Duri, katakabar.com - Kepala Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Kecamatan Mandau, Fatmawati S.Pd dinilai alami perilaku Phubbing.
Peristiwa itu bermula adanya program Adiwiyata yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tentang green school.
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan guna mendukung program green school ,mendonasikan sebanyak 250 bibit pohon untuk tiga sekolah di Duri.
Salah satu penerima donasi bibit pohon dari perusahaan plat merah yang bergerak di sektor perminyakan dan gas itu adalah SMPN 5 Kecamatan Mandau, persis berasa di Jalan Tribrata ujung Kelurahan Duri Barat, pada Rabu (2/8) lalu.
Kala itu, sejumlah hendak konfirmasi Kepala Satuan Pendidikan SMPN 5 Kecamatan Mandau, soal perkembangan persiapan sekolah tentang program menuju institusi pendidikan yang peduli dan berwawasan lingkungan Adiwiyata Nasional Provinsi Riau, dan seperti apa persiapan menyambut Hari Kemerdekaan RI ke 78 tahun 2023.
Fatmawati S.Pd yang baru di lantik di gedung Bathin Betuah jabat Kepala Satuan Pendidikan (kepala sekolah) SMPN 5 Kecamatan Mandau, di Kantor Camat Mandau Jalan Jenderal Sudirman Duri, pada Rabu (8/3) lalu, dinilai bersangkutan alami perilaku phubbing. Itu tadi, saat dikonfirmasi tentang program Sekolah menuju Adiwiyata, pada Selasa (15/8) kepala sekolah tersebut, tiba-tiba berperilaku phubbing.
Itu tampak jelas Fatmawati posisi duduk spontan menjauh dari wartawan, dan merapatkan dir ke dinding ruang kantor majelis guru. Terlihat pul jari jemarinya memainkan gadget dengan mata fokus kepada handphone yang ada di tangan tapi sesekali mata menoleh.
Berbagai sumber resmi menyebutkan, perilaku phubbing adalah menggambarkan seseorang yang sedang asyik dengan gadget nya ketika berhadapan dengan orang lain, mengabaikan orang lain di depannya sehingga dikategorikan sebagai sikap anti sosial.
Prilaku phubbing menggambarkan seseorang kebiasaan memainkan telepon saat dalam percakapan langsung dengan orang lain sehingga terkesan tidak peduli. Perilaku phubbing tersebut dianggap kasar, menyinggung, tidak sopan, dan merusak kepercayaan orang lain, kebiasaan phubbing ini juga bisa mempengaruhi hubungan komunikasi baik menjadi buruk dengan lawan bicaranya.
Harapannya, Kepala Satuan Pendidikan SMPN 5 Kecamatan Mandau mudah-mudahan segera sadari perlakunya dan merubahnya di masa-masa datang, khususnya saat rekan-rekan wartawan sambangi sekolah ingin konfirmasi untuk pemberitaan.
Ups, Kepsek SMPN 5 Mandau Dinilai Alami Perilaku Phubbing
Diskusi pembaca untuk berita ini