Sales
Sorotan terbaru dari Tag # Sales
Cara Pantau Sales Lapangan Secara Real Time dengan Barantum CRM
Jakarta, katakabar.com - Barantum satukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API satu dashboard, guna memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Di era bisnis yang bergerak cepat, memantau aktivitas sales lapangan bukanlah hal mudah. Anda mungkin sering menghadapi situasi di mana tim sales berada di berbagai lokasi, melakukan kunjungan pelanggan, mengisi laporan manual, atau melaporkan hasil kunjungan di akhir hari. Akibatnya, Anda sulit memastikan kinerja mereka berlangsung optimal. Menurut McKinsey, 65 perse perusahaan kehilangan peluang penjualan karena tidak memiliki visibilitas real time terhadap aktivitas sales lapangan. Dengan mobilitas yang tinggi dan kebutuhan informasi yang cepat, tim sales membutuhkan sistem yang mampu menampilkan aktivitas secara real time; mulai dari lokasi kunjungan, durasi meeting, hingga status prospek. Tanpa sistem tersebut, Anda akan kesulitan melakukan evaluasi, menentukan prioritas peluang, dan memastikan setiap kunjungan menghasilkan keuntungan nyata bagi bisnis. Tidak jarang Anda menemukan laporan yang tidak konsisten, data yang terlambat masuk, atau bahkan kunjungan yang tidak tercatat. Semua ini dapat menghambat pertumbuhan bisnis Anda secara signifikan. Cara Kerja Barantum CRM Pantau Aktivitas Sales Secara Real Time Barantum menghadirkan solusi lengkap berbasis CRM untuk memantau aktivitas sales lapangan secara akurat dan instan. Sistem ini mengintegrasikan fitur pelacakan, pencatatan kunjungan, hingga alur kerja penjualan sehingga Anda dapat mengambil keputusan lebih cepat dan tepat. Untuk memahami prosesnya, mari mulai dari konsep dasar canvassing, strategi penjualan yang mengharuskan tim sales melakukan kunjungan langsung ke toko atau pelanggan untuk membuka peluang baru. Aktivitas ini sering memakan waktu dan rawan kehilangan data jika tidak dicatat dalam sistem. Dengan fitur CRM Canvassing dari Barantum, semua laporan kunjungan dapat dicatat otomatis lengkap dengan lokasi GPS, waktu kunjungan, foto, hingga catatan diskusi dengan pelanggan. Berikut contoh alur kerja yang sering digunakan perusahaan FMCG dan distributor: 1. Sales melakukan kunjungan ke toko Sistem otomatis mendeteksi lokasi kunjungan dan mencatat kehadiran mereka. 2. Sales mengisi laporan kunjungan langsung dari aplikasi Mulai dari stok produk, permintaan pelanggan, hingga peluang penjualan. 3. Data masuk ke dashboard manajer secara real time Anda dapat melihat jumlah kunjungan, hasil diskusi, hingga potensi closing tanpa perlu menunggu laporan akhir hari. 4. Sales melanjutkan ke tahap pipeline penjualan Dengan fitur CRM Sales, status prospek langsung diperbarui sehingga tim Anda memiliki gambaran jelas mengenai peluang paling potensial. 5. Evaluasi dan coaching lebih tepat sasaran Karena semua aktivitas tercatat otomatis, Anda dapat menganalisis performa sales, memberikan arahan, dan mempercepat proses closing. Dengan visibilitas menyeluruh dari Barantum CRM, Anda tidak sekadar memantau, tetapi juga mengoptimalkan kinerja tim sales lapangan secara lebih strategis. Jika Anda ingin meningkatkan efektivitas sales lapangan, mempercepat proses penjualan, dan memberikan pelayanan pelanggan terbaik, Barantum adalah solusi yang tepat untuk bisnis Anda. Ekosistem Barantum memberikan berbagai fitur terintegrasi yang mendukung pertumbuhan bisnis Anda: ● AI Agent Barantum untuk automasi percakapan dan respons 24/7 ● CRM untuk manajemen penjualan dan pelanggan secara terpusat ● Omnichannel untuk menyatukan WhatsApp, Instagram, Facebook, dan platform lainnya ● WhatsApp Business API untuk notifikasi dan automasi pesan berskala besar ● Ticketing System untuk pelayanan pelanggan yang lebih terstruktur ● Sistem Call Center untuk komunikasi bisnis yang profesional dan terintegrasi Barantum membantu Anda mendapatkan kontrol penuh atas aktivitas sales dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik, sekaligus mempercepat pertumbuhan omzet. Jika Anda ingin bisnis Anda bergerak lebih cepat, terukur, dan efisien, sekarang adalah waktu yang tepat untuk beralih ke Barantum.
