Bertahan
Sorotan terbaru dari Tag # Bertahan
Harga Emas Masih Berpotensi Menguat, Tren Naik Bertahan di Atas $5.000
Jakarta, katakabar.com - Pergerakan harga emas global pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan berlangsung dinamis dengan kecenderungan positif, meskipun tekanan jangka pendek belum sepenuhnya mereda. Logam mulia emas (XAU/USD) tercatat mengalami pembalikan arah ke zona negatif pada sesi perdagangan Selasa, seiring reaksi pasar terhadap rilis data ekonomi Amerika Serikat yang hasilnya berada di bawah ekspektasi. Data tersebut mendorong investor untuk mengurangi posisi jual terhadap dolar AS, sehingga memberikan tekanan tambahan terhadap pergerakan harga emas. Tetapi, koreksi yang terjadi terbilang terbatas, karena harga emas masih mampu bertahan di atas level psikologis utama $5.000 per troy ounce, dengan posisi terakhir berada di sekitar $5.022 atau turun sekitar 0,72 persen. Berdasarkan kajian teknikal yang disampaikan analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, struktur pergerakan harga emas saat ini masih menunjukkan kondisi yang relatif sehat. Pola candlestick yang terbentuk, dikombinasikan dengan indikator Moving Average, mengindikasikan bahwa tren bullish pada XAU/USD justru tetap terjaga dan cenderung menguat. "Hal ini mencerminkan minat beli investor terhadap emas masih cukup solid, terutama setelah terjadinya koreksi tajam dalam beberapa waktu terakhir," ulasnya. Andy menilai tekanan turun yang muncul lebih bersifat sebagai fase konsolidasi atau koreksi teknikal dalam tren naik jangka menengah hingga panjang, bukan sebagai sinyal perubahan arah tren secara menyeluruh. Menurutnya, selama harga emas mampu bertahan di atas area support penting, peluang terjadinya penguatan lanjutan masih sangat terbuka. Jika dorongan bullish kembali mendominasi pasar dan didukung oleh sentimen global yang kondusif, maka XAU/USD berpotensi melanjutkan kenaikan hingga menguji area resistance berikutnya di sekitar level 5.232. Di sisi lain, kata Andy, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai potensi koreksi lanjutan. Apabila harga emas gagal mempertahankan momentum kenaikan dan kembali berada di bawah tekanan jual, maka penurunan berpotensi mengarah ke area support terdekat di kisaran 4.841, yang menjadi batas penting untuk menjaga kesinambungan tren naik. Dari sisi fundamental, ucapnya, pergerakan harga emas saat ini masih dipengaruhi oleh stabilnya nilai tukar dolar AS serta meningkatnya selera risiko di pasar keuangan global. Pada sesi awal perdagangan Asia hari Rabu, harga emas tercatat melemah mendekati level $5.045, seiring pelaku pasar mencoba mengevaluasi apakah harga telah membentuk titik terendah setelah aksi jual besar-besaran yang terjadi sebelumnya. Indeks Dolar AS (DXY) yang bergerak relatif datar di area 96,78 turut menjadi faktor yang menahan laju penguatan emas dalam jangka pendek, mengingat hubungan terbalik antara dolar AS dan harga logam mulia. Meski demikian, faktor geopolitik masih memberikan dukungan signifikan terhadap harga emas. Ketegangan yang terus berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran membuat investor cenderung tetap mempertahankan eksposur terhadap aset lindung nilai seperti emas. Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang kembali melontarkan ancaman terkait kemungkinan aksi militer terhadap Iran, serta dinamika diplomatik di kawasan Timur Tengah, menambah ketidakpastian global yang berpotensi membatasi ruang penurunan harga emas lebih dalam. Selain faktor geopolitik, perhatian pasar saat ini juga tertuju pada rilis sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Pelaku pasar cenderung mengambil sikap menunggu dan mengamati menjelang publikasi laporan ketenagakerjaan dan inflasi. Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) yang tertunda diperkirakan menunjukkan penambahan tenaga kerja sekitar 70.000 pada Januari, sementara tingkat pengangguran diproyeksikan tetap stabil di level 4,4 persen. Di sisi lain, data inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) yang akan dirilis pada akhir pekan ini juga akan menjadi acuan penting bagi arah kebijakan moneter Federal Reserve. Secara keseluruhan, Andy Nugraha menilai pergerakan harga emas masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan bullish. Selama ketidakpastian geopolitik masih tinggi dan ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter tetap mendukung, harga emas berpeluang kembali melanjutkan tren penguatan. Tetapi, volatilitas jangka pendek diperkirakan masih akan mewarnai pergerakan pasar, sehingga investor disarankan untuk tetap mencermati perkembangan data ekonomi dan sentimen global secara cermat.
