dulu Baru Kampanyekan Kebaikan Sawit Nasional
Nasional
Selasa, 24 Oktober 2023 | 14:29 WIB

Masyarakat Mesti Rasakan Dulu Baru Kampanyekan Kebaikan Sawit

Palangkaraya, katakabar.com - Kepala Divisi Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Helmi Muhansyah menjelaskan, kuncinya agar masyarakat mau ikut serta mengkampanyekan kebaikan kelapa sawit, yakni masyarakat harus lebih dulu merasakan kebaikan kelapa sawit. "Kebaikan sawit tidak boleh hanya sekedar frasa atau kata saja tapi soal rasa. Masyarakat mesti bisa merasakan kebaikan kelapa sawit dulu sebelum bisa ikut mengampanyekannya," ujar Helmi lewat siaran persnya, dilansir dari laman borneonews.co.id, pada Selasa (24/1). Jika Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) kata Helmi, yang punya fungsi menjalankan kebijakan pemerintah dalam program pengembangan sawit berkelanjutan melalui program-program kemitraan UKMK sawit dengan menghadirkan 'Rasa' bukan sekedar 'frasa'. Ini dituangkan pula dalam Focus Group Discussion (FGD) Palm Oil in Gen Z Era yang dilaksanakan di Debate Resto, Lebak, Banten belum lama ini oleh BPDPKS dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) Indonesia. "Lewat kegiatan ini, mileneal Gen Z diharapkan bisa berperan dalam turut mengkampanyekan kebaikan-kebaikan sawit Indonesia, menginspirasi untuk bisa memanfaatkan kebaikan kelapa sawit dengan melakukan aksi nyata, dengan meng-upload kegiatan FGD dengan hastag sawit baik di sosial media-masing," bebernya. Ketua Umum Aspekpir Indonesia Setiyono, Ketua Dewan Pengawas Aspekpir sekaligus Wakil Menteri Pertanian periode 2011-2014, Rusman Heriawan, Kepala Divisi UKMK BPDPKS, Helmi Muhansyah, Kepala Dinas Pertanian Lebak, Rahmat, Ketua DPD I Aspekpir Banten, Muhammad Nur dan Wakil Ketua Aspekpir, Agus Sutarman.

Gulirkan Plasma, Perusahaan Ini Ciptakan Dampak Ganda Kehidupan Petani Sawit Nasional
Nasional
Sabtu, 26 Agustus 2023 | 22:17 WIB

Gulirkan Plasma, Perusahaan Ini Ciptakan Dampak Ganda Kehidupan Petani Sawit

Agam, katakabar.com - PT AMP Plantation, Wilmar Group gulirkan program plasma mampu menciptakan dampak pengganda (multiplier-effect) meningkatkan taraf hidup petani kelapa sawit di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bendahara Koperasi Perkebunan Agro Wira Masang, Maharsal Indra mengapresiasi komitmen perusahaan merealisasikan program plasma kebun kelapa sawit. "Program yang digulirkan sejak 1997 silam mampu meningkatkan taraf hidup petani plasma secara signifikan. Bahkan kelapa sawit mendorong perputaran uang di daerah Agam," ujarnya dilansir dari laman detiksumsel.com, pada Sabtu (26/8). Cerita Maharsal, dulu orang punya motorpun tidak. Sekarang tiap orang punya mobil, motor, bisa membeli lahan, mudah dapat pinjaman bank, tiap hari ada yang pergi mroh dan anak-anak banyak yang kuliah. Komoditas ini bisa tingjatkan pendapatan bikin salah satu penopang utama perekonomian di daerah tersebut. Hal ini jadi pemicu petani tanaman pangan beralih ke tanaman kelapa sawit bikin harga lahan tambah mahal. Selain itu, mereka percaya harga komoditas emas hijau nama lain kelapa sawit takkan terjun bebas, dan tetap jadi primadona. “Dulu orang di sini tidak mau. Sekarang Sawit jadi rebutan,” ulas Indra. Total 200 anggota koperasi telah menerima hak atas kebun plasma seluas 810 hektar. Dengan pengelolaan kebun yang baik, mereka mendapatkan yield Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit hingga 1,5 ton per hektar per bulan setara dengan kebun milik perusahaan. Apalagi didukung pula kondisi lahan yang subur. Sekretaris Koperasi Tompek Tapian Kandih, Rabuman mengaminkan Maharsal. Kami telah merasakan dampak positif program plasma. Raboman dari 1980 hingga 1990 silam masih menjadi karyawan perusahaan Hak Pengusahaan Hutan (HPH), perekonomiannya mulai meningkat awal 2000 setelah jadi petani plasma. Adanya perusahaan sawit yang beroperasi di daerah itu mampu menyerap tenaga kerja dari masyarakat setempat. “Saat ini total 70 persen karyawan perusahaan dari masyakarakat lokal,” terangnya. Koperasi mengelola lahan plasma seluas 512 hektar beranggotakan 256 petani sawit, dan telah melaksanakan replanting (peremajaan) dengan memanfaatkan dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS)mencapai lebih dari Rp8 miliar. Mereka sempat mecapai puncak produksi TBS kelapa sawit sebanyak 2 hingga 2,5 ton per hektar per bulan. Meski saat ini produksi rada berkurang disebabkan masa replanting. "Kemitraan dapat terus berkelanjutan lantaran petani telah menikmati manfaatnya. Apalagi tidak hanya bentuk lahan plasma tapi transfer pengetahuan untuk meningkatkan produktivitas," bebernya. Manajer plasma PT AMP Plantation, Wiyono menimpali, perusahaan telah merealisasikan plasma sebesar 35 persen dari 1992 silam sesuai arahan pemerintah. Perusahaan memberikan pendampingan dalam penerapan pengeloaan kebun yang baik, seperti pemupukan, penggunaan bibit unggul, pencegahan penyakit dan penyediaan infrastruktur di kebun. “Apa yang kami berikan dan sampaikan ke petani bentuk tanggung jawab membantu petani kelapa sawit sejatera,” sebutnya.