Berdampak

Sorotan terbaru dari Tag # Berdampak

Telkom AI Center Bali Dorong Penerapan AI Praktis dan Berdampak Bagi Dunia Usaha Nasional
Nasional
Jumat, 06 Maret 2026 | 10:10 WIB

Telkom AI Center Bali Dorong Penerapan AI Praktis dan Berdampak Bagi Dunia Usaha

Bali, katakabar.com - Telkom Indonesia tegaskan komitmennya dorong penerapan kecerdasan buatan (AI) yang praktis dan berdampak bagi dunia usaha lewat AI Clinic for Business bertajuk “Mastering the Art of Prompting”, Jumat (28/2) lalu, digelar secara luring di Telkom AI Center of Excellence Bali. Hal itu hasil kolaborasi dengan ADPList dan Buildclub AI. Di mana acara tersebut menjadi wadah edukasi bagi pelaku bisnis, praktisi teknologi, dan talenta digital untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI melalui teknik prompting yang efektif dan terstruktur. Sesi pertama dibuka oleh I Gede Teguh Permana, Founder Doublehouse sekaligus Co-Founder RapiMedika. Teguh memperkenalkan framework YTTA (You, Task, Target, Action) sebagai kerangka dasar menyusun prompt yang efektif, mencakup elemen Persona, Goal, Context, Constraint, dan Example. Melalui demonstrasi langsung menggunakan studi kasus analisis prospek klinik di Padangsambian, Bali, ia memperlihatkan perbedaan hasil yang sangat signifikan antara lazy prompt dan smart prompt. Berdasarkan praktik nyata yang diterapkannya, Teguh menegaskan tiga aspek penting yang perlu dipahami pelaku bisnis dalam mengadopsi AI, yakni memahami keterbatasan teknologi seperti risiko AI hallucination, bias algoritmik, dan vendor lock-in yang berpotensi merugikan dalam jangka panjang, memperhatikan regulasi sesuai sektor, termasuk kewajiban integrasi dengan SATUSEHAT, perlindungan data pasien berdasarkan UU PDP, serta menempatkan AI sebatas Clinical Decision Support System, bukan pengambil keputusan medis, serta menyiapkan langkah awal yang tepat dengan melatih staf menyusun prompt secara efektif, merapikan pencatatan data klinik, dan mempertimbangkan adopsi sistem AI seperti Arcanum untuk meningkatkan efisiensi operasional secara berkelanjutan. Melengkapi perspektif bisnis, Dana Putra, Product Designer Farmacare, hadir dengan materi “Genius Needs a Brief: Making AI Your Controlled Engineering Partner”. Dana membedah cara kerja AI sebagai pengendali pola berkecepatan tinggi yang belajar dari contoh dan memprediksi apa yang paling sesuai selanjutnya, bukan entitas yang “tahu” seperti manusia. Dana memperkenalkan konsep Source of Truth (SoT), menyematkan referensi resmi seperti brand guidelines, API schema, price list, atau temuan riset ke dalam prompt agar AI berhenti menebak-nebak dan hasilnya dapat diaudit. Konsep ini ia terapkan dalam dua konteks nyata: design generation (menghasilkan desain konsisten dengan design system yang ada) dan app building (membangun fitur sesuai data model dan business rules). Peserta juga diperkenalkan pada sticky-note trick sebagai mental model praktis menyusun prompt, mencakup lima elemen: Goal, User/Context, Steps/Method, Output Format dan Quality Checks. Dana menutup sesinya dengan memperkenalkan dua tools yang dapat langsung dipraktikkan: Prompt Cowboy untuk mengubah ide kasar menjadi prompt terstruktur, dan OpenAI Prompt Optimizer untuk menganalisis dan memperbaiki draft prompt secara otomatis. Keistimewaan utama acara ini terletak pada sesi klinik