Harga Emas Bertahan Bullish, Sentimen Geopolitik Penggerak Utama
Jakarta, katakabar.com - Harga emas (XAU/USD) dunia kembali menjadi sorotan pada perdagangan hari ini seiring penguatan tajam yang membawa logam mulia tersebut menembus level psikologis penting. Pergerakan emas saat ini menunjukkan momentum bullish yang semakin solid, didukung oleh faktor teknikal maupun sentimen fundamental global. Di awal pekan, emas (XAU/USD) mencatat lonjakan lebih dari 2 persen dan berhasil menembus level $5.000 per troy ounce. Penguatan ini berlanjut hingga mendekati area $5.100, dengan harga terakhir tercatat di kisaran $5.095 setelah sempat mencetak rekor tertinggi di $5.111. Kenaikan agresif ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global yang kembali memanas. Menurut analisis Dupoin Futures, Andy Nugraha, secara teknikal struktur pergerakan XAU/USD saat ini sangat mendukung kelanjutan tren naik. Kombinasi pola candlestick yang terbentuk bersama indikator Moving Average menunjukkan dominasi buyer masih kuat. Selama harga mampu bertahan di atas area support kunci, tekanan beli diperkirakan tetap mendominasi pergerakan intraday. Dari sisi proyeksi, Andy memperkirakan jika momentum bullish berlanjut, harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan menuju area $5.150 sebagai target terdekat. Level ini menjadi resistance lanjutan yang perlu diperhatikan pelaku pasar. Namun demikian, Andy juga mengingatkan bahwa potensi koreksi tetap terbuka. Apabila harga gagal mempertahankan momentum dan mengalami tekanan jual, area $4.990 diproyeksikan menjadi zona penurunan terdekat yang berpotensi menahan pelemahan. Sentimen fundamental turut memberikan dorongan signifikan bagi emas. Pada sesi Asia hari ini, harga emas masih bertahan di sekitar $5.050 seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap kondisi geopolitik dan stabilitas keuangan global. Ketegangan kembali mencuat setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan mengenakan tarif hingga 100% terhadap Kanada jika negara tersebut menjalin kesepakatan perdagangan dengan China. Pernyataan ini memicu kekhawatiran akan eskalasi perang dagang baru dan mendorong investor kembali memburu aset safe-haven. Selain itu, isu independensi Federal Reserve turut menjadi perhatian. Pasar menantikan keputusan Trump terkait penunjukan Ketua The Fed berikutnya, yang memicu spekulasi bahwa kebijakan moneter AS ke depan bisa menjadi lebih dovish. Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah cenderung mendukung harga emas karena menurunkan biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil. Di sisi lain, pasar juga mencermati agenda ekonomi AS, termasuk rilis data ADP Employment Change dan Consumer Confidence. Meski data pesanan barang tahan lama AS menunjukkan pemulihan yang kuat, rumor potensi intervensi Jepang dan AS untuk menopang yen turut menekan dolar AS, sehingga memberikan ruang tambahan bagi penguatan emas. Dengan kombinasi faktor teknikal yang solid dan sentimen global yang masih penuh ketidakpastian, Andy menilai bahwa emas tetap berada dalam fase bullish. Tetapi, investor disarankan tetap waspada terhadap volatilitas jangka pendek, terutama menjelang keputusan suku bunga The Fed dan pernyataan Ketua Fed Jerome Powell yang berpotensi memengaruhi arah pasar selanjutnya.
