IKN

Sorotan terbaru dari Tag # IKN

Kaltim Dorong Sawit Jadi Motor Penggerak Ekonomi Hijau dan Penopang IKN Sawit
Sawit
Minggu, 14 September 2025 | 10:31 WIB

Kaltim Dorong Sawit Jadi Motor Penggerak Ekonomi Hijau dan Penopang IKN

Balikpapan, katakabar.com - Gubernur Kalimantan Timur atau Kaltim, H Rudy Mas'ud menegaskan komitmen untuk menjadikan kelapa sawit berkelanjutan sebagai motor penggerak ekonomi hijau daerah, dan penopang utama pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN. Penegasan ini disampaikan di tengah upaya Kalimantan Timur untuk memaksimalkan potensi lahan sawit produktifnya yang mencapai 1,34 hingga 1,57 juta hektar dengan produksi tahunan 17 hingga 19 juta ton Tandan Buah Segar atau TBS. “Keberlanjutan, keseimbangan ekonomi, sosial, dan lingkungan prinsip harus kita pegang agar sawit benar-benar menjadi berkah bagi masyarakat,” kata Gubernur Harum, lewat keterangan resmi dilansir dari laman website resmi Pemprov Kaltim, Sabtu (13/9) kemarin. Harum sapaan akrab Gubernur Provinsi Kalimantan Timur tenerima penghargaan sebagai “Gubernur Sawit Indonesia”, sebagai apresiasi atas langkah-langkahnya dorong hilirisasi, diversifikasi produk, serta penguatan konsep ekonomi hijau di sektor perkebunan Kaltim. Dinas Perkebunan atau Disbun Provinsi Kalimantan Timur menimpali, sinergi lintas sektor sangat diperlukan untuk memastikan industri sawit tidak hanya menggerakkan ekonomi, tapi perkuat ketahanan sosial-ekonomi masyarakat. Sedang Taufiq Kurrahman, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Provinsi Kalimantan Timur menyatakan, sawit Kalimantan Timur harus menjadi motor ekonomi hijau yang berdaya saing dan memberi manfaat nyata, baik bagi daerah maupun bangsa. Selain itu, Disbun Provinsi Kalimantan Timur juga aktif mempromosikan produk-produk unggulan daerah melalui Toko Kebun Kalimantan Timur, yang menjadi wadah bagi petani, dan pelaku usaha untuk memperluas akses pasar. Inisiatif ini menunjukkan peran Disbun Kalimantan Timur tidak hanya sebagai regulator, tapi juga sebagai fasilitator yang mendukung pengembangan industri perkebunan yang berkelanjutan.

Plt Bupati Kepulauan Meranti Ikuti Pengarahan Presiden RI di IKN Riau
Riau
Rabu, 14 Agustus 2024 | 14:46 WIB

Plt Bupati Kepulauan Meranti Ikuti Pengarahan Presiden RI di IKN

Penajam, katakabar.com - Pelaksana Tugas atau Plt Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar mengikuti pengarahan Presiden RI, Joko Widodo di Ibu Kota Nusantara atau IKN yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (14/8). Presiden RI, Joko Widodo memberikan arahan kepada ratusan kepala daerah. "Selamat datang di IKN," ujarnya, di ruang kegiatan resmi Istana Negara IKN.

Bupati Bengkalis Kagum Lihat IKN Kala Ikuti Rakor Bersama Kepala Negara Riau
Riau
Selasa, 13 Agustus 2024 | 09:45 WIB

Bupati Bengkalis Kagum Lihat IKN Kala Ikuti Rakor Bersama Kepala Negara

Kalimantan Timur, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni ikuti Rapat Koordinasi atau Rakor bersama Presiden Republik Indonesia, H Joko Widodo, di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara atau IKN, Kalimantan Timur, Selasa (13/8). Rapat tersebut, diikuti seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota se Indonesia, di kegiatan dihadiri pula Wakil Presiden Republik Indonesia, K. H. Ma'ruf Amin, Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia, Pratikno, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, serta Wakil Menteri ATR/BPN, Raja Juli Antoni.

Helm Proyek Dari Bahan Sawit Hadir di Pembangunan IKN Sawit
Sawit
Rabu, 12 Juni 2024 | 19:43 WIB