konsultasi yang dibuka setelah pemaparan materi. Para peserta, mulai dari pelaku usaha kecil, praktisi bisnis, hingga talenta digital, hadir membawa permasalahan konkret dari bisnis mereka dan mendapatkan arahan langsung dari narasumber. Salah satu sesi konsultasi yang menarik yaitu masalah seorang perempuan pengusaha Skyrenttoys, jasa sewa mainan anak. Beliau menceritakan tantangannya dalam menggunakan ChatGPT untuk mendukung operasional bisnisnya. Ia kerap menggunakan AI untuk menjawab pertanyaan seputar cara penggunaan mainan, mencari referensi jenis mainan baru untuk kelompok usia 3–5 tahun, hingga rekomendasi pengembangan produk. Tetapi ia selalu terganjal oleh jawaban AI yang terlalu panjang dan memakan waktu untuk dibaca di tengah kesibukan mengelola usaha. Setelah dianalisa dan dipahami, narasumber kemudian memberikan solusi melalui teknik prompting yang tepat yang dibantu dengan Prompt Cowboy dan OpenAI Prompt Optimizer. Selain itu, ia juga diajari untuk dapat menambahkan instruksi spesifik seperti format output, batasan jumlah poin, atau panjang pendek ke dalam prompt sehingga AI akan menghasilkan respons yang lebih ringkas, menarik dan langsung menjawab kebutuhan. Pertanyaannya sederhana tetapi mewakili banyak pengguna AI awam, yakni bagaimana cara mendapatkan output AI yang lebih ringkas dan langsung ke intinya? Narasumber langsung memberikan solusi praktis: masalah tersebut bukan terletak pada AI-nya, melainkan pada cara prompt disusun. Dengan menambahkan instruksi output yang spesifik ke dalam prompt, seperti jumlah poin maksimal, format jawaban (bullet atau paragraf), atau batas panjang respons, AI akan menghasilkan jawaban yang padat, ringkas, dan langsung menjawab kebutuhan tanpa perlu membaca paragraf panjang yang tidak relevan. Momen ini mempertegas esensi dari format klinik yang dipilih: bahwa pemahaman tentang prompting bukan hanya tentang teori, tetapi tentang kemampuan menerjemahkan kebutuhan bisnis yang nyata ke dalam instruksi AI yang tepat sasaran. Sesi diskusi berlangsung sangat hidup dengan peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan mendapatkan arahan langsung dari para narasumber. Indria Trisni Puspita, Business dan Community Lead Telkom AI Connect Bali, menegaskan acara ini merupakan bagian dari upaya konsisten Telkom AI Center dalam membangun kapabilitas AI yang relevan dengan kebutuhan industri. “Kami ingin mendorong pemanfaatan AI yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga memiliki nilai nyata bagi operasional bisnis. Prompting adalah keterampilan strategis, dan siapapun bisa menguasainya dengan pendekatan yang tepat," terangnya. Senada dengan hal tersebut, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect, menambahkan penguatan literasi AI di kalangan pelaku usaha menjadi kunci agar transformasi digital tidak berhenti pada wacana. “AI akan memberikan dampak optimal ketika dipahami sebagai alat bantu pengambilan keputusan yang terstruktur. Melalui forum seperti AI Clinic, kami ingin memastikan pelaku bisnis memiliki pemahaman yang benar sekaligus keterampilan praktis untuk mengintegrasikan AI secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” jelas Mizan. Kolaborasi antara Telkom AI Center Bali, ADPList, dan Buildclub AI dalam acara ini membuktikan bahwa ekosistem AI di Indonesia terus tumbuh dan semakin solid.