Emas Bertahan Kuat di Tengah Kenaikan Yield, Target $4.425 Masih Berpeluang
Jakarta, katakabar.com - Harga emas (XAU/USD) dunia kembali memperlihatkan ketangguhan di tengah kondisi pasar yang sebenarnya kurang ideal bagi logam mulia. Di perdagangan Jumat (19/12) lalu sesi Amerika Utara, emas tercatat menguat sekitar 0,30 persen, bertahan di area $4.344, setelah sempat turun hingga $4.309. Kenaikan ini terjadi meskipun imbal hasil obligasi Treasury AS mengalami peningkatan dan Dolar AS berpeluang menutup pekan dengan penguatan moderat sekitar 0,25 persen. Situasi ini menegaskan bahwa minat terhadap emas tidak sepenuhnya surut, terutama menjelang akhir tahun ketika ketidakpastian masih membayangi pasar global. Menurut analisis dari Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, menilai struktur teknikal emas saat ini masih menunjukkan tren bullish yang semakin kuat. "Sinyal tersebut tercermin dari kombinasi pola candlestick dan pergerakan indikator Moving Average yang tetap mengarah ke atas," ujarnya. Andy menjelaskan kemampuan emas untuk tetap menguat di tengah kenaikan yield dan Dolar AS menjadi indikasi adanya permintaan yang solid, baik dari investor institusional maupun pelaku pasar yang mencari perlindungan nilai. Dari sisi proyeksi teknikal, Andy Nugraha memetakan dua skenario utama pergerakan XAU/USD. Skenario pertama, apabila tekanan beli tetap dominan dan sentimen pasar mendukung, harga emas berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area $4.425. Level ini menjadi target kenaikan terdekat yang secara teknikal cukup signifikan. Skenario kedua, jika penguatan kehilangan momentum dan terjadi koreksi, maka level $4.294 dipandang sebagai area support terdekat yang akan diuji pasar dalam jangka pendek. Di awal pekan, emas sempat mencetak level tertinggi baru di $4.383, seiring minimnya agenda ekonomi AS dan berkurangnya aktivitas perdagangan karena banyak pelaku pasar mulai memasuki periode libur Natal. Data Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan untuk bulan Desember yang direvisi turun turut memberi dukungan tambahan. Penurunan sentimen ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran konsumen terhadap prospek ekonomi dan pasar tenaga kerja, yang secara tidak langsung memperkuat daya tarik emas sebagai aset aman. Tetapi, tekanan terhadap emas juga datang dari sisi kebijakan moneter. Presiden Fed New York, John Williams, menyampaikan dirinya tidak melihat urgensi untuk segera mengubah kebijakan moneter. Pernyataan bernada netral hingga cenderung hawkish ini sempat mengangkat Dolar AS dan menekan harga emas ke kisaran $4.320, sebelum akhirnya kembali pulih. Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi global turut dipicu oleh keputusan Bank Sentral Jepang yang menaikkan suku bunga, sehingga mendorong yield AS ikut bergerak naik. Meski imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun naik ke sekitar 4,147 persen dan imbal hasil riil mendekati 1,907 persen, emas tetap mampu bertahan di zona positif. Hal ini menunjukkan faktor musiman akhir tahun, ketidakpastian ekonomi, serta kebutuhan lindung nilai masih menjadi penopang utama pergerakan harga emas. Perhatian pasar akan kembali tertuju pada agenda ekonomi AS yang cukup padat pada pekan pendek menjelang Natal, termasuk data ketenagakerjaan ADP, rilis pendahuluan pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga, pesanan barang tahan lama, dan produksi industri. Secara keseluruhan, Dupoin Futures Indonesia menilai outlook harga emas hari ini masih cenderung positif, dengan tren naik tetap terjaga selama harga mampu bertahan di atas area support kunci dan tidak ada perubahan drastis pada sentimen global.
Kepulauan Meranti ada, Bertahan dan Berkembang Kehendak dan Kasih Sayang Sang Pencipta
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menyampaikan pidato yang sarat perenungan dan rasa syukur. Di hadapan forum paripurna, ia menegaskan perjalanan Kabupaten Kepulauan Meranti hingga memasuki usia 17 tahun bukanlah semata hasil dari kuatnya narasi politik atau canggihnya strategi pembangunan. Menurut Asmar, Kepulauan Meranti ada, bertahan, dan terus berkembang karena kehendak dan kasih sayang Sang Pencipta. “Hari ini, di detik yang bersejarah, kita menyadari sepenuhnya keberadaan Kabupaten Kepulauan Meranti di usia 17 tahun bukanlah semata-mata karena kuatnya narasi politik atau hebatnya strategi pembangunan. Kepulauan Meranti ada, bertahan, dan berkembang karena hembusan napas kasih sayang Allah yang dicurahkan di atas Tanah Jantan,” ucapnya dengan nada penuh makna. Ia mengajak seluruh hadirin untuk menundukkan hati, mensyukuri anugerah yang telah diberikan Tuhan