Palembang, katakabar.com - Masa angkutan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah kelar. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang mencatat capaian positif pada layanan penumpang mancanegara yang menggunakan moda transportasi kereta api di wilayah Sumatera Selatan.
Selama periode angkutan Nataru 2025-2026, KAI Divre III Palembang melayani sebanyak 57 penumpang mancanegara yang menggunakan layanan kereta api. Angka ini menjadi bagian dari tren positif sepanjang tahun 2025, di mana secara kumulatif tercatat 1.377 wisatawan mancanegara menggunakan kereta api di wilayah Divre III Palembang.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan capaian tersebut menunjukkan kepercayaan wisatawan asing terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan andal untuk menjelajahi berbagai destinasi di Sumatera Selatan.
“Kereta api menjadi pilihan wisatawan mancanegara dalam mendukung perjalanan mereka. Selain ketepatan waktu dan kenyamanan, kereta api juga memberikan pengalaman perjalanan yang aman sekaligus ramah lingkungan,” ujar Aida Suryanti
Data sepanjang tahun 2025 menunjukkan, Stasiun Kertapati tercatat sebagai stasiun dengan jumlah keberangkatan wisatawan mancanegara terbanyak, yakni 690 wisatawan.
Selanjutnya disusul Stasiun Lubuk Linggau sebanyak 259 wisatawan, Stasiun Lahat sebanyak 159 wisatawan, Stasiun Muara Enim sebanyak 122 wisatawan, serta Stasiun Prabumulih sebanyak 69 wisatawan mancanegara.
Menurut Aida Suryanti, peningkatan berkelanjutan ini menegaskan peran strategis kereta api sebagai moda transportasi utama bagi wisatawan internasional dalam menjangkau destinasi unggulan di Sumatera Selatan, mulai dari kawasan perkotaan hingga daerah yang kaya akan potensi alam dan budaya.
Capaian tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah mendorong penguatan devisa negara melalui sektor pariwisata, sekaligus mempercepat transformasi menuju mobilitas rendah emisi dan pariwisata berkelanjutan.
Kehadiran wisatawan mancanegara tidak hanya berdampak pada peningkatan devisa, tetapi juga berkontribusi pada promosi budaya, pelestarian lingkungan, serta pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kedatangan wisatawan asing turut menggerakkan sektor pariwisata, perhotelan, UMKM, dan ekonomi kreatif di daerah. Selain itu, keramahan masyarakat serta keindahan alam Indonesia yang mereka rasakan menjadi bagian penting dalam membangun citra positif Indonesia di mata dunia,” tutur Aida.
“KAI akan terus berkomitmen meningkatkan dan mendukung pariwisata sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian budaya dan lingkungan, sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai tulang punggung mobilitas berkelanjutan di Indonesia,” tambah Aida Suryanti.
Sepanjang 2025, 1.377 Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api di Sumsel
Diskusi pembaca untuk berita ini