APKS

Sorotan terbaru dari Tag # APKS

APKS Bengkulu Beri Akses Bibit Sawit Unggul ke Petani Biar Enggak Tertipu Sawit
Sawit
Minggu, 22 Oktober 2023 | 21:17 WIB

APKS Bengkulu Beri Akses Bibit Sawit Unggul ke Petani Biar Enggak Tertipu

Bengkulu, katakabar.com - Aliansi Petani Kelapa Sawit (APKS) Bengkulu beri akses kepada petani agar dapat bibit kelapa sawit unggul atau bersertifikat. Ketua APKS Bengkulu, Edy Mashury menuturkan, pemberian akses bibit bersertifikat ini sangat penting lantaran masih banyak petani di Bengkulu menggunakan bibit asalan. Itu menunjukkan lantaran adanya kekurangan pengetahuan mengenai bibit bersertifikat, yang memiliki kualitas terjamin serta ketahanan terhadap penyakit dan kondisi lingkungan yang beragam. "Kualitas bibit bersertifikat jauh lebih unggul dibanding dengan bibit semai mandiri. Bibit unggul telah diuji dan punya sertifikat yang memastikan kualitas," ulas Edy, dilansir dari laman elaeis.co, pada Minggu (22/10). APKS Bengkulu, sebut Edy, berencana gelar pelatihan dan workshop tentang budidaya kelapa sawit yang berkelanjutan, termasuk teknik penggunaan bibit bersertifikat guna memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang sawit. "Kami bakal memberikan pemahaman kepada petani kelapa sawit agar pengetahuan mereka terkait bibit bersertifikat semakin tinggi," jelasnya. Dengan begitu, sambungnya, APKS Bengkulu dapat menciptakan perubahan positif dalam sektor kelapa sawit dan meningkatkan kualitas tanaman, serta mempromosikan praktik yang lebih berkelanjutan industri sawit. "Kami berharap ini bisa menciptakan perubahan positif di sektor kelapa sawit di Bengkulu ke depan," tambahnya.

Andai Dipilih, Ketimbang Perbaikan Jalan Elok Bereskan Dulu Harga TBS Sawit Nasional
Nasional
Selasa, 25 Juli 2023 | 16:00 WIB

Andai Dipilih, Ketimbang Perbaikan Jalan Elok Bereskan Dulu Harga TBS Sawit

Bengkulu, katakabar.com - Andai disuruh memilih antara perbaikan infrastruktur jalan ke kebun kelapa sawit dengan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit masih rendah saat ini. Asosiasi Petani Kelapa Sawit (APKS) Provinsi Bengkulu pilih bereskan dulu masalah harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit meski perbaikan infrastruktur sangat dibutuhkan di Provinsi Bengkulu. Ketua APKS Bengkulu, Edy Masyhuri menegaskan, harga TBS kelapa sawit mesti jadi perhatian serius dan utama. Lantaran harga yang tidak stabil berdampak kepada pendapatan petani kelapa sawit. "Harga TBS naik turun bisa sebabkan ketidakpastian ekonomi bagi para petani kelapa sawit membuat sulit rencana usaha berkelanjutan di Provinsi Bengkulu," kata Edy dilansir dari laman elaeis.co, pada Selasa (25/7). Diceritakan Edy, kami saat ini hadapi tantangan serius mengenai harga TBS kelapa sawit. Itu sebabnya, pemerintah dan pemangku kepentingan mesti kerja sama mencari solusi guna mencapai stabilitas harga yang adil bagi para petani kelapa sawit. Masalah harga TBS kelapa sawit tidak cuma menyangkut para petani tapi bisa pengaruhi perekonomian daerah secara keseluruhan. Kelapa sawit itu komoditas ekspor utama Provinsi Bengkulu, sehingga harga TBS turun naik dan berdampak kepada pendapatan asli daerah. Harapannya pemerintah daerah dapat lebih aktif mendukung petani kelapa sawit dan kerja sama dengan pihak terkait mencari peluang baru pasarkan produk kelapa sawit. Menurutnya, perlu langkah-langkah strategis untuk menghadapi harga tidak stabil bisa terjadi di pasar global. Bila masalah harga TBS kelapa sawit tuntas, baru masalah selanjutnya diatasi, seperti infrastruktur jalan yang memadai. Apalagi infrastruktur yang baik dukung transportasi hasil panen menjadi lebih lancar, dan meningkatkan efisiensi serta mengurangi biaya logistik. "Mayoritas jalan-jalan ke kebun sawit masih perlu perbaikan. Infrastruktur yang memadai petani mudah mengakses pasar dan pabrik pengolahan kelapa sawit. Endingnya, dapat meningkatkan nilai tambah dan pendapatan bagi petani," jelasnya. Ditegaskan Edy lagi, kita butuh jalan, tapi prioritas utama saat ini stabilitas harga TBS kelapa sawit. Hal ini memberikan kepastian bagi para petani, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berkelanjutan dan lebih baik ke depan.

Cangkang Sawit Dimasukkan Perhitungan Harga TBS, Ini Tuntutan APKS Sawit
Sawit
Rabu, 19 Juli 2023 | 15:05 WIB

Cangkang Sawit Dimasukkan Perhitungan Harga TBS, Ini Tuntutan APKS

Bengkulu, katakabar.com - Asosiasi Petani Kelapa Sawit (APKS) Provinsi Bengkulu desak cangkang kelapa sawit dimasukkan dalam perhitungan penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS). Soalnya, cangkang kelapa sawit seyogyanya milik petani harus diperhitungkan dalam penentuan harga TBS. Ketua APKS Bengkulu, Edy Masyhuri mengatakan, harga TBS kelapa sawit penentu penghasilan petani kelapa sawit. Tapi cangkang kelapa sawit yang dihasilkan selama proses pengolahan seringkali tidak dimasukkan dalam perhitungan harga TBS. "Belum dimasukkannya harga cangkang tidak adil bagi para petani yang telah berkontribusi dalam produksi cangkang kelapa sawit," ujar Edy, pada Rabu (19/7). Dari hitungan APKS, kalau cangkang kelapa sawit dimasukkan dalam perhitungan harga TBS, bisa menambah nilai sebesar Rp150 per kilogram. Nilai ini memberikan dampak signifikan bagi para petani, khususnya meningkatkan pendapatan mereka. "Cangkang kelapa sawit bagian dari hasil produksi petani, dan harus diakui nilainya dalam penetapan harga TBS. Untuk itu, harapannya pemerintah dan pihak terkait dapat mengakomodir usulan ini demi kepentingan para petani kelapa sawit di Bengkulu," tegasnya. Cerita Edy, daerah penghasil sawit lainnya telah memasukkan cangkang kelapa sawit dalam perhitungan harga TBS. "Ini bukan hal baru. Memasukkan cangkang sawit dalam perhitungan harga TBS memang ada aturannya dan sudah banyak daerah lain yang menerapkannya untuk kepentingan petani," bebernya. Menurut data yang dirilis APKS Provinsi Bengkulu, petani kelapa sawit di wilayah ini menghasilkan rata-rata 10 ton cangkang kelapa sawit per bulan. Kalau ditambahkan nilai Rp150 per kilogram, pendapatan petani dapat meningkat sebesar Rp1,5 juta per bulan. "Kami berharap ini dipertimbangkan tim penetapan harga TBS kelapa sawit karena menyangkut hajat hidup orang banyak," sebutnya.