Binus University Pendidikan Tinggi yang Adaptif, Kolaboratif, dan Berdampak Pendidikan
Pendidikan
Minggu, 18 Mei 2025 | 10:00 WIB

Binus University Pendidikan Tinggi yang Adaptif, Kolaboratif, dan Berdampak

Jakarta, katakabar.com - Melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional ke angka 4,87 persen di kuartal I 2025, dan dominasi pekerja di sektor informal menjadi sinyal penting Indonesia memerlukan SDM yang tidak hanya terampil, tapi mampu beradaptasi dan berkontribusi nyata. Binus University merespon kondisi ini melalui penyelenggaraan Media Gathering di Kampus Anggrek Binus @Kemanggisan sebagai wujud nyata komitmen pendidikan tinggi menjawab tantangan sosial dan ekonomi melalui inovasi, kolaborasi, dan penciptaan dampak. Acara ini sejalan dengan inisiatif Kampus Berdampak dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebagai bentuk keberlanjutan dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kampus kini dituntut tidak hanya berperan dalam pengajaran, tetapi juga menjadi katalisator transformasi sosial dan ekonomi, baik secara lokal maupun global. Di kegiatan ini, Rektor Binus University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan, Binus secara konsisten menjalankan transformasi pendidikan yang menyatu dengan kebutuhan industri dan masyarakat. “Kami membekali mahasiswa dengan pengalaman praktikal sejak kuliah. Dengan pendekatan fleksibel dan multidisipliner, mahasiswa Binus mampu beradaptasi lebih cepat dan unggul saat memasuki dunia profesional. Kami percaya keberhasilan pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga dampak nyata yang dapat diberikan oleh lulusannya kepada bangsa,” tegasnya. Binus University saat ini menempati peringkat #2 versi Times Higher Education (THE) 2025 sebagai Perguruan Tinggi Indonesia Berkelas Dunia, sebuah pengakuan internasional atas kualitas akademik, inovasi, serta keterlibatan global yang dibangun selama bertahun-tahun melampaui beberapa perguruan tinggi negeri ternama. Melalui program 2,5 Tahun Kuliah, Siap Berkarier melalui Enrichment Program Track, Binus cetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap berkontribusi. Keunggulan ini didukung oleh relasi kuat dengan lebih dari 2.200 perusahaan mitra di seluruh dunia, serta jaringan 200.000+ komunitas Binusian yang tersebar di berbagai industri, kota, dan negara.

Telkom Indonesia Ajak Pelajar Ciptakan Solusi Berdampak di NSEC 2025 Pendidikan
Pendidikan
Minggu, 18 Mei 2025 | 07:48 WIB

Telkom Indonesia Ajak Pelajar Ciptakan Solusi Berdampak di NSEC 2025

Bandung, katakabar.com - Indigo Tantang Pelajar Indonesia Ciptakan Solusi Digital Lewat National Student Excellence Challenge atau NSEC 2025. Di tengah kebutuhan mendesak dunia pendidikan untuk membentuk generasi yang tidak hanya terampil bidang teknologi, tapi mampu merancang solusi atas tantangan nyata, literasi digital, dan pemahaman sains menjadi kunci utama mempersiapkan siswa dan mahasiswa untuk menghadapi masa depan yang semakin didominasi oleh teknologi. Seiring dengan pesatnya perkembangan akal imitasi (AI), sektor pendidikan dihadapkan pada tantangan untuk beradaptasi secara cepat dan strategis guna mencetak talenta yang relevan dan siap menghadapi masa depan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Telkom Indonesia melalui program Indigo, gelar National Student Excellence Challenge atau NSEC 2025. Acara ini bagian dari rangkaian AI Connect: Empowering the Next Generation of Innovators. Dihadiri secara hybrid di IndigoHub Bandung, acara ini melibatkan 154 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan yang berkompetisi dalam dua kategori utama, yakni Science Olympiad dan Business Plan Festival. Chief of Growth Pateron Indonesia, Della Yunia Hogiana melihat acara ini sebagai wadah yang ideal bagi generasi muda Indonesia untuk menampilkan ide-ide kreatif mereka. Menurut Della, acara ini memberikan kesempatan bagi anak-anak muda tidak hanya untuk mempelajari pitching dan olimpiade sains, tetapi juga untuk membangun keberanian dalam menguji gagasan mereka di dunia nyata.

