Tapak Tuan, katakabar.com - Selang cuma setahun dua bulan, pasnya awal Juni 2022 lalu Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) milik PT ATAK resmi beroperasi di Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh. Kini PT Aceh Bakongan Eka Nabati (ABEN) datang bangun satu lagi Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) baru di daerah sama.
Pabrik kapasitas produksi mencapai 30 hingga 35 ton per jam dibangun di Gampong (Desa) Ujong Mangki, Kecamatan Bakongan.
PT ABEN menargetkan jangka waktu pelaksanaan pembangunan sekitar 1 tahun, dengan nilai investasi proyek ini mencapai Rp100 miliar hingga Rp120 miliar.
Tanda dimulainya pembangunan pabrik minyak sawit mentah (CPO) di atas lahan seluas 5 hektar ini, Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran melakukan peletakan batu pertama, padaSabtu (19/8) weekend lalu.
Pejabat Forkopimda Aceh Selatan, jajaran Komisaris dan Direksi PT ABEN, serta tokoh masyarakat Aceh Selatan turut saksikan peletakan batu pertama.
"Walau masa jabatan saya berakhir pada 27 September 2023 nanti. Ini tidak menyurutkan samangat saya terus merealisasikan program pembangunan di Aceh Selatan," kata Tgk. Amran.
Semua ini kami lakukan ujar Amran, demi meningkatkan perekonomian masyarakat, membantu petani sawit sehingga harga komoditas sawit semakin stabil bahkan bisa naik signifikan," jelasnya.
Menurutnya, hadirnya pabrik ini selain berdampak kepada peningkatan perekonomian masyarakat dan untuk peningkatan PAD dan membuka lapangan kerja baru.
Untuk itu, kepada masyarakat sekitar berikan dukungan penuh ke pihak investor PT ABEN agar proses pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar tanpa ada kendala dan hambatan.
"Investasi yang masuk ke gampong ini tidak kecil, mencapai Rp100-Rp120 miliar. Jadi mesti dijaga bersama," imbaunya.
Alhamdulillah, sesuai laporan Pak Keuchik Ujong Mangki, hampir seluruh masyarakat gampong hadir saksikan acara ground breaking. Ini membuktikan masyarakat sangat antusias menyambut kehadiran pabrik ini.
Proses pembangunannya mudah-mudahan berjalan lancar sehingga selesai tepat waktu, harapnya.
Menurutnya, aksi penutupan jalan seperti terjadi di lokasi pabrik CPO lain jangan sampai terjadi di Ujong Mangki. Apalagi proses pembebasan lahan di lokasi ini telah tuntas seluruhnya.
Pembangunan PMKS di Gampong Ujong Mangki semakin membuktikan Pemkab Aceh Selatan sangat terbuka dan ramah menyambut investor yang ingin menanamkan investasi.
"Ini sekaligus membuktikan investor luar benar-benar merasa sangat aman dan nyaman menanamkan modalnya di Aceh Selatan. Ini menunjukkan prinsip saling menguntungkan benar-benar terwujud," terangnya.
Selain PMKS PT ATAK yang sudah operasional di Trumon Timur dan PMKS PT ABEN yang sudah ground breaking di Gampong Ujong Mangki, Pemkab Aceh Selatan telah mengeluarkan izin pembangunan PKS di lokasi lahan sawit PT ASN (PTPN 1) di Trumon Timur, dan pembangunan pabrik brondolan di Gampong Kapa Sesak, Trumon Timur.
"Berarti pabrik PKS berskala besar nantinya ada 3 di Aceh Selatan. Sedang pabrik brondolan di Gampong Kapa Sesak akan diresmikan pada September 2023 ini," tambahnya.
Komisaris Utama PT ABEN, Beneramanluck menimpali, mulai proses pembangunan hingga operasional pabrik nanti, pihaknya memastikan menggunakan 40 persen tenaga kerja lokal. Di mana sisanya baru diisi tenaga teknis.
"Kami pastikan dari total tenaga kerja yang dibutuhkan, sebanyak 40 persen di antaranya menggunakan tenaga kerja lokal. Kami tidak mengecewakan masyarakat lokal," tutur Beneramanluck berjanji.
Pabrik CPO Kapasitas 35 Ton Per Jam Dibangun di AS Persaingan Makin Ramai
Diskusi pembaca untuk berita ini