kepada negeri kepulauan ini. Dari tanah sagu yang menghidupi masyarakat, selat dan laut yang melimpahkan rezeki, hingga kerukunan yang tetap terjaga di tengah keberagaman. “Bersyukur atas tanah sagu yang menghidupi, atas selat dan laut yang melimpahkan rezeki, serta atas kerukunan yang tetap terjaga di antara keberagaman,” sambungnya. Asmar menggambarkan 17 tahun perjalanan Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai sebuah bentangan sejarah yang sarat dengan kegigihan dan martabat. Jika menengok ke belakang, jejak langkah kolektif itu terlihat jelas perjalanan panjang sebuah daerah yang dahulu mungkin luput dari pandangan, kini bertransformasi menjadi wilayah yang diperhitungkan. “Dari sebuah wilayah yang dulu mungkin luput dari pandangan, kini Meranti telah bertransformasi menjadi daerah yang diperhitungkan, sebuah beranda depan negara yang terus bersolek dengan kemandirian,” ucapnya. Ia menegaskan tanah tempat seluruh elemen daerah berpijak hari ini adalah tanah yang lahir dari keringat keberanian dan air mata ketulusan para pejuang pemekaran. Kehadiran para pemimpin dan wakil rakyat dalam ruang sidang paripurna itu, menurutnya, merupakan simbol penghormatan terhadap kesinambungan perjuangan. “Kami sadar, tanah tempat kita berdiri ini adalah tanah yang lahir dari keringat keberanian dan air mata ketulusan para pejuang pemekaran. Duduknya kita di ruangan yang mulia ini adalah bentuk penghormatan terhadap keberlanjutan,” jelasnya. Ia menegaskan estafet perjuangan para tokoh pendiri Kabupaten Kepulauan Meranti kini berada di tangan generasi penerus yang memikul amanah besar. Pemerintahan hari ini, kata Asmar, tidak sekadar menjalankan roda birokrasi, melainkan merawat harapan yang telah dititipkan oleh ribuan masyarakat di seluruh penjuru daerah. “Kita tidak sedang sekadar melanjutkan sebuah birokrasi, melainkan sedang merawat sebuah harapan besar yang dititipkan oleh ribuan masyarakat, dari Tanjung Harapan hingga pelosok Pulau Merbau, dari Tanjung Kedabu hingga ke pedalaman Teluk Buntal,” tegasnya. Pidato itu menjadi penanda peringatan Hari Jadi ke 17 bukan hanya soal usia, tetapi tentang kesadaran kolektif akan amanah sejarah Kepulauan Meranti adalah hasil dari doa, perjuangan, dan harapan, yang harus terus dijaga agar tetap tumbuh sebagai negeri yang bermartabat dan berdaya. Sepanjang satu tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti terus berupaya menjaga ritme pembangunan agar tetap berjalan di atas rel yang benar. Di tengah dinamika fiskal nasional yang penuh tantangan, kegigihan seluruh jajaran Pemerintah Daerah dengan dukungan penuh legislatif perlahan membuahkan hasil yang nyata di berbagai sektor strategis. Salah satu capaian paling fundamental adalah keberhasilan Kabupaten Kepulauan Meranti meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2025. Penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan bukti konkret bahwa lebih dari 98 persen masyarakat Meranti kini telah terlindungi oleh jaminan kesehatan. Sebuah ikhtiar besar untuk memastikan tidak ada lagi warga yang diliputi kecemasan saat sakit hanya karena keterbatasan biaya. Bagi Pemerintah Daerah (Pemda), kesehatan masyarakat bukan sekadar program, melainkan modal utama untuk membangun daerah yang unggul. Tubuh yang sehat menjadi fondasi bagi produktivitas, pendidikan, dan daya saing masyarakat kepulauan. Di sektor infrastruktur, pemerintah terus memacu pembangunan jalan lingkar serta peningkatan fasilitas pelabuhan. Langkah ini ditempuh sebagai upaya nyata memutus isolasi wilayah yang selama ini menjadi tantangan klasik daerah kepulauan. Jalan, disadari sepenuhnya, adalah urat nadi ekonomi. Ketika akses terbuka, distribusi barang menjadi lebih lancar, harga kebutuhan pokok dapat ditekan, dan layanan kesehatan terutama bagi ibu hamil dan warga yang sakit dapat dijangkau dengan lebih cepat dan aman. Memasuki usia ke 17, Kepulauan Meranti ingin membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari beton dan aspal. Lebih dari itu, pemerintah bertekad membangun sistem pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan taat asas sebuah fondasi yang menentukan keberlanjutan pembangunan di masa depan. Tetapi di balik capaian yang patut disyukuri, kejujuran menuntut pemerintah untuk tetap menapak bumi. Pemerintahan hari ini tidak hanya berdiri untuk memaparkan keberhasilan, tetapi juga untuk menyampaikan tantangan yang masih membebani. Salah satu pekerjaan rumah terbesar yang belum sepenuhnya terselesaikan adalah persoalan kemiskinan. Di balik deretan angka statistik, masih ada warga yang berjuang memenuhi kebutuhan paling dasar. Masih ada saudara-saudara di pelosok desa yang hari-harinya