Perkebunan Sawit Mesti Berdampak Positif Kesejahteraan Masyarakat Sawit
Sawit
Jumat, 22 Desember 2023 | 21:35 WIB

Perkebunan Sawit Mesti Berdampak Positif Kesejahteraan Masyarakat

Sampit, katakabar.com - Hamparan perkebunan kelapa sawit capai ratusan ribu hektar mesti mampu membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarkat setempat khususnya. Hal itu ditekankan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur, Juliansyah. Menurutnya, Kotawaringin Timur miliki perkebunan kelapa sawit sangat luas di Indonesia. Jadi, mestinya memberikan peningkatan atas kesejahteraan dan pendapatan di daerah,” harapnya, dilansir, pada Jumat (22/12). Apalagi, terang Juliansayah, dengan adanya kebijakan harmonisasi keuangan daerah dan pusat, yakni dana bagi hasil yang diperoleh pemerintah Kotawaringin Timur harusnya lebih banyak dibandingkan daerah lainnya mengingat daerah menyumbang pemasukan yang lebih besar dari sektor perkebunan ini. Berkaitan dengan hasil audit, ulasnya, sesuai laporan keuangan yang dihasilkan dari penerapan standar akuntansi dan berbasis aktual memberi manfaat lebih baik bagi para pemangku kepentingan. “Bagi pengguna maupun pemeriksa laporan keuangan, dan suatu proses menjamin transparansi serta akuntabilitas,” tegasnya. Semua anggaran, harapnya, baik itu dari dana bagi hasil perkebunan kelapa sawit dan perijinannya ini dikelola secara transparan dan dipergunakan untuk kepentingan masyarakat yang berada di wilayah sekitar perusahaan diprioritaskan untuk diperhatikan dan dikembangkan sumber daya manusianya.

Harga CPO dan Kernel di Riau Naik Turun, Ini Daftarnya Sawit
Sawit
Rabu, 18 Oktober 2023 | 20:25 WIB

Harga CPO dan Kernel di Riau Naik Turun, Ini Daftarnya

Pekanbaru, katakabar.com - Harga penjualan minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) dan kernel di Provinsi Riau pekan ini terpantau masih naik turun (fluktuatif). Lantaran ini pula yang membuat harga Tandan Buah Segar (TBS) yang ditetapkan Dinas Perkebunan Provinsi Riau mengalami penurunan sedikit, khususnya TBS kelapa sawit petani plasma. Dari 21 perusahaan yang menjadi sumber data penetapan harga TBS kelap sawit plasma, tercatat 17 perusahaan yang melakukan penjualan CPO dan 7 perusahaan melakukan penjualan kernel. Untuk harga penjualan CPO 5 perusahaan mengalami kenaikan 12 perusahaan mengalami penurunan harga jual. Ini daftar harga jual CPO 17 perusahaan sumber data di Riau, yakni PTPN V Sei Buatan Rp10,753.60 (turun Rp78.07), PTPN V Sei Tapung Rp10,753.60 (turun Rp78.07), PT Buana Wiralestari Mas Rp10,625.00 (turun Rp200.00), PT Ramajaya Pramukti Rp10,625.00 (turun Rp200.00), PT. Meganusa Intisawit Rp10,322.00 (turun Rp200.00). Lalu, PT. Eka Dura Indonesia Rp10,700.00 (turun Rp211.00), PT. Kimia Tirta Utama Rp10,425.00 (turun Rp495.00), PT. Sari Lembah Subur Rp10,700.00 (turun Rp211.00), PT. Inti Indosawit Subur PMKS Ukui Satu (PUS) Rp10,790.00 (naik Rp311.28), PT. Inti Indosawit Subur PMKS Ukui Dua (PUD) Rp10,630.00 (naik Rp 325.00). Terus, PT. Inti Indosawit Subur PMKS Buatan Satu (PBS) Rp10,725.00 (naik Rp255.00), PT. Inti Indosawit Subur PMKS Buatan Dua (PBD) Rp10,725.00 (naik Rp255.00), PT. Rigunas Agri Utama PMKS Peranap (PPN) Rp10,745.00 (naik Rp230.00), PT. Surya Agrolika Reksa Rp10,753.60 (turun Rp17.23), PT. Adimulia Agrolestari Rp10,703.60 (turun Rp88.40), PT. Adei Plantation & Industry Rp10,685.00 (turun Rp207.00), PT. Graha Permata Hijau Rp10,853.00 (turun Rp27.00) Ini daftar harga penjualan kernel di Riau, yakni PT. Buana Wiralestari Mas Rp5,119.00 (turun Rp 106,00), PT. Eka Dura Indonesia Rp5,383.00, PT. Kimia Tirta Utama Rp5,387.00, PT. Sari Lembah Subur Rp5,383.00 (turun Rp36.00), PT. Rigunas Agri Utama PMKS Peranap (PPN) Rp4,912.00 (turun Rp35.00), PT. Adimulia Agrolestari Rp5,370.00 (turun Rp536.00), dan PT. Graha Permata Hijau Rp5,386.00 (naik Rp3.00).