Sales Otomatis Jalan Sendiri dengan AI Agent Barantum
Jakarta, katakabar.com - Barantum satukan AI Agent, Omnichannel, dan WhatsApp Business API satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Di dunia bisnis modern, kecepatan menjadi kunci utama. Pelanggan kini mengharapkan respons instan dan interaksi yang personal setiap kali mereka menghubungi sebuah brand. Namun, di sisi lain, banyak tim sales dan customer service (CS) justru kewalahan menghadapi volume pesan yang semakin besar setiap hari. Masalahnya bukan pada kurangnya prospek, tapi pada ketidakmampuan menindaklanjuti semua peluang dengan cepat dan konsisten. Menurut riset dari HubSpot, 63 persen tim sales menganggap follow-up terhadap prospek sebagai tantangan terbesar mereka. Bayangkan, Anda sudah mendapatkan puluhan calon pelanggan baru, tapi sebagian dari mereka terlewat hanya karena tidak sempat dibalas tepat waktu. Contohnya, seorang calon pelanggan mengirim pesan ke WhatsApp bisnis Anda pukul 10 malam untuk menanyakan promo produk. Karena tim sudah offline, pesan baru dibalas keesokan pagi. Namun, saat itu pelanggan sudah membeli dari kompetitor yang merespons lebih cepat. Dalam dunia penjualan modern, kecepatan respons dan konsistensi tindak lanjut adalah kunci utama untuk menutup transaksi. Sayangnya, banyak bisnis kehilangan peluang hanya karena tim sales tidak sempat menindaklanjuti prospek secara tepat waktu. Di sinilah AI Agent hadir sebagai solusi penjualan otomatis yang bekerja tanpa henti; bahkan saat Anda beristirahat. Menurut laporan dari McKinsey, penggunaan AI dalam penjualan dapat meningkatkan efisiensi hingga 40 persen dan menurunkan biaya operasional hingga 30 persen. Teknologi ini bukan hanya menggantikan proses manual, tapi juga mempercepat setiap tahap penjualan, dari mengenali prospek hingga proses closing otomatis. Sebagai AI Sales, sistem ini mampu: ● Menindaklanjuti prospek secara otomatis tanpa campur tangan manusia. ● Mengirim pesan follow-up yang disesuaikan dengan kebutuhan calon pelanggan. ● Memberikan rekomendasi produk yang relevan berdasarkan perilaku dan data interaksi. ● Membantu proses closing penjualan dengan cepat dan efisien. Selain berperan sebagai AI Sales, AI Agent Barantum juga bisa difungsikan sebagai AI CS untuk membantu menjawab pertanyaan umum pelanggan secara cepat dan konsisten. Namun fokus utamanya tetap satu: meningkatkan penjualan bisnis Anda secara otomatis 24 jam sehari. Dengan AI Agent Barantum, bisnis Anda memiliki tim digital yang tak pernah tidur; menjual, melayani, dan menjaga kepuasan pelanggan tanpa batas waktu dan tanpa tambahan biaya operasional. Di era kompetitif seperti sekarang, efisiensi adalah faktor penentu keberhasilan bisnis. Dengan AI Agent Barantum, Anda bisa mengoptimalkan kinerja tim, menurunkan biaya operasional, dan meningkatkan penjualan dalam waktu bersamaan. Barantum tidak hanya menyediakan AI Agent, tapi juga menghadirkan ekosistem lengkap untuk mendukung transformasi digital bisnis Anda: ● CRM (Customer Relationship Management) untuk pengelolaan data pelanggan yang efisien. ● Chat AI & Omnichannel agar komunikasi lintas platform dapat dikelola dalam satu dashboard. ● WhatsApp Business API untuk komunikasi resmi dan aman dengan pelanggan. ● Ticketing System untuk pelacakan dan penyelesaian keluhan pelanggan secara cepat. ● Sistem Call Center untuk layanan pelanggan yang profesional dan terintegrasi. Dengan sistem yang saling terhubung ini, bisnis Anda dapat memberikan pengalaman pelanggan yang cepat, personal, dan konsisten di setiap kanal komunikasi. Tidak ada lagi peluang yang terlewat, tidak ada lagi pelanggan yang menunggu lama, dan tidak ada lagi jam kerja yang membatasi Anda untuk berjualan.
Cara Naikkan Sales Tanpa Tambah Budget Iklan
Jakarta, katakabar.com - Apakah Anda ingin meningkatkan penjualan tanpa harus menambah anggaran? Salah satu cara terbaik adalah memaksimalkan potensi yang sudah ada. Bagaimana caranya? Berikut adalah beberapa strategi yang bisa dipakai untuk memaksimalkan sales tanp menambah budget iklan. 1. Maksimalkan Pelanggan Lama: Upselling dan Cross-Selling Menurut Harvard Business Review, peluang menjual kepada pelanggan yang sudah ada bisa mencapai 70 persen, jauh lebih tinggi daripada mencari pelanggan baru.