diwarnai kekhawatiran tentang apa yang bisa dimakan esok hari. Kesadaran inilah yang terus dipegang teguh pembangunan sejatinya bukan tentang seberapa banyak capaian yang diumumkan, melainkan seberapa jauh kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan. Dan pekerjaan rumah itu, bagi Kepulauan Meranti, adalah amanah yang tak boleh dilupakan sedetik pun. Sebagai daerah kepulauan, Kepulauan Meranti tumbuh di atas tantangan alam yang tidak ringan. Biaya logistik yang tinggi serta kerentanan terhadap abrasi pantai menjadi persoalan nyata yang menuntut solusi berbasis teknologi dan dukungan anggaran yang besar. Tantangan geografis ini bukan sekadar catatan teknis pembangunan, melainkan kenyataan sehari-hari yang harus dijawab dengan kebijakan yang berpihak dan berkelanjutan. Letak Kepulauan Meranti yang berada di pintu masuk internasional juga membawa konsekuensi tersendiri. Posisi strategis ini menjadikannya wilayah yang rawan terhadap berbagai ancaman lintas batas. Karena itu, menjaga generasi muda dari bahaya narkotika dan perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Di saat yang sama, penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda Meranti ditetapkan sebagai prioritas utama. Pemerintah ingin anak-anak Meranti tumbuh sebagai pelaku pembangunan di tanah kelahirannya sendiri, bukan sekadar menjadi penonton di rumah sendiri. Upaya itu perlahan menunjukkan hasil. Persentase cakupan pelayanan infrastruktur dasar meningkat signifikan, dari 66,87 persen pada tahun 2024 menjadi 79,17 persen di tahun 2025. Konektivitas antar pulau pun kian terbuka, memperpendek jarak, mempercepat akses, dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat kepulauan. Tetapi, pemerintah menyadari sepenuhnya bahwa dinamika zaman menuntut langkah yang lebih cepat dan lebih adaptif. Peringatan Hari Jadi ke 17 Kabupaten Kepulauan Meranti dijadikan momentum untuk mempererat barisan, menyatukan frekuensi, dan melipatgandakan energi kolektif. Pemerintah menegaskan hadir bukan untuk merasa puas dengan capaian yang ada, melainkan memastikan setiap derap langkah pembangunan ke depan benar-benar menyentuh sendi-sendi kehidupan masyarakat secara adil. Komitmen itu dirangkum dalam tema besar: Kolaborasi Menuju Meranti Unggul, Agamis, dan Sejahtera. Sebuah tekad untuk melangkah dalam satu irama, dengan keyakinan sebesar apa pun cita-cita yang dicanangkan, ia hanya akan menjadi nyata ketika kepentingan rakyat diletakkan di atas segalanya. Pada tahun ini, komitmen tersebut turut diperkuat dengan capaian membanggakan, yakni diraihnya predikat Istimewa pada Indeks Reformasi Hukum dengan nilai 96,38 persen. Capaian ini menjadi penegasan bahwa di usia ke 17, Meranti tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun sistem pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan taat asas. Meski demikian, kejujuran menuntut pemerintah untuk tetap menapak bumi. Di balik capaian yang belum sepenuhnya sempurna, masih ada tantangan besar yang membebani terutama dalam menekan angka kemiskinan. Di balik statistik, masih ada warga yang berjuang memenuhi kebutuhan pokok, masih ada saudara-saudara di pelosok desa yang hari-harinya ditentukan oleh pertanyaan sederhana: apa yang bisa dimakan esok hari. Inilah pekerjaan rumah yang tidak boleh dilupakan sedetik pun. Pemerintah pun menegaskan kolaborasi bukan sekadar berkumpul dalam satu ruangan, melainkan bersepakat dalam satu tujuan. Meranti terlalu besar untuk dipikul oleh satu pundak, namun akan terasa ringan jika diangkat bersama antara pemerintah dan DPRD, antara ulama dan umaro, antara pengusaha dan pekerja. Semua adalah satu ekosistem yang tidak boleh saling melemahkan. Peringatan hari jadi ini pun dijadikan ajang memperkuat tekad bersama: bahwa Meranti adalah rumah besar yang harus dibangun dengan cinta, dijaga dengan nilai-nilai agama, dan dihantarkan menuju gerbang kesejahteraan yang hakiki. Menatap masa depan, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk tidak memandangnya dengan kecemasan, melainkan dengan keyakinan. Negeri ini tidak dilahirkan untuk menjadi saksi bisu kemajuan daerah lain, tetapi untuk menjadi pelopor di beranda terdepan. Tujuh belas tahun telah dilalui dengan pasang dan surut. Namun seperti batang sagu yang tak pernah goyah meski akarnya terendam asin air laut, begitulah hendaknya Meranti lentur menghadapi perubahan, namun tetap kokoh menjaga prinsip dan marwah. Harapan pun dititipkan kepada setiap tangan yang bekerja di tanah ini: jangan pernah lelah mencintai Meranti. Sebab sehebat apa pun rencana dan sekuat apa pun anggaran, semuanya hanya akan menjadi tumpukan kertas tanpa doa dan kerja keras masyarakatnya.
