Indragiri Hulu, katakabar.com - Satuan Reserse Narkoba atau Satresnarkoba Polres Indragiri Hulu, Riau ringkus dua orang pemancing di Danau Desa Buluh Rampai, Kecamatan Seberida, Senin (9/6).

Pelaku itu rupanya bandar narkoba yang terbilang apik kemas bisnis haram tersebut dibalik aktivitasnya.

Tersangka utama hasil penggerebekan bernama Agus Haryanto, warga Desa Buluh Rampai dan rekannya Lilik Ari Susanto, warga Jalan Batu Canai, Kelurahan Rengat Barat.
“Tim mengamankan sabu seberat 3,21 gram yang dikemas dalam delapan bungkus, timbangan digital,” kata Aiptu Misran, Kasi Humas Polres Indragiri Hulu.

Dari hasil interogasi terhadap Agus, cerita Aiptu Misran, membuka jalan menuju pelaku yang lebih besar. Ia mengaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang bernama Rian Donny Hutapea warga Desa Kota Lama, Rengat Barat.

"Tim tak menunggu lama langsung bergerak cepat menuju kediaman Donny. Di sana, tim berhasil mengamankan 32 bungkus sabu dengan berat kotor mencapai 192,09 gram, tersembunyi di berbagai lokasi yang tak lazim, termasuk di sela-sela pohon pandan, dan bawah coran semen yang ditutup batako. Ia mengakui seluruh barang bukti adalah miliknya," jelasnya.

Penangkapan ini pun menjadi bagian dari upaya pengembangan kasus narkotika jaringan lokal yang melibatkan lebih dari satu pelaku dengan peran sebagai pengedar, dan kurir.

Kedua tersangka awal, ulas Aiptu Misran, Agus dan Bogel diketahui positif konsumsi narkoba berdasarkan hasil tes urine. Agus berperan sebagai pengedar langsung, sementara Bogel bertugas mengantarkan pesanan kepada pembeli. Sedang, Donny diduga sebagai pemasok utama dalam jaringan tersebut.

Ketiga pelaku kini dijerat dengan Pasal 114 ayat 1, 112 ayat 1, dan atau 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Penangkapan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Inhu dalam memberantas jaringan narkotika hingga ke akar-akarnya.

"Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang turut memberikan informasi berharga. Ini menunjukkan sinergi yang baik antara kepolisian dan warga dalam menjaga wilayah dari bahaya narkoba," tandasnya.