katakabar.com - Revenue Optimization Flow (ROF) strategi untuk meningkatkan performa tim sales dalam bisnis dengan memaksimalkan tugas sales ke dalam empat fungsi strategis, yakni Marketing, Inside sales, Sales Representative, dan Customer success.
RevComm memperkenalkan Revenue Optimization Flow atau disingkat ROF, sebagai strategi transformasi sales yang menjadi kunci perkembangan bisnis RevComm selama ini.
Strategi ini cukup umum di Amerika, Eropa, dan Jepang, namun belum banyak diimplementasikan oleh perusahaan-perusahaan di Asia Tenggara.
Secara tradisional, sales selama ini bekerja dengan menangani berbagai alur fungsi dalam bisnis, mulai dari mencari prospek (lead generation), membuat janji dan melakukan meeting dengan calon pelanggan, hingga melakukan follow-up secara berkelanjutan.
Strategi demikian membuat para Sales harus menghabiskan banyak waktu hanya untuk mendapatkan satu kontrak kerja sama.
Di zaman modern saat ini, semakin variatifnya produk dan semakin umumnya sistem kontrak berlangganan, menjadikan strategi sales tradisional tersebut tidak lagi efektif.
Saat ini, kunci kesuksesan sales tidak lagi pada pendapatan tinggi dari satu perusahaan besar, melainkan pada akumulasi pendapatan yang lebih kecil namun berkelanjutan dari ratusan perusahaan.
Berangkat dari realitas tersebut, Revenue Optimization Flow (ROF) hadir untuk mentransformasikan alur strategi Sales dalam bisnis menjadi lebih efektif.
Revenue Optimization Flow (ROF) strategi untuk meningkatkan performa tim sales dalam bisnis dengan memaksimalkan tugas sales ke dalam empat fungsi strategis.
Fungsi-fungsi tersebut, meliputi Marketing untuk menghasilkan prospek (leads), Inside Sales untuk menjalin keterlibatan (engagement), Sales Representative untuk melakukan meeting dan negosiasi, dan Customer Success untuk melakukan follow-up dan pendampingan lebih lanjut.
Alur ini memungkinkan adanya peningkatan kesepakatan dan penjualan secara efektif dan efisien.
Setiap fungsi strategis dalam strategi Revenue Optimization Flow (ROF) berkolaborasi layaknya perlombaan lari estafet, dengan Key Performance Indicator (KPI) yang relatif mudah untuk ditetapkan dan dikelola oleh manajemen.
Ini penjelasan bagaimana mengoptimalkan strategi Revenue Optimization Flow (ROF) untuk bisnis;
Memaksimalkan Marketing untuk Hasilkan Prospek (Leads)
Marketing menjadi fungsi bisnis yang bertanggungjawab untuk menghasilkan dan mengelola prospek potensial (leads) yang telah terkualifikasi (warm leads). Di mana tujuannya dapat diwujudkan melalui berbagai upaya, yakni melalui pemasaran berbayar (paid marketing) seperti social media ads, paid search, dan display marketing. Selain itu juga dapat mengaktifkan pemasaran organik (organic marketing) seperti Search Engine Optimizations (SEO) dan User Generated Content (UGC).
Cantumkan Call to Action dan optimalkan akses agar leads atau prospek yang terpapar strategi marketing tersebut dapat melakukan tahap selanjutnya, yakni mengunjungi website untuk mengisi form konsultasi dan penawaran, atau bahkan terhubung langsung ke kontak perusahaan.
Tim marketing dapat membuat berbagai event secara online atau offline untuk meningkatkan komunikasi dan keterlibatan langsung dengan calon pelanggan. Tidak lupa, berikan free demo atau penawaran menarik lainnya pada setiap peserta yang hadir.
Inside Sales: Jalin Keterlibatan dengan Prospek (Leads)
Saat tim Marketing berhasil mendapatkan data dan kontak prospek (leads), kini serahkan tongkat estafet bisnis ke tim Inside Sales! Tim Inside Sales meliputi dua peran kunci, yakni Sales Development Representative (SDR) dan Business Development Representative (BDR).
Sales Development Representative (SDR) bertugas untuk menjalin keterlibatan dan menciptakan peluang meeting antara prospek (lead) dengan Sales Representative, agar dapat dikonversi menjadi penjualan. Selain itu, SDR juga perlu melakukan audiensi dengan prospek untuk menggali kebutuhan dan pendekatan yang tepat saat meeting.
Di sisi lain, Business Development Representative (BDR), bertujuan untuk melakukan riset, menentukan target industri, kemudian juga menciptakan peluang meeting untuk Sales Representative, serta melakukan banyak audiensi melalui cold calling pada targeted leads.
RevComm Perkenalkan ROF Strategi Transformasi Sales Bisnis
Diskusi pembaca untuk berita ini