Pekanbaru, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar bersama Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharuddin, ikuti tepuk tepung tawar di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) di Kota Pekanbaru, Sabtu (1/3).

Prosesi adat melayu itu bagian dari penyambutan para kepala daerah, baik gubernur hingga bupati dan wali kota se Provinsi Riau, setelah ikuti retret yang dilaksanakan Kemendagri di Magelang (Lembah Tidar).

Bupati Kepulauan Meranti ucapkan terima kasih atas penyambutan dan prosesi tepuk tepung tawar dari LAM Riau tersebut. Ia menilai ini bagian dari ucapan doa dan harapan agar pemerintahan yang bakal dipimpinnya lima tahun mendatang berjalan dengan baik dan diridhoi oleh Allah Subahanahu Wa Taala.

“Ini adalah momen yang penuh makna, di mana kita semua bersama-sama menunjukkan penghormatan terhadap adat dan budaya Melayu. Ke depan, semoga pemerintah daerah bersama masyarakat dan seluruh elemen bisa bersatu membangun daerah," ujar Asmar.

Sedang, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil menimpali, prosesi untuk mendapat tunjuk ajar dari lembaga adat melayu sebelum kembali untuk memimpin daerah masing-masing.

“Selain kita mendapat pemasangan tanjak dan tepung tawar, dibekali petatah-petitih dari lembaga adat melayu riau,” jelas Muzamil.

Sebelumnya, Ketua LAM Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil menegaskan pentingnya menjaga adat dan budaya dalam kehidupan masyarakat Riau.

“Kami di LAM Riau selalu berusaha menjaga dan melestarikan adat-istiadat yang telah diwariskan para leluhur. Prosesi ini bukan hanya sekadar seremoni, tapi bentuk restu dan dukungan kepada pemimpin agar dapat membawa keberkahan bagi daerah ini,” katanya.