Helm Proyek Dari Bahan Sawit Hadir di Pembangunan IKN

Balikpapan, katakabar.com - Helm proyek berbahan kelapa sawit dukung pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN. Helm proyek berbahan kelapa sawit salah satu produk Usaha Kecil Menengah atau UKM dari bahan kelapa sawit kini semakin beragam, menjadi bagian penting dalam standar keselamatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Untuk mempromosikan penggunaan produk UKM sawit, tim Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) melakukan kunjungan ke booth Otorita IKN di kegiatan Indonesia City Expo (ICE) 2024 di BSCC Dome Balikpapan, memasuki pekan kedua Juni 2024 lalu. Kepala Divisi Usaha Kecil Menengah dan Koperasi BPDPKS, Helmi Muhansyah, menjelaskan, berbagai upaya BPDPKS membangun kemitraan UKMK sawit. Helmi pun soroti peluang kolaborasi dengan Otorita IKN, terutama dalam konteks pembangunan berkelanjutan. “Kegiatan-kegiatan UKMK sawit sangat potensial untuk dikolaborasikan, apalagi salah satu konsep pembangunan IKN terapkan Sustainable Development Goals (SDGs) sejalan dengan prinsip-prinsip pengembangan sawit berkelanjutan,” kata Helmi dilansie dari laman resmi BPDPKS, pada Rabu (12/6). Terdapat beragam produk turunan kelapa sawit, ulas Helmi, termasuk hasil grant riset sawit yang dapat dikembangkan untuk masyarakat. Di sekitar wilayah IKN terdapat banyak perkebunan kelapa sawit rakyat, sehingga pekebun dapat mendapatkan nilai tambah dari hasil sawit. Termasuk mendorong percepatan tercapainya salah satu prinsip dari delapan prinsip Ibu Kota Negara, yakni peluang ekonomi untuk semua. Di momemln tersebut, BPDPKS menyerahkan salah satu produk UKM sawit yang telah mendapatkan Standar Nasional Indonesia (SNI), yakni helm proyek sawit, kepada perwakilan Otorita IKN, Dr. Dwi Agus Susilo, dari kedeputian Transformasi Hijau dan Digital. Helm proyek sawit inovasi biomaterial yang didukung oleh riset dan hilirisasi dari BPDPKS. Cangkang helm terbuat dari komposit dengan filler serat mikropartikel tandan kosong kelapa sawit (TKKS), yang sudah tersertifikasi SNI dan memiliki paten granted P00201609159 serta paten brand D002017041221 dengan TKDN 71,12 perseb. Inovator helm sawit Dr. Siti Nikmatin dari IPB University. Helm green composite berbahan sawit ini punya keunggulan berupa daya tahan tinggi terhadap benturan, ringan, ramah lingkungan karena berbahan biomass sawit, serta tidak panas saat digunakan. Komersialisasi helm sawit dilakukan oleh UKM seperti PT Interstisi Material Maju (PT IMM) dan PT Material Data Space (PT MDS), yang menjadi bagian dari UKMK sawit mitra BPDPKS. Produk ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara, dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Dukung Pembangunan Kebun Raya IKN, Ini Harapan Sinas Mas Nusantara
Nusantara
Jumat, 07 Juni 2024 | 16:40 WIB

Dukung Pembangunan Kebun Raya IKN, Ini Harapan Sinas Mas

Kaltim, katakabar.com - Sinar Mas dukung pembangunan kebun raya Ibu Kota Nusantara atau IKN. Dukungan sektor usaha ini melalui mekanisme tanggung jawab sosial perusahaan guna percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN. Itu terlihat saat peletakan batu pertama Nusantara Botanical Garden di Kalimantan Timur oleh Presiden RI, Joko Widodo. “Dukungan melalui skema corporate social responsibility bagi pembangunan infrastruktur sosial yang Sinar Mas lakukan bersama sejumlah perusahaan, kami harapkan bisa melengkapi komitmen sebelumnya di IKN, berupa investasi pembangunan infrastruktur komersial,” kata Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman saat kegiatan di Kawasan Istana Presiden, IKN, Kalimantan Timur. Menurutnya, kehadiran kebun raya bagian dari upaya bersama menerjemahkan konsep smart nature preservation, di mana sebuah kota pintar dibangun dengan tetap menjaga kelestarian ekosistem, atau menyatu dengan alam. “Bagi sektor usaha yang terlibat di sini, pendekatan memanfaatkan skema CSR dalam pembangunan botanical garden sebagian dari praktik bisnis berkelanjutan yang menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial beserta kelestarian lingkungan. Menjadikan IKN berkembang dalam kerangka ekonomi hijau selaraskan penggunaan teknologi terkini, berikut mengedepankan pelestarian lingkungan dan kearifan setempat,” ulas Ferry yang hadir bersama Sinar Mas Board Member, Franky Oesman Widjaja. Pembangunan Nusantara Botanical Garden seluas lebih dari 200 hektar ini, selain Sinar Mas, bersama Adaro, Alfa Group, Astra, Barito Pacific, Kawan Lama, Mulia Group, Pulauintan Group, Salim Group, yang tergabung dalam Konsorsium Nusantara yang dipimpin Agung Sedayu Group, dukungan datang pula dari PT Djarum dan Wings Group. Sebelumnya, Sinar Mas bersama Konsorsium Nusantara turut pula berpartisipasi dalam pembangunan Hotel Nusantara di IKN yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Presiden RI tahun lalu.

