Besar

Sorotan terbaru dari Tag # Besar

Apakah Venezuela Masih Jadi Kekuatan Besar di Pasar Minyak Global? Internasional
Internasional
Senin, 19 Januari 2026 | 16:00 WIB

Apakah Venezuela Masih Jadi Kekuatan Besar di Pasar Minyak Global?

Jakarta, katakabar.com - Venezuela mungkin tidak lagi menjadi produsen utama, tetapi cadangan minyaknya yang sangat besar tetap membuatnya berpengaruh terhadap sentimen dan harga minyak dunia. Melalui Market Analysis KVB Indonesia dan Broker Trading KVB Indonesia, trader dapat memanfaatkan dinamika ini sebagai peluang trading di pasar energi global. Venezuela selama puluhan tahun dikenal sebagai raksasa energi dunia karena memiliki cadangan minyak terbesar di planet ini. Tetapi dalam satu dekade terakhir, peran negara ini di pasar minyak global mengalami perubahan besar. Produksi yang menurun, sanksi internasional, serta keterbatasan infrastruktur membuat posisi Venezuela tidak lagi sekuat dulu, meskipun secara potensi jangka panjang tetap sangat strategis. Perubahan ini menjadikan Venezuela sebagai salah satu faktor yang paling sering diperhatikan oleh trader, investor, dan pelaku industri energi, karena setiap perkembangan politik dan ekonomi di negara tersebut dapat langsung memengaruhi harga minyak dunia. Secara teori, Venezuela seharusnya menjadi pemain dominan di pasar minyak global. Negara ini memiliki cadangan minyak lebih besar dibandingkan Arab Saudi, Rusia, maupun Amerika Serikat. Nyatanya, produksi minyak Venezuela saat ini hanya berada di sebagian kecil dari kapasitas historisnya akibat krisis ekonomi berkepanjangan, keterbatasan teknologi, serta tekanan dari sanksi internasional. Ketika produksi Venezuela melemah, pasar minyak kehilangan salah satu sumber pasokan potensial terbesar. Inilah sebabnya setiap berita tentang potensi pelonggaran sanksi, kerja sama baru, atau pemulihan produksi selalu memicu reaksi harga minyak di pasar global. Bahkan rumor mengenai peningkatan ekspor saja sering cukup untuk menggerakkan sentimen pasar. Bagi trader komoditas, Venezuela tetap menjadi faktor penting dalam membaca arah minyak dunia. Analisis mengenai sentimen energi global dan dampaknya terhadap harga minyak dapat diikuti melalui Market Analysis KVB Indonesia Mengapa Venezuela Masih Diperhitungkan Pasar? Meskipun kontribusi aktual Venezuela terhadap pasokan minyak global saat ini relatif kecil, pasar tidak pernah mengabaikannya. Hal ini karena Venezuela menyimpan “cadangan tersembunyi” yang bisa kembali masuk ke pasar jika situasi politik membaik dan investasi asing kembali mengalir. Jika dalam beberapa tahun ke depan sanksi dicabut dan infrastruktur energi diperbaiki, Venezuela berpotensi menambah jutaan barel per hari ke pasar global. Potensi inilah yang membuat harga minyak sering bereaksi terhadap setiap perkembangan diplomatik yang melibatkan negara tersebut. Dengan kata lain, Venezuela saat ini mungkin bukan kekuatan produksi utama, tetapi tetap menjadi kekuatan ekspektasi pasar. Inilah yang membuat harga minyak tidak hanya bergerak berdasarkan produksi saat ini, tetapi juga berdasarkan proyeksi masa depan. Dalam pasar minyak yang sangat dipengaruhi oleh geopolitik dan ekspektasi global seperti ini, trader membutuhkan broker yang mampu menyediakan akses cepat, transparan, dan stabil. Melalui Broker Trading KVB Indonesia, trader dapat mengakses instrumen komoditas seperti minyak untuk memanfaatkan pergerakan harga yang dipicu oleh dinamika Venezuela dan pasar energi dunia. KVB Indonesia menyediakan platform trading yang memungkinkan pelaku pasar merespons perubahan sentimen global secara real time, baik untuk strategi jangka pendek maupun jangka menengah. Bagi Anda yang ingin mulai memanfaatkan peluang dari pergerakan harga minyak dunia, pendaftaran akun disini. Dengan pemahaman geopolitik yang tepat dan dukungan platform trading yang andal, perubahan peran Venezuela di pasar minyak global tidak hanya menjadi berita, tetapi juga peluang nyata bagi trader yang siap memanfaatkannya.