Sribu Gelar SRIBUFEST 2025, Bantu Freelancer Bertahan dan Tumbuh di Tengah Persaingan
Jakarta, katakabar.com - Total 27,4 juta orang bekerja di sektor ekonomi kreatif Indonesia tahun 2025 menurut Badan Pusat Statistik (BPS), menyerap 18,7 persen dari total tenaga kerja nasional. Tapi di sisi lain, Studi Brookings Institution menunjukkan bahwa sejak kehadiran AI generatif, freelancer di bidang yang paling terekspos teknologi ini mengalami penurunan 2 persen kontrak baru dan 5 persen pendapatan bulanan. Kondisi ini menegaskan pekerja kreatif menghadapi tekanan baru yang tidak ringan, mulai dari kompetisi global, ketidakpastian proyek, hingga percepatan teknologi. Melihat tantangan tersebut, Sribu kembali menghadirkan SRIBUFEST 2025 sebagai ruang bagi freelancer untuk memperkuat daya tahan, belajar strategi baru, dan membangun karier yang berkelanjutan di tengah industri yang berubah cepat. Dengan tema “Survive & Thrive”, festival ini dirancang bukan hanya sebagai ajang kumpul komunitas, tetapi sebagai platform pertumbuhan bagi pekerja kreatif Indonesia. “Freelancer hari ini bekerja di tengah dinamika yang serba cepat: proyek yang putus-nyambung, persaingan yang makin padat, dan ekspektasi klien yang terus naik. SRIBUFEST kami hadirkan sebagai ruang untuk mengisi ulang energi, mendapatkan perspektif baru, dan menemukan cara bertahan sekaligus tumbuh,” ujar Ryan Gondokusumo, CEO Sribu, lewat keterangan resmi, Sabtu kemarin. Digelar Sabtu (13/12) sekitar pukul 13.30–16.00 WIB di CGV Grand Indonesia, SRIBUFEST 2025 hadir dengan format yang lebih intimate dan atmosfer yang lebih hangat. Tahun ini, Sribu mengundang empat figur kreatif lintas bidang untuk membagikan strategi dan pengalaman yang relevan dengan tantangan para pekerja kreatif masa kini: 1. Benakribo (Content Creator): Staying Relevant & Sane in Content Chaos membedah bagaimana kreator menghadapi tekanan dunia konten yang cepat dan penuh kompetisi. 2. Aryo Pamungkas (Founder Slab Studio): Creative Resilience and Adapting Art to Uncertainty perjalanan ketahanan kreatif di tengah industri desain yang terus berubah. 3. Michelle Yap (VP Marketing Exabytes): Marketing Engine for Creative Worker membangun sistem pemasaran yang terukur bagi pekerja kreatif agar dapat bertumbuh secara stabil. 4. Nury Zhafira (Stand Up Comedian): komedi reflektif tentang realita keseharian freelancer dan tekanan mental yang sering kali tidak terlihat. “Melalui SRIBUFEST 2025, kami ingin freelancer pulang dengan harapan baru, bukan hanya ide. Kami ingin mereka merasa tidak sendirian dalam menghadapi industri yang penuh tantangan ini,” lanjut Ryan. Penjualan tiket dibuka 27 November 2025, dengan harga spesial early bird Rp49.000 dari harga normal Rp149.000. Dengan kuota terbatas, peserta dapat mengamankan tiket melalui sribu.in/sribufest2025. Sebagai festival tahunan, SRIBUFEST telah menjadi salah satu agenda yang paling ditunggu komunitas freelancer Indonesia. "Jika tahun 2024 merayakan Freelance Revolution, tahun ini Sribu ajak komunitas untuk melangkah ke fase berikutnya: bagaimana tetap relevan, tetap sehat, dan tetap tumbuh dalam industri kreatif yang semakin kompetitif," ucap Ryan.
Jelang Rilis NFP Malam Ini, Harga Emas Masih Bertahan di Jalur Bullish
Jakarta, katakabar.com - Harga emas (XAU/USD) menunjukkan penguatan pada perdagangan sesi Amerika Utara Rabu (19/11) kemarin. Meski sempat terkoreksi setelah menguat lebih dari 1 persen akibat lonjakan tajam Dolar AS, logam mulia ini tetap bertahan di zona positif. Pergerakan pasar mencatat XAU/USD berada di sekitar level $4.081 atau naik sekitar 0,31 persen, di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global serta fokus pelaku pasar menjelang rilis data tenaga kerja AS yang dijadwalkan Kamis malam waktu Indonesia. Menurut Analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, pola pergerakan emas beberapa hari terakhir menunjukkan kecenderungan bullish yang semakin solid. Berdasarkan kombinasi sinyal candlestick dan indikator Moving Average, Andy menilai tren penguatan emas terus mendapatkan dorongan dari minat beli yang stabil sejak awal pekan. Pada pembukaan sesi Asia Kamis pagi (20/11), harga emas bahkan sempat naik hingga menyentuh area $4.110, mengindikasikan pasar masih mencari aset aman di tengah meningkatnya kewaspadaan. Penundaan rilis data ketenagakerjaan AS akibat gangguan operasional pemerintahan membuat The Fed mendapat lebih sedikit petunjuk mengenai kondisi pasar tenaga kerja, sehingga menambah ketidakpastian dan meningkatkan permintaan emas sebagai safe haven. Dalam ulasan hariannya, Andy Nugraha, memaparkan dua skenario pergerakan emas untuk hari ini. Jika tekanan bullish terus mendominasi, harga XAU/USD berpotensi melanjutkan kenaikan menuju resistance kuat di $4.129 yang menjadi target penguatan berikutnya. Sebaliknya, jika momentum mulai melemah dan terjadi koreksi, emas