Drone di IKN Indonesia, Dari Pemetaan Pre-Konstruksi Hingga Urban Air Mobility Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 17 Mei 2024 | 19:11 WIB

Drone di IKN Indonesia, Dari Pemetaan Pre-Konstruksi Hingga Urban Air Mobility

Kalimantan, katakabar.com - Proyek Ibu Kota Negara (IKN) baru di Indonesia dapat memanfaatkan teknologi drone untuk pemetaan pre-konstruksi, mendukung Urban Air Mobility (UAM), pemantauan real-time, dan pengiriman logistik, yang semuanya bertujuan meningkatkan efisiensi dan keberhasilan pembangunan. Indonesia dengan jumlah penduduk yang banyak, tengah melaksanakan proyek monumental dalam sejarah pembangunannya, yakni Ibu Kota Negara (IKN) baru. Mega proyek ini memerlukan pendekatan inovatif dan solusi canggih untuk memastikan keberhasilannya. Salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan kedepannya adalah drone. Berbagai aspek pemanfaatan drone di IKN Indonesia yakni mulai dari pemetaan pre-konstruksi hingga Urban Air Mobility (UAM) atau drone taxi. 1. Pemanfaatan Pemetaan Pre-Konstruksi Sebelum memulai proses konstruksi, pemetaan pre-konstruksi adalah tahap krusial yang memerlukan analisis detail dari area yang akan dibangun. Drone dengan teknologi pemetaan khusus dapat memberikan data yang akurat dan terperinci tentang topografi, elevasi, dan kondisi tanah di lokasi pembangunan. Pemetaan drone memungkinkan tim konstruksi dan perencana untuk merencanakan desain yang optimal, mengidentifikasi potensi hambatan, dan mempersiapkan strategi konstruksi yang efisien. Dengan pemetaan yang tepat, risiko kesalahan dalam konstruksi dapat diminimalkan, menghemat waktu, biaya, dan sumber daya. 2. Urban Air Mobility (UAM) Urban Air Mobility (UAM) atau drone taxi, merupakan konsep transportasi udara berbasis drone yang sedang berkembang pesat di berbagai belahan dunia. Di IKN Indonesia, UAM memiliki potensi untuk mengubah lanskap transportasi, menyediakan solusi mobilitas yang cepat, efisien, dan ramah lingkungan. Dengan drone taxi, penduduk dan pengunjung IKN dapat menikmati perjalanan yang lebih cepat, mengurangi kemacetan, dan meningkatkan konektivitas antar wilayah di kota baru ini. Selain itu, UAM juga dapat mendukung layanan medis darurat, keamanan, dan kegiatan lain yang memerlukan akses cepat dan fleksibel di udara. 3. Pusat Komando dalam Layanan Pemantauan Pembangunan IKN Seperti yang sudah dikenalkan ke masyarakat, IKN memiliki Nusantara Command Center dimana didalamnya terdapat monitoring drone berbasis visual. Pusat komando ini dibangun untuk optimasi pembangunan, integrasi, serta koordinasi terkait IKN, sebagai suatu di antara infrastruktur utama pendukung Smart City IKN. Pusat Komando dapat menggunakan drone untuk mendapatkan gambaran visual yang jelas tentang kemajuan pembangunan, mengidentifikasi potensi masalah, dan membuat keputusan yang tepat waktu. Dengan drone, pemantauan dapat dilakukan secara real-time, memastikan bahwa proyek berjalan sesuai jadwal dan standar yang ditetapkan. 4. Pengiriman Logistik dan Manfaat Lainnya Dalam operasional IKN, pengiriman logistik merupakan aspek penting yang memerlukan efisiensi dan ketepatan. Drone pengiriman dapat memastikan pengiriman barang dan material konstruksi dilakukan dengan cepat, mengurangi keterlambatan dan biaya operasional. Salah satu produsen drone dari Bandung yakni BETA-UAS mengumumkan kontribusinya dalam pengembangan Nusantara Logistic Hub di IKN bersama Pos Indonesia. Selain aplikasi di atas, drone juga memiliki potensi untuk pemanfaatan lain di IKN Indonesia, seperti pemantauan lingkungan, keamanan, penegakan hukum, dan promosi pariwisata. Dengan teknologi canggih dan inovatif, drone memberikan solusi yang efektif dalam mendukung pembangunan dan operasional kota baru ini. Kontak: Nilam Purnama Email: info@terra-drone.co.id Website: www.terra-drone.co.id Telepon: 0812 6559 4857

Bina Bangsa School Siap Jadi Bagian dari IKN Pendidikan
Pendidikan
Kamis, 02 Mei 2024 | 08:22 WIB

Bina Bangsa School Siap Jadi Bagian dari IKN

Jakarta, katakabar.com - Bina Bangsa School