Mamuju, katakabar.com - Provinsi Sulawesi Barat dijadikan percontohan atau pilot project dua koperasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM).

Itu diketahui selepas Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, sekaligus Ketua Umum DPN Korpri temui Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki di Kantor KemenkopUKM, tiga hari lalu, paruh dua Januari 2023.

Diceritakan Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, pilot project pertama adalah Koperasi Konsumsi Korpri Mart dan Koperasi Simpan Pinjam. Kata Zudan, di pertemuan berdurasi 90 menit itu dibahas mengenai langkah-langkah dalam menyejahterakan ASN. 

"Saya diterima Pak Menteri dan ada beberapa keputusan. Pemprov Sulawesi Barat jadi pilot project untuk Korpri membuat Koperasi Konsumsi Korpri Mart dan Koperasi Simpan Pinjam dengan bunga murah, dana kita ajukan ke LPDP," ulas Zudan dilansir dari laman website resmi Pemprov Sulawesi Barat, pada Sabtu (13/1).

Sestama BNPP ini berharap ASN Pemprov Sulawesi Barat memanfaatkan program. Apalagi ini kesempatan Pemprov Sulawesi Barat  untuk mengembangkan unit-unit usaha bagi ASN. 

"Ini peluang ASN untuk lahirkan usaha lainnya di luar tugas sebagai ASN, sehingga lahir profesi-profesi yang bisa dikerjakan mandiri, pendapatannya bisa bertambah. Jadi, ASN itu harus bisa mencetak passive income," terangnya.

Selain membahas koperasi Kopri, pertemuan antara Zudan dan Teten Masduki bahas persiapan menjadikan Provinsi Sulawesi Barat sebagai pilot project Koperasi Petani Sawit.

Tapi, setakat ini belum ada penjelasan resmi dari Zudan maupun pihak kementerian tentang koperasi yang terakhir ini. Apakah koperasi produksi, pengolahan Tandan Buah Segar (TBS), atau unit usaha lainnya.