berpeluang turun menguji support di sekitar $4.057 sebelum menentukan arah baru. Saat ini, sentimen investor sangat dipengaruhi oleh ekspektasi terhadap rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) bulan September. Konsensus pasar memperkirakan pertumbuhan tenaga kerja sekitar 50.000, jauh lebih tinggi daripada 22.000 pada laporan sebelumnya. Jika data keluar lebih lemah dari perkiraan, peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember dapat meningkat, yang biasanya menjadi katalis positif bagi emas. Penurunan suku bunga menurunkan biaya kesempatan dalam memegang emas, sehingga harga logam mulia cenderung naik. Dengan demikian, peluang penurunan suku bunga The Fed tidak lagi sekuat pekan lalu. Risalah rapat FOMC bulan Oktober memperlihatkan adanya perbedaan pandangan di antara pejabat The Fed mengenai prospek suku bunga, dengan sebagian anggota tidak mendukung kelanjutan siklus penurunan. Kondisi tersebut membuat ekspektasi pasar menurun, dengan probabilitas pemangkasan suku bunga Desember kini berada di sekitar 30 persen, turun jauh dari hampir 60 persen pada pekan sebelumnya menurut CME FedWatch. Sementara, Dolar AS terus menunjukkan performa impresif. Indeks Dolar (DXY) naik 0,54 persen ke level 100,13, tertinggi dalam dua minggu terakhir. Kenaikan dolar umumnya menjadi tekanan bagi harga emas, namun imbal hasil obligasi AS yang stabil dengan yield Treasury 10 tahun bertahan di kisaran 4,11 persen membantu menahan tekanan tersebut. Melihat dinamika pasar yang masih sangat responsif terhadap data ekonomi dan arah kebijakan moneter, harga emas diperkirakan bergerak fluktuatif menjelang rilis NFP. Namun selama indikator teknikal masih menunjukkan kecenderungan bullish, peluang kenaikan tetap terbuka sebelum pasar menentukan arah selanjutnya setelah laporan ketenagakerjaan malam ini dirilis.
Penting Strategi Bertahan Investor Aset Kripto di Momen Depresiasi Bitcoin
Jakarta, katakabar.com - Pasar aset kripto menunjukkan adanya koreksi harga yang signifikan di awal pekan ini. Bittime, platform pertukaran aset kripto terkemuka dan berizin di Indonesia tekankan pentingnya strategi jangka panjang masing-masing investor aset kripto. Pada dasarnya, reli akhir tahun ini secara historis didorong peningkatan likuiditas dan psikologi pasar positif menjelang liburan. Tetapi, pemulihan kali ini akan sangat bergantung pada kombinasi faktor makroekonomi global dan dinamika internal pasar aset kripto. Terdapat beberapa faktor pendorong tekanan pada harga aset kripto saat ini. Satu diantaranya adalah aksi jual massal aset Bitcoin yang terjadi baru-baru ini pasca keputusan suku bunga oleh The Fed. Meski The Fed telah memangkas suku bunga acuan dan mengisyaratkan penghentian program Quantitative Tightening atau QT pada Desember mendatang. Pernyataan ini sontak mengecewakan pasar, yang sebelumnya sangat berharap pada kebijakan moneter yang lebih longgar. Akibatnya, sentimen pasar langsung berbalik negatif, terlihat dari penurunan drastis probabilitas pemotongan suku bunga kedua pada Desember, Perubahan ekspektasi ini memicu gelombang penjualan di pasar aset kripto. Tekanan terhadap Bitcoin semakin diperparah oleh sentimen trader yang terus memburuk. Terlihat pada index Fear and Greed yang juga masih terjebak di zona fear, yakni pada angka 36, mengindikasikan ketidakpastian yang persisten di pasar. Lebih lanjut, kepercayaan trader institusional tampak memudar, ditandai dengan penarikan dana hampir $800 juta dari produk Exchange Traded Fund atau ETF Bitcoin dan Ethereum sepanjang pekan lalu. Untuk menghadapi ketidakpastian ini, strategi Dollar Cost Averaging atau DCA seringkali menjadi pilihan bagi para investor dengan risiko lebih kecil. Sebab, strategi ini berarti investor secara rutin menambah jumlah aset yang berarti menurunkan rata-rata harga beli dan mengurangi risiko pembelian di harga puncak. Dengan strategi diversifikasi dan manajemen risiko yang tepat, investor diharapkan dapat bertahan melewati periode volatilitas. Di sisi lain, kondisi pasar saat ini justru merupakan momentum untuk mulai mengenal dan mempelajari aset kripto sebagai salah satu pilihan alternatif investasi di tengah ketidakpastian ekonomi global. Tentunya, hal tersebut perlu diimbangin dengan edukasi, pemberdayaan, dan akses yang aman bagi masyarakat, khususnya investor pemula. Agar nantinya, aset kripto dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi keuangan jangka panjang. Dengan semakin luasnya, perkembangan teknologi dan regulasi yang semakin jelas memberi kesempatan bagi masyarakat Indonesia dalam menjelajahi dunia keuangan digital dengan percaya diri. Sebagai platform perdagangan aset kripto yang resmi dan berlisensi, Bittime, sebagai platform crypto exchange yang aman, berizin dan diawasi di Indonesia berkomitmen untuk terus mengedukasi dan menghadirkan inovasi berguna bagi masyarakat Indonesia.
