Riau, katakabar.com - Komandan Tim (Dantim) Alpha Satgas Garuda Penertiban Kawasan Hutan (PKH), Brigjend TNI Dody Triwinarno S.I.P, M,Han menegaskan, Satgas PKH bakal terus lanjut hingga seluruh kawasan hutan diambil alih Negara.
Hal itu dijelaskannya seiring meningkatnya dukungan masyarakat atas gerakan yang telah berjalan beberapa waktu belakangan. Bahkan banyak masyarakat yang meminta segel seluruh kebun ilegal milik pengusaha, terutama di wilayah Provinsi Riau.
Menanggapi hal itu, Brigjend TNI Dody Triwinarno sebelumnya menjabat sebagai Danrem 023 Kawal Samudra itu menegaskan, pihaknya melakukan penindakan secara menyeluruh tanpa ada pengecualian, sebab dibentuknya Satgas Penertiban Kawasan Hutan untuk menginventarisasi hak negara atas lahan, mengambil alih lahan yang digunakan tanpa izin.
"Kita minta masyarakat tidak cemas, kita pastikan seluruh lahan yang masuk ke dalam kawasan, dan dikelola tanpa izin bakal kita tindak tegas, baik perorangan maupun perusahaan, selain itu tidak ada tebang pilih dalam penindakan yang akan kita lakukan kedepannya," tegasnya.
Di samping itu, Brigjend TNI Dody Triwinarno mengajak peran aktif dari masyarakat untuk terus memberikan laporan kepada Tim, apabila ada lahan yang belum terpantau Tim Satgas.
"Tidak tertutup kemungkinan kita meminta peran aktif dari masyarakat untuk memberikan laporan pada Tim yang ada di lapangan, sehingga kedm depan lahan kawasan yang dikelola tanpa izin dapat kita tindak secara menyeluruh," terangnya.
Sesuai dengan tujuan awal, dibentuknya Tim Satgas PKH adalah untuk penguasaan kembali hutan oleh Negara dan harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat dan keberlanjutan lingkungan.
Pria yang pernah menjabat sebagai Danrem 132 Tadulako itu menuturkan, dalam melaksanakan tugas, pihaknya yakni Satgas PKH akan selalu bertindak tegas tapi tetap humanis.
Diketahui, Brigjen TNI Dodi menyebutkan Satgas PKH yang bergerak saat ini terdiri dari berbagai Instansi diantaranya seperti TNI, Kejaksaan, Kepolisian, BPKP, BPN, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, BIG, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta instansi terkait lainnya dan unsur Aparat kewilayahan.
Selain itu, masyarakat harus mengetahui bahwa hasil dari penertiban kali ini diserahkan pengelolaannya ke BUMN Agrinas Palma Nusantara dan juga Pemerintah berharap dapat mendorong pengelolaan hutan yang lebih adil, lestari, dan berkontribusi pada kesejahteraan rakyat.
Terakhir, terkait lebaran Idul Fitri, Brigjend TNI Dody Triwinarno menerangkan pihaknya terus melaksanakan kegiatan Penertiban Kawasan Hutan.
"Operasi ini akan terus berlanjut sampai seluruh kawasan hutan yang dikelola tanpa izin diambil alih kembali oleh Negara," tandasnya.
Satgas PKH Pastikan Tidak Ada Tebang Pilih Penindakan Kawasan Hutan
Diskusi pembaca untuk berita ini