Barantum CRM Canvassing: Aplikasi Untuk Pantau Kunjungan Sales Lapangan
Jakarta, katakabar.com - Bagi pemilik bisnis owner terkadang kesulitan untuk memantau apakah tim sales benar-benar melakukan kunjungan ke lokasi yang ditentukan. Tapi sekarang, hal itu sudah dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi Barantum CRM Canvassing. Apa Anda merasa kesulitan untuk memastikan tim sales benar-benar melakukan kunjungan ke lokasi yang ditentukan?
Nikmati Kemudahan Pantau Sales Lapangan Dengan Barantum CRM Canvassing
Jakarta, katakabar.com - Perusahaan seringkali sangat kesulitan, dan kewalahan memantau sales lapangan. Itu sebabnya, perusahaan perlu menggunakan suatu sistem atau aplikasi untuk memudahkan kegiatan pemantauan ini. Kegiatan kunjungan sales atau canvassing salah satu metode yang digunakan perusahaan untuk menjemput pelanggan dengan cara mendatanginya secara langsung, dan menawarkan produk, dengan harapan terjadinya transaksi atau hanya sekadar mendapatkan prospek.
Pitching dan Negosiasi Efektif Bersama Sales Representative Pukau Calon Pelanggan
katakabar.com - Kala Sales Development Representative (SDR) dan Business Development Representative (BDR) berhasil membuat janji temu atau meeting dengan calon pelanggan, saatnya Sales Representative untuk meyakinkan calon pelanggan secara lebih dalam. Sales Representative bertugas menciptakan konversi, yakni mengubah prospek atau calon pelanggan menjadi pelanggan yang sebenarnya. Upaya ini dimaksimalkan waktu sesingkat mungkin dengan tetap menjaga tingkat konversi yang setinggi mungkin. Kesuksesan ditentukan banyak faktor, salah satu komponen pentingnya bagaimana Pitching sales dilakukan secara terstruktur. Mulailah membuka meeting dengan perkenalan yang hangat dan berkesan, memaparkan masalah dan solusi apa yang bisa dilakukan perusahaan, memberi sesi konsultasi di mana calon pelanggan dapat menceritakan kebutuhan ataupun persoalan yang dihadapi. Lalu, dengan demo produk sesuai kebutuhan yang telah disebutkan calon pelanggan. Akhiri dengan ceritakan success story pelanggan lainnya, informasi harga, dan berikan kembali sesi konsultasi dengan pelanggan untuk memastikan pertimbangan produk. Ciptakan Customer Retention Bersama Tim Customer Success Perusahaan terkadang terlalu fokus untuk mendapat lebih banyak pelanggan baru, lupa untuk mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Di tahap inilah, tim Customer Success hadir dengan peran pentingnya. Peran tersebut antara lain adalah memaksimalkan kesempatan “UpSell” serta meminimalkan “DownSell” dan tingkat perpindahan pelanggan (Churn). Saat Sales sudah deal dengan pelanggan, pelanggan tersebut akan ditangani dan didampingi oleh tim Customer Success. Tim ini melakukan kick-off atau onboarding meeting untuk membantu pelanggan menetapkan tujuan mereka dan instalasi produk. Tim Customer Success dapat melakukan proposal activity untuk mendapatkan peluang penjualan baru atau pengenalan departemen baru. Tim Customer Success bertanggungjawab menjaga keterlibatan (engagement) dengan pelanggan sekaligus membantu melakukan pemantauan penggunaan produk untuk memastikan pelanggan telah memanfaatkan layanan dengan sepenuhnya. Hal itu dapat dilakukan dengan rutin melakukan review meeting, mengadakan berbagai acara untuk mendorong pelanggan mencoba lebih banyak fitur produk, dan membangun komunitas pelanggan untuk membuka kesempatan berelasi dan memperkenalkan produk secara lebih luas. Revenue Optimization Flow (ROF) menjadi alternatif strategi yang tepat untuk meningkatkan produktivitas Sales pada bisnis saat ini. Terlebih, jika aktivitas didukung dengan teknologi canggih seperti MiiTel, sistem telepon dan alat analisis percakapan berbasis AI yang mampu merekam, mentranskripsi, merangkum, dan memberikan data analisis panggilan telepon dan online meeting secara otomatis. Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut? Klaim free demo sekarang di miitel.id, kuota terbatas! Kontak: Nadira nadira@revcomm.com
RevComm Perkenalkan ROF Strategi Transformasi Sales Bisnis