Ini Lima Tantangan Besar di Balik Bisnis Sewa Motor di Indonesia Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 18 November 2025 | 14:00 WIB

Ini Lima Tantangan Besar di Balik Bisnis Sewa Motor di Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas di berbagai kota, layanan sewa motor terus menjadi pilihan utama bagi wisatawan maupun masyarakat lokal. Permintaan yang tinggi seharusnya menjadi peluang besar bagi para pelaku usaha, tetapi nyatanya industri ini masih berjalan dengan berbagai hambatan yang membuat pertumbuhannya tidak optimal. 1. Belum adanya standarisasi layanan. Hingga saat ini belum ada acuan baku mengenai prosedur penyewaan, sehingga setiap penyedia menerapkan kebijakannya sendiri. Ada yang mensyaratkan jaminan besar, ada yang meminta dokumen tertentu, bahkan ada yang menerapkan metode verifikasi berbeda. Perbedaan ini memicu kebingungan pelanggan dan menimbulkan persepsi bahwa layanan sewa motor sulit diprediksi dari satu kota ke kota lainnya. 2. Risiko keamanan dan kehilangan unit. Berdasarkan laporan komunitas rental motor Indonesia, rata-rata satu unit motor hilang setiap hari di berbagai kota besar. Data ini menunjukkan betapa tingginya risiko operasional yang harus dihadapi pemain usaha, terutama yang belum memiliki sistem verifikasi penyewa. Akibat tingginya potensi kerugian, sebagian penyedia memilih membatasi penyewaan kepada kelompok tertentu sehingga muncul kesan kurang ramah atau diskriminatif bagi masyarakat lokal. 3. Manajemen armada yang masih manual. Banyak usaha kecil dan menengah belum memiliki sistem digital untuk mengelola inventaris motor. Informasi mengenai jadwal servis, status ketersediaan, kondisi kendaraan, hingga histori penyewaan sering kali dicatat di buku atau melalui pesan pribadi. Cara ini rentan terhadap human error dan menyebabkan proses operasional berjalan lambat, terutama saat volume penyewa meningkat pada musim liburan. 4. Persaingan harga yang tidak sehat. Di pasar tertentu, tarif sewa bisa turun hingga 30 persen di bawah harga ideal untuk menutupi biaya perawatan dan depresiasi motor. Ketika harga ditekan terlalu rendah, pemilik usaha terpaksa mengurangi biaya servis dan peremajaan unit. Dampaknya terlihat dari meningkatnya keluhan pelanggan terhadap kondisi motor, terutama di kota-kota dengan permintaan tinggi seperti Bali, Bandung, dan Yogyakarta. 5. Kurangnya integrasi teknologi. Meskipun pelanggan kini terbiasa mencari layanan secara online, banyak penyedia rental masih mengandalkan komunikasi manual melalui telepon atau chat tanpa sistem terpusat. Hal ini membuat proses pemesanan lambat dan tidak efisien, serta menyulitkan pelanggan untuk membandingkan harga dan ketersediaan motor secara cepat. Pelaku usaha kehilangan kesempatan untuk menjangkau pasar yang lebih luas karena tidak memiliki platform yang dapat diakses kapan saja.