Tanaman Sawit Masih Kecil Terendam Air, Ini Dampaknya Serba Serbi
Serba Serbi
Rabu, 19 Juli 2023 | 22:37 WIB

Tanaman Sawit Masih Kecil Terendam Air, Ini Dampaknya

Bengkulu, katakabar.com - Terendamnya tanaman sawit masih kecil terendam air dampaknya bisa sebabkan akar jadi lemah, nutrisi tidak terserap dengan baik, dan pertumbuhan terhambat. "Itu semua bisa berdampak kepada kualitas tanaman dewasa. Hasil panen pun rendah," kata pengamat pertanian Bengkulu, Prof Dr Zainal Muktamar, pada Selasa (18/7) kemarin. "Tanaman kelapa sawit yang masih kecil sangat rentan genangan air. Bila terendam terlalu sering, ini dapat menghambat pertumbuhan dan mengurangi potensi hasil panen di masa depan. Itu sebabnya, penting bagi petani pastikan tanaman tetap terhindar dari genangan air yang berlebihan," serunya. Zainal mengaku, Untuk mencegah tanaman kelapa sawit terendam genangan air ulas Zainal, diperlukan pengelolaan drainase yang baik. Salah satu langkah penting yang dapat diambil petani, yakni memastikan pengelolaan drainase yang baik di kebun kelapa sawit mereka. "Sistem drainase yang efektif membantu mengurangi risiko terjadinya genangan air yang dapat merusak tanaman. Ini dapat dilakukan melalui pembuatan saluran drainase yang memadai dan pemantauan terus-menerus kondisi drainase di kebun," jelasnya. Masih Zainal, dengan kesadaran dan langkah-langkah proaktif menjaga tanaman kelapa sawit yang masih kecil dari genangan air berharap petani miliki masa depan yang lebih cerah di Bengkulu. Pertumbuhan tanaman kelapa sawit yang optimal dan hasil panen yang memuaskan dapat tercapai dengan pengelolaan yang baik dan dukungan yang tepat. Akhirnya, memberikan keuntungan bagi petani dan perekonomian daerah. "Petani kelapa sawit bisa meraih masa depan yang lebih cerah di Bengkulu. Itu tadi dengan pengelolaan yang baik dan dukungan yang tepat, pertumbuhan tanaman kelapa sawit yang optimal," bebernya. Sebelumnya Zainal pernah menuturkan, upaya meningkatkan produktivitas tanaman kelapa sawit, petani diminta menjaga pertumbuhan dengan memastikan tanaman yang masih kecil agar tidak sering terendam air. Ini menjadi kunci bagi pertumbuhan yang optimal dan kesuksesan panen di masa depan.