katakabar.com - Revenue Optimization Flow (ROF) strategi untuk meningkatkan performa tim sales dalam bisnis dengan memaksimalkan tugas sales ke dalam empat fungsi strategis, yakni Marketing, Inside sales, Sales Representative, dan Customer success. RevComm memperkenalkan Revenue Optimization Flow atau disingkat ROF, sebagai strategi transformasi sales yang menjadi kunci perkembangan bisnis RevComm selama ini. Strategi ini cukup umum di Amerika, Eropa, dan Jepang, namun belum banyak diimplementasikan oleh perusahaan-perusahaan di Asia Tenggara. Secara tradisional, sales selama ini bekerja dengan menangani berbagai alur fungsi dalam bisnis, mulai dari mencari prospek (lead generation), membuat janji dan melakukan meeting dengan calon pelanggan, hingga melakukan follow-up secara berkelanjutan. Strategi demikian membuat para Sales harus menghabiskan banyak waktu hanya untuk mendapatkan satu kontrak kerja sama. Di zaman modern saat ini, semakin variatifnya produk dan semakin umumnya sistem kontrak berlangganan, menjadikan strategi sales tradisional tersebut tidak lagi efektif. Saat ini, kunci kesuksesan sales tidak lagi pada pendapatan tinggi dari satu perusahaan besar, melainkan pada akumulasi pendapatan yang lebih kecil namun berkelanjutan dari ratusan perusahaan. Berangkat dari realitas tersebut, Revenue Optimization Flow (ROF) hadir untuk mentransformasikan alur strategi Sales dalam bisnis menjadi lebih efektif. Revenue Optimization Flow (ROF) strategi untuk meningkatkan performa tim sales dalam bisnis dengan memaksimalkan tugas sales ke dalam empat fungsi strategis. Fungsi-fungsi tersebut, meliputi Marketing untuk menghasilkan prospek (leads), Inside Sales untuk menjalin keterlibatan (engagement), Sales Representative untuk melakukan meeting dan negosiasi, dan Customer Success untuk melakukan follow-up dan pendampingan lebih lanjut. Alur ini memungkinkan adanya peningkatan kesepakatan dan penjualan secara efektif dan efisien. Setiap fungsi strategis dalam strategi Revenue Optimization Flow (ROF) berkolaborasi layaknya perlombaan lari estafet, dengan Key Performance Indicator (KPI) yang relatif mudah untuk ditetapkan dan dikelola oleh manajemen. Ini penjelasan bagaimana mengoptimalkan strategi Revenue Optimization Flow (ROF) untuk bisnis; Memaksimalkan Marketing untuk Hasilkan Prospek (Leads) Marketing menjadi fungsi bisnis yang bertanggungjawab untuk menghasilkan dan mengelola prospek potensial (leads) yang telah terkualifikasi (warm leads). Di mana tujuannya dapat diwujudkan melalui berbagai upaya, yakni melalui pemasaran berbayar (paid marketing) seperti social media ads, paid search, dan display marketing. Selain itu juga dapat mengaktifkan pemasaran organik (organic marketing) seperti Search Engine Optimizations (SEO) dan User Generated Content (UGC). Cantumkan Call to Action dan optimalkan akses agar leads atau prospek yang terpapar strategi marketing tersebut dapat melakukan tahap selanjutnya, yakni mengunjungi website untuk mengisi form konsultasi dan penawaran, atau bahkan terhubung langsung ke kontak perusahaan. Tim marketing dapat membuat berbagai event secara online atau offline untuk meningkatkan komunikasi dan keterlibatan langsung dengan calon pelanggan. Tidak lupa, berikan free demo atau penawaran menarik lainnya pada setiap peserta yang hadir. Inside Sales: Jalin Keterlibatan dengan Prospek (Leads) Saat tim Marketing berhasil mendapatkan data dan kontak prospek (leads), kini serahkan tongkat estafet bisnis ke tim Inside Sales! Tim Inside Sales meliputi dua peran kunci, yakni Sales Development Representative (SDR) dan Business Development Representative (BDR). Sales Development Representative (SDR) bertugas untuk menjalin keterlibatan dan menciptakan peluang meeting antara prospek (lead) dengan Sales Representative, agar dapat dikonversi menjadi penjualan. Selain itu, SDR juga perlu melakukan audiensi dengan prospek untuk menggali kebutuhan dan pendekatan yang tepat saat meeting. Di sisi lain, Business Development Representative (BDR), bertujuan untuk melakukan riset, menentukan target industri, kemudian juga menciptakan peluang meeting untuk Sales Representative, serta melakukan banyak audiensi melalui cold calling pada targeted leads.