Kedutaan Besar India Bersama The Habibie Center Fasilitasi Diskusi Meja Bundar Internasional
Internasional
Sabtu, 26 April 2025 | 11:00 WIB

Kedutaan Besar India Bersama The Habibie Center Fasilitasi Diskusi Meja Bundar

Jakarta, katakabar.com - Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty menyatakan, keanggotaan Indonesia dalam BRICS langkah strategis yang mencerminkan arah baru tatanan dunia. Pada diskusi meja bundar bertajuk “Indonesia dan BRICS: Belajar dari Pengalaman India”, yang digelar oleh Kedutaan Besar India bersama The Habibie Center, Sandeep menyebutkan, BRICS adalah ruang bagi negara-negara berkembang untuk memperjuangkan tatanan global yang lebih seimbang, dan Indonesia memiliki posisi istimewa di dalamnya. “India melihat BRICS bukan sebagai blok anti-Barat, tapi sebagai forum yang pro-keadilan global,” ujarnya . “Kehadiran Indonesia akan memperkuat elemen moderasi dan demokrasi dalam BRICS.” Dubes Sandeep menjawab keraguan yang muncul di Indonesia soal potensi tumpang tindih antara BRICS dan ambisi keanggotaan OECD. Menurutnya, India telah membuktikan bahwa keanggotaan BRICS justru memperkuat posisi diplomatik, bukan sebaliknya. “Kami justru mengalami peningkatan peran global melalui BRICS. Tidak ada penurunan reputasi atau kerugian strategis,” jelasnya.

Industri Sawit Dorong Perubahan Besar di Kotawaringin Timur Sawit
Sawit
Selasa, 28 Januari 2025 | 21:35 WIB

Industri Sawit Dorong Perubahan Besar di Kotawaringin Timur

Sampit, katakabar.com - Investasi di sektor perkebunan kelapa sawit telah mendorong perubahan besar di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Selain membuka ribuan lapangan kerja, perkebunan sawit telah membuka akses ke wilayah terpencil yang selama ini sulit dijangkau. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Kotim, Alang Arianto mengatakan, saat ini tercatat ada 58 perusahaan sawit yang beroperasi di berbagai kecamatan di Kotim. "Keberadaan perusahaan-perusahaan itu lebih banyak memberikan dampak positif bagi pembangunan dan perekonomian daerah jika dibandingkan dengan dampak negatif yang timbul," ujarnya, lewat keterangan resmi, dilansir dari laman EMG, Selasa (28/1). Di sektor transportasi misalnya, kata Arianto, dulu Desa Bukit Santuai atau Antang Kalang hanya bisa dicapai melalui sungai. Sekarang sudah ada akses darat berkat pembangunan infrastruktur oleh perusahaan sawit. “Perkebunan sawit memiliki multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi. Bahkan pada saat pandemi Covid 19 dulu, sawit tidak terpengaruh dan memberikan kontribusi yang sangat luar biasa terhadap perekonomian nasional,” jelasnya. Menurutnya, dampak negatif dari kehadiran industri sawit tetap ada seperti kerusakan lahan dan pencemaran sungai. “Tapi dampak negatif itu bisa diminimalisir dengan pengawasan yang ketat,” ucapnya.

Peranan Kelapa Sawit Besar Bagi PDRB Kota Subulussalam Sawit
Sawit
Sabtu, 14 Desember 2024 | 22:57 WIB

Peranan Kelapa Sawit Besar Bagi PDRB Kota Subulussalam

Subulussalam, katakabar.com - Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB bagi Kota Subulussalam, Provinsi Aceh itu dari sektor pertanian, yakni kelapa sawit. Komoditas ini unggulan lantaran jadi penyumbang produk domestik regional bruto (PDRB) terbesar. Fakta ini diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kota Subulussalam, Ir Sudariah, yang ungkap fakta tersebut saat Focus Group Discussion atau FGD tentang peran sektor pertanian terhadap PDRB Kota Subulussalam, Kamis (12/12) lalu.