Ekonomi Lesu, Ini 3 Cara Cerdas Bisnis Bertahan dan Tetap Tumbuh
Jakarta, katakabar.com - Memasuki kuartal kedua 2025, pelaku usaha di Indonesia menghadapi tantangan baru lantaran perlambatan ekonomi. Meski belanja masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2025 tercatat mencapai Rp248,1 triliun, perputaran uang justru diperkirakan menurun 12,3 persen menjadi Rp137,97 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan melemahnya daya beli dan konsumsi rumah tangga. Berdasarkan survei Bank Indonesia, porsi tabungan terhadap total pendapatan masyarakat pada Februari 2025 turun ke angka 14,7 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata periode 2018–2024 yang mencapai 16,7 persen. Di tengah kondisi tersebut, pelaku usaha dituntut untuk lebih adaptif dan efisien dalam mengelola bisnis. CEO Sribu, Ryan Gondokusumo menyampaikan, strategi bisnis tidak lagi bisa dirancang dalam jangka panjang, melainkan perlu disesuaikan secara dinamis. “Kalau dulu strategi bisa disusun untuk satu tahun, sekarang pelaku usaha harus siap melakukan penyesuaian dari minggu ke minggu,” ujar Ryan, Selasa (16/4). Sribu, sebagai platform penyedia layanan freelancer terbaik di Indonesia, mencatat peningkatan signifikan pada permintaan jasa digital seperti pemasaran digital (digital marketing), desain grafis, dan pengelolaan marketplace pasca-Lebaran. Dijelaskan Ryan, pelaku UMKM dan perusahaan menengah kini semakin menyadari pentingnya digitalisasi untuk tetap relevan dan kompetitif. “Dulu, bisnis menunggu pelanggan datang. Sekarang, pelaku usaha harus aktif menjemput bola dengan konten yang menarik, iklan yang efektif, dan tampilan profesional. Semua itu bisa dimulai dengan biaya yang relatif terjangkau, asal strateginya tepat,” tuturnya.
Harga TBS Sawit Bertahan Rp 1.740 per Kilogram di Aceh Barat Daya
Blangpidie, katakabar.com - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) bertahan Rp1.740 per kilogram, pada Minggu (2/7). Harga pembelian di tingkat perusahaan sudah terjadi dari 24 Juni 2023 yang lalu. "Harga pembelian TBS kelapa sawit di PT Samira dari 24 Juni 2023 sebesar Rp1.740 per kilogram," ujar Ikhsan Jufri, seorang supplier TBS kelapa sawit di Abdya seperti dilansir dari laman Serambinews.com, pada Minggu (2/7). Sedang dari 22 Juni 2023, TBS kelapa sawit di sejumlah Perusahaan Minyak Kelapa Sawit (PMKS) yang beroperasi di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sempat naik dari harga sebelumnya Rp1.740 per kilogram menjadi Rp1.750 per kilogram, kata Ikhsan. Sebelumnya, per 17 Juni 2023, harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat PMKS Rp1.740 per kilogram. Di mana harga tersebut naik dari sebelumnya hanya berkisar Rp1.770 per kilogram. Pergerakan harga TBS ini terjadi dari Kamis (15/6) lalu. "Meski kenaikannya tidak terlalu signifikan tapi sudah bisa membantu petani dalam hal biaya pengangkutan,” jelasnya. "Kami sangat berharap harga TBS kelapa sawit bisa terus stabil sampai hari raya Idul Adha," harap Mustafa, petani asal Kuala Batee, pada Kamis (15/6) lalu. Menurut Mustafa, petani sangat khawatir harga TBS kelapa sawit bakal turun jelang hari raya Idul Adha. Soalnya sudah menjadi kebiasaan harga TBS selalu anjlok jelang hari raya. "Kami sangat berharap peran pemerintah untuk terus memantau penggerakan harga TBS kelapa sawit," tandasnya.