Tenggarong, elaeis.co - Kelompok Tani (Poktan) Makmur I terus berjuang untuk mendapatkan bantuan sarana dan prasarana (Sarpras) dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Soalnya bantuan Sarpras sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produksi kebun kelapa sawit yang berada di Desa Santan Tengah, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim).
Ketua Poktan Makmur I, H Syurgawi mengatakan, usulan bantuan Sarpras sudah diajukan tiga tahun lalu. Diakuinya perjuangannya untuk mendapatkan bantuan Sarpras cukup berat.
"Buktinya, hingga kini belum terealisasi, masih harus melengkapi sejumlah berkas persyaratan yang dibutuhkan," jelasnya, dilansir dari laman EMG, Selasa (28/1).
Di penghujung tahun lalu, cerita Syurgawi, sebagian persyaratan sudah kita lengkapi. Saat ini tinggal menunggu rekomendasi dari ATR/BPN.
Selain menunggu rekomendasi, ujarnya, pihak koperasi tengah melakukan pengecekan data untuk menyamankan surat tanah petani dengan pemetaan hasil drone yang berbentuk Polygon.
"Untuk bantuan Sarpras, yang kita usulkan ada sekitar 70 hektar kebun kelapa sawit," ulasnya.
Jenis bantuan yang diajukan Poktan Makmur I, terangnya, paket intensifikasi berupa penyediaan pupuk. Saat ini petani memang memiliki keterbatasan untuk membeli pupuk guna menjaga dan meningkatkan produktivitas kebun kelapa sawitnya.
"Kebun kami umurnya sudah 20 tahun dan belum pernah diremajakan. Untuk produksi rata-rata mencapai 12 ton per hektar per tahun," ucapnya.
Selama ini produksi kebun kelapa sawit petani tersebut dibeli salah satu PKS tanpa kebun yang beroperasi di Kecamatan Marangkayu. Harga yang ditetapkan PKS ini rata-rata lebih tinggi ketimbang harga penetapan Dinas Perkebunan Kaltim.
"Tapi sekarang harga yang diterima petani cenderung di bawah harga penetapan, yakni sebesar Rp2.700 per kilogram sedang harga di PKS kisaran Rp3.100 per kilogram," bebernya.
Penurunan harga itu, sebutnya bisa jadi disebabkan kualitas buah yang kurang maksimal.
"Mudah-mudahan tahun ini pengajuan sarpras kami disetujui supaya hasil panen bisa meningkat kualitas dan kuantitasnya," tandasnya.
Poktan Makmur I Pantang Menyerah Sebelum Dapat Bantuan Sarpras
Diskusi pembaca untuk berita ini