Potensi Perkebunan Besar, M Azmir: Pemkab Hadir Tingkatkan Kapasitas Kebun Petani 'Bermasa' Riau
Riau
Senin, 13 November 2023 | 14:09 WIB

Potensi Perkebunan Besar, M Azmir: Pemkab Hadir Tingkatkan Kapasitas Kebun Petani 'Bermasa'

Bengkalis, katakabar.com - Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, Mohammad Azmir, Shut.T, M.Sc jadi narasumber pada Dialog Interaktif Negeri Junjungan Menyapa yang mengangkat topik, ''Meningkatkan Kapasitas Kebun Petani Menuju Kabupaten Bengkalis Bermasa", di penghujung pekan pertama bulan November 2023 lalu. Menurut Azmir sapaan akrab Kadisbun Bengkalis ini, potensi perkebunan di Kabupaten Bengkalis sangat besar. Data statistik menunjukkan, terdapat 180 ribu hektar perkebunan sawit, diikuti sektor perkebunan lainnya, seperti karet, kelapa, pinang, sagu, dan kopi. Untuk mengembangkan sektor perkebunan, ujar Azmir, perlu dilakukan pengelolaan lahan dengan baik dan benar, sistem drainase harus bagus. Untuk mendukung para petani agar dapat mengelola lahan dengan baik, jelasnya, Pemerintah memberikan penunjang lain, berupa bantuan bibit, sarana dan prasarana, pupuk, dan bantuan teknis lainnya berupa pemberian sertifikat Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB). Selain itu, kata Azmir lagi, Pemerintah memberikan beasiswa khusus untuk anak-anak petani kelapa sawit. Untuk meningkatkan pendapatan petani di sekor perkebunan karet, terang Azmir, salah satunya dengan upaya pembentukan Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB). Dengan adanya UPPB harga karet mencapai Rp11.000 di tingkat petani. Sedang, komoditas lain, seperti, kopi, sagu, kelapa dan pinang terus kita kembangkan. "Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, membantu dan menjembatani masyarakat terkait kendala dalam sekor perkebunan guna meningkatkan produktivitas hasil perkebunan," tegasnya. Salah satu upaya Disbun Kabupaten Bengkalis, tutur Azmir, melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), dan kita lakukan edukasi dan melatih tenaga penyuluh dengan menjalin kemitraan dengan perusahaan untuk pengelolaan kebun kelapa sawit. Dengan adanya pelatihan, harapnya, dapat membantu petani dalam pengelolaan kebun kelapa sawit yang benar dan produktivitas hasil kebun meningkat dan kesejahteraan petani pun membaik.

Potensi Sumber Energi Terbarukan Berlimpah, Adi Yusuf: Ini Perlu Dioptimalkan Nusantara
Nusantara
Sabtu, 02 September 2023 | 10:16 WIB

Potensi Sumber Energi Terbarukan Berlimpah, Adi Yusuf: Ini Perlu Dioptimalkan

Jakarta katakabar.com - Kita punya potensi sumber energi terbarukan sangat berlimpah mesti dioptimalkan untuk meningkatkan perekonomian di berbagai sektor guma mengurangi ketergantungan energi fosil. Asisten Deputi II Kantor Menko Perekonomian, Adi Yusuf mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi sumber energi terbarukan yang sangat besar. "Potensi sumber energi terbarukan di Indonesia ini sangat besar dan perlu dioptimalkan untuk meningkatkan perekonomian di berbagai sektor serta mengurangi ketergantungan energi fosil," ujar Asisten Deputi II Kantor Menko Perekonomian, Adi Yusuf di acara Rembug Tani Nasional III tahun 2023, di Jakarta, di penghujung Agustus 2023 lalu dilansir dari laman website resmi BPDPKS, pada Sabtu (2/9). Kata Adi, mantadotori biodiesel menunjukkan hal yang sangat baik, salah satunya dapat mewujudkan penghematan devisa negara. Pada 2022 lalu misalnya ulasnya, lantaran program biodiesel, terjadi penghematan devisa negara sebesar Rp122,65 triliun, dan memberikan nilai tambah kepada Crude Palm Oil (CPO) sebesar Rp12,2 triliun. Nah, setelah B-35 sebut Adi lagi, bakal dilanjutkan menjadi B-40 agar semakin mengukuhkan Indonesia sebagai produsen utama biodiesel dunia. "Ini suatu prestasi Indonesia yang patut diapresiasi. Bayangkan, dengan mandatori B-35, kebutuhan CPO semakin meningkat dan mampu menyerap CPO Indonesia sehingga mendongrak harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani," imbuhnya.