CPOPC

Sorotan terbaru dari Tag # CPOPC

Young EAA, CPOPC Apresiasi Generasi Muda Dukung Industri Sawit Berkelanjutan Nasional
Nasional
Jumat, 24 November 2023 | 13:31 WIB

Young EAA, CPOPC Apresiasi Generasi Muda Dukung Industri Sawit Berkelanjutan

Surabaya, katakabar.com - Dewan Negara-negara Penghasil Minyak Sawit atau Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) gelar Young Elaeis Ambassador Award. Kegiatan ini sebagai wujud apresiasi kepada generasi muda yang aktif mewujudkan industri kelapa sawit berkelanjutan. "Jadi dengan terpilihnya duta-duta muda, CPOPC bakal terus men-engage mereka untuk dijadikan duta-duta muda kelapa sawit untuk mempromosikan di berbagai kesempatan peran dari (industri) minyak sawit yang sustainable," ujar Sekretaris Jenderal CPOPC, Rizal Affandi Lukman saat menghadiri ajang penghargaan itu di Surabaya, Jawa Timur, kemarin, dilansir dari laman ANTARA, pada Jumat (24/11). Ajang itu, kata Rizal, diikuti 28 peserta dari negara produsen kelapa sawit anggota CPOPC, yakni Indonesia, Malaysia, dan Honduras, serta dari negara konsumen kelapa sawit, seperti India dan Pakistan. "Kita lihat para peserta dari berbagai negara, bahkan tidak hanya dari negara penghasil kelapa sawit. India dan Pakistan adalah negara konsumen, bukan negara produsen," ulas Rizal. Program Young Elais Ambassador, jelas Rizal, digagas untuk melibatkan dan mengedukasi komunitas muda mengadvokasi pilar keberlanjutan di industri sebagai pelaku dan konsumen minyak sawit masa depan. Menurutnya, generasi muda punya peran yang sangat penting untuk mengantisipasi tantangan yang dihadapi negara-negara penghasil minyak sawit, salah satunya persepsi negatif yang melekat dengan industri ini seperti maraknya praktik deforestasi. "Minyak sawit itu sangat bermanfaat dengan berbagai dimensi. Jadi, bukan hanya makanan, bisa menjadi sumber energi yang mana minyak sawitnya dihasilkan secara berkelanjutan. Itu pesan yang bisa dibawakan dari duta-duta muda yang terpilih," bebernya. Terdapat tiga kategori pemenang dalam ajang penghargaan Young Elaeis Ambassador Award, yakni "Smallholder", "Circular Economy", dan "Sustainable Palm Oil". Adapun para juara pada setiap kategori, yakni Juliette Marie Martinez dari Honduras untuk kategori "Smallholder", Dhruv Pradlahka dari India untuk kategori "Circular Economy", dan George Tutu-Yeboah dari Ghana untuk kategori "Sustainable Palm Oil". "Masing-masing ambassador nanti didukung untuk pembiayaan untuk mempromosikan keberlanjutan minyak sawit di bidang keahliannya masing masing," tandasnya.

CPOPC Bangun Kolaborasi Dengan India Pastikan Jalur Pasar Minyak Sawit Nusantara
Nusantara
Kamis, 28 September 2023 | 21:40 WIB

CPOPC Bangun Kolaborasi Dengan India Pastikan Jalur Pasar Minyak Sawit

Jakarta, katakabar.com - Wakil Menteri Perdagan (Wamendag) Republik, Jerry Sambuaga pimpin delegasi Indonesia dalam misi bersama Dewan Negara-negara Produsen Minyak Kelapa Sawit (Council of Palm Oil Producing Countries/CPOPC) ke India pada 27 hingga 29 September 2023. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menerangkan, "Negara-negara produsen minyak kelapa sawit membangun komunikasi dan kolaborasi dengan India guna pastikan akses pasar yang berkelanjutan dan memenuhi kebutuhan konsumen. Ini upaya untuk mempertahankan permintaan yang kuat produk minyak kelapa sawit," ujar Wamendag RI, dilansir dari laman elaeis.co, pada Kamis (28/9). CPOPC kata Jerry, berupaya membangun komunikasi dan kolaborasi dengan India. Keterlibatan proaktif dengan negara konsumen minyak nabati terbesar di dunia, seperti India sebagai upaya untuk mempertahankan kehadiran pasar yang kuat di Asia Selatan. Selain itu, ulasnya melalaui keterangan resminya, menjaga stabilitas permintaan minyak kelapa sawit dan memenuhi kebutuhan konsumen, sekaligus berkontribusi menjaga keamanan pangan global dan memenuhi permintaan energi dari sumber nabati. Misi ini, tegas Wamendag RI, bertujuan untuk memberikan informasi faktual tentang praktik sawit yang berkelanjutan dan menjelaskan kontribusi industri sawit terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (sustainable development goals). Hal itu penting untuk meluruskan kampanye negatif yang ditujukan kepada industri kelapa sawit lantaran seringkali dinilai penyebab deforestasi dan degradasi yang mengakibatkan perusakan lingkungan. Belum lama ini, kebijakan European Union Deforestation-free Regulation (EUDR) yang diterapkan Uni Eropa berpotensi menghambat ekspor produk sawit Indonesia ke pasar Eropa. "Untuk itu, kami sambut baik pembentukan Satuan Tugas Bersama (Joint Task Force) antara Indonesia, Malaysia, dan Uni Eropa, dalam memperkuat kerja sama terkait implementasi EUDR. Satgas ini mudah-mudahan dapat membantu menyelesaikan permasalahan komoditas secara inklusif, transparan, objektif dan adil," sebutnya. Di pertemuan ke 2 SVOC adalah Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian, Musdhalifah Machmud, Direktur Jenderal Industri Pertanian Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, Sekretaris Jenderal CPOPC, Rizal Affandi Lukman, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Edy Martono, serta perwakilan negara anggota CPOPC dari Malaysia. Nilai ekspor produk kelapa sawit Indonesia ke India pada 2022 sebesar USD 34,94 miliar atau 39,65 juta ton. Nilai tersebut meningkat sebesar 5,76 persen bila dibandingkan pada 2021. India negara tujuan ekspor terbesar Indonesia untuk produk kelapa sawit dengan nilai mencapai USD 5,65 miliar, diikuti Tiongkok USD 4,91 miliar, Uni Eropa USD 4,36 miliar, Pakistan USD 3,14 miliar, dan Amerika Serikat USD 2,37 miliar. Data Oil World 2023 menunjukkan, India mengimpor minyak nabati sebesar 16,5 juta ton. Sebanyak 9,9 juta ton diantaranya adalah minyak kelapa sawit yang utamanya diimpor dari Indonesia dan Malaysia, masing-masing mencapai 5,2 juta ton (51,04 persen) dan 2,86 juta ton (28,46 persen).

CPOPC Luncurkan Duta Muda Minyak Sawit Nusantara
Nusantara
Selasa, 15 Agustus 2023 | 21:39 WIB

CPOPC Luncurkan Duta Muda Minyak Sawit

Jakarta, katakabar.com - Duta Muda Minyak Sawit (Young Elaeis Ambassadors) diluncurkan Dewan Negara-negara Produsen Minyak Sawit (CPOPC) di Jakarta, Indonesia, dan Tegucigalpa, Honduras, pada Sabtu (12/8) lalu. Acara menyajikan diskusi tentang topik “Keterampilan Hijau untuk Pemuda dan Peran Industri Minyak Sawit dalam Mencapai Dunia Berkelanjutan” sejalan dengan tema Hari Pemuda Internasional 2023. Perwakilan dari kedutaan negara-negara produsen dan konsumen di Jakarta, asosiasi pemuda, diaspora, dan para pemangku kepentingan minyak sawit hadir di acara peluncuran. Program Young Elaeis Ambassadors bertujuan untuk melibatkan dan mendidik komunitas muda mempromosikan pilar-pilar keberlanjutan dalam industri ini sebagai aktor dan konsumen masa depan minyak sawit. Sekretaris Jenderal CPOPC, Rizal Affandi Lukman, para pemuda punya peran penting sekaligus menghadapi tantangan bagi negara-negara produsen minyak sawit untuk penuhi permintaan minyak sawit semakin meningkat. Apalagi muncul isu cukup penting saat kegiatan Workshop Petani swadaya Internasional yang digwlar pada Juli 2023 lalu di Melaka, Malaysia, yakni para generasi muda tidak lagi tertarik untuk meneruskan berkebun sawit milik orang tua mereka. “Untuk terus memenuhi permintaan tingginya minyak sawit, potensi dan kreativitas para pemuda sangat dibutuhkan. Hal ini tidak dapat direalisasikan tanpa kemauan untuk terlibat aktif dalam industri ini,” ujar Rizal saat membuka launching Duta Muda Minyak Sawit (Young Elaeis Ambassadors) dilansir dari laman website resmi BPDPKS, pada Selasa (14/8). Sekretaris Jenderal, Kementerian Perkebunan dan Komoditas Malaysia, YBhg. Dato' Mad Zaidi Bin Mohd Karli lewat video virtual menjelaskan, komitmen terhadap produksi kelapa sawit yang bertanggung jawab, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan sosial telah menjadi contoh utama, bagaimana sebuah komoditas dapat dikembangkan untuk bermanfaat bagi masyarakat dan planet. Dato' Mad Zaidi menekankan, peluncuran program Young Elaeis Ambassadors di Hari Pemuda Internasional penting pikiran-pikiran muda mendorong perubahan dan promosikan keberlanjutan di dunia saat ini. Melihat kontribusi dan peran minyak sawit sebagai bagian dari kebutuhan pangan dan energi, tindakan bersama dengan para pemuda milenial diperlukan untuk menunjukkan nilai keberlanjutan dari hulu ke hilir kelapa sawit dan meningkatkan harmonisasi antara Masyarakat, Keuntungan, serta Planet, kat Deputi Menko Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Musdhalifah Machmud. Tentang program Young Elaeis Ambassadors dapat ditemukan di situs web CPOPC. Batas waktu pengajuan pada 15 September 2023 mendatang.