Pekanbaru, katakabar.com - Gubernur Riau Abdul Wahid mengingatkan kepada seluruh kepala sekolah menengah atas dan sederajat agar tidak memberikan izin kepada siswa melakukan perpisahan di luar sekolah. Ini dilakukan lantaran dianggap membebani orangtua siswa.

"Saya melarang semua kepala SMA/SMK mengadakan kegiatan perpisahan di luar sekolah. Kalau ada kepala sekolah yang mengizinkannya, maka akan saya ganti," tegas Wahid, Senin (3/3).

Menurut Wahid, penegasan itu bukan tanpa alasan. Sebab, kegiatan di luar sekolah seringkali menambah beban para orang tua karena harus membayar dana lebih untuk kegiatan di luar sekolah.

"Saya tak mau membebani orang tua. Sebab kalau ada kegiatan seperti study tour, sudah pasti akan membebani orang tua," ujarnya.

Wahid mengaku tidak ingin ada kata mahal dalam dunia pendidikan demi menekan angka anak putus sekolah di Riau.

"Saya tak mau biaya pendidikan di Riau tinggi. Kita ingin menekan angka putus sekolah di Riau. Selain itu saya juga mengingatkan tidak ada SMA/SMK yang ijazah siswa ditahan, kalau ada kendala langsung kasih tau kita," pungkasnya.