Bengkalis, katakabar.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis bakal menerapkan ganjil genap kendaraan roda empat di Pelabuhan Roll Off Roll On (Ro-Ro) Air Putih, Kecamatan Bengkalis. Penerapan ganjil genap tersebut guna antisipasi penumpukan dan antrean kendaraan pada arus balik lebaran atau mulai H+1 hingga H+6.
Rencana pemberlakukan kendaraan berdasarkan nomor ganjil genap arus balik lebaran ini dibahas saat rapat persiapan pengendalian potensi penumpukan kepadatan penumpang di Pelabuhan Ro-Ro Air Putih, Bengkalis-Sungai Selari, Bukit Batu, yang digelar di Dishub Bengkalis, Kamis (6/3).
Kepala Dishub Bengkalis, Muhammad Adi Pranoto, yang pimpin rapat dihadiri jajaran Polres Bengkalis, Kejaksaaan Negeri Bengkalis, Kodim Bengkalis, perusahaan armada penyebarangan, serta Perangkat Daerah lainnya terkait.
Belajar dari pengalaman arus balik tahun sebelumnya terjadi penumpukan, dan antrean kendaraan sangat panjang, maka pada lebaran tahun ini Dishub Kabupaten Bengkalis membuat skema pengendalian kendaraan di Pelabuhan Ro-Ro Air Putih, Kecamatan Bengkalis.
Ada dua dua skema yang dilontarkan, yakni pengendalian dengan sistem pembatasan nomor polisi ganjil dan genap, kemudian pengendalian dengan sistem pembatasan berdasarkan kuota jumlah batas antrean,
Setelah melalui pembahasan sangat alot, akhirnya disepakati pengendalian dengan sistem pembatasan nomor polisi ganjil dan genap.
Menurut Adi Pranoto, tujuannya untuk memberikan kenyamanan para pemudik. Terus ada kepastian kapan berangkat, tidak perlu lagi harus antre berjam-jam bahkan sampai satu hari.
Agar pemberlakukan ganjil genap ini diketahui masyarakat, maka perlu sosialisasi secara masif yang melibatkan seluruh elemen.
“Besok pagi sudah mulai dilakukan sosialisasi, baik itu melalui media sosial, media elekronik, sepanduk dan poster, serta pemberitahuan oleh operator kepada penumpang saat berada di Ro-Ro. Untuk itu kami mohon kerjasama semua pihak untuk gencar melakukan sosialisasi,” tutur Adi Pranoto, dilansir dari laman Diskominfotik Bengkalis, Jumat (7/3).
Dijelaskan Adi, total armada Ro-Ro yang bakal melayani arus mudik maupun balik lebaran pada tahun ini sebanyak 5 armada. Artinya dalam satu hari terdapat 4 beroperasi, sedang 1 armada istirahat. Jumlah trip sebanyak 20 trip dengan setiap mengangkut 15 kendaraan, sisanya kendaraan roda dua atau sepeda motor.
"Untuk teknis penerapan ganjil genap, tim terpadu Posko Lebaran terdiri jajaran kepolisian, TNI, Dishub, Satpol PP dan unsur lainnya memeriksa Tanda Nomor Kendaraa Bermotor (TNKB) setiap kendaraan yang akan masuk ke Pelabuhan Ro-Ro Air Putih, Bengkalis. Langkah ini untuk mengantisipasi kecurangan dari oknum penumpang yang berupaya mengganti plat nomor kendaraan," ucapnya.
Jika nomor kendaraan dan TNKB sesuai dengan penerapan ganjil atau genap pada hari itu, ulas Adi, maka diperbolehkan masuk antrean. Tapi bila tidak sesuai, pemilik kendaraan diminta putar arah, disarankan berangkat pada hari berikutnya.
Dishub Bengkalis menyampaikan informasi jumlah kendaraan sedang antre, dan bakal berangkat secara real time melalui media sosial, layar monitor di pintu masuk pelabuhan, maupun website. Informasi jumlah kendaraan ini, layaknya informasi di setiap mall.
“Jadi? sebelum berangkat saya menganjurkan lihat monitor atau informasi real time pada media sosial maupun website kami. Lantaran kami membatasi kendaraan yang antri dan berangkat setiap harinya sebanyak 300 unit,” beber Adi Pranoto.
Di rapat yang digelar di Dishub Bengkalis muncul desakan dari peserta rapat, minta petugas di lapangan agar tidak ada nyerobot antrean yang dilakukan oknum pejabat maupun aparat. Lantaran tindakan penyerobotan antrean ini dapat memicu kericuhan calon penumpang lain yang sudah antre lama. (Infotorial)
Siap-siap Dishub Bengkalis Berlakukan Ganjil Genap Saat Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Roro
Diskusi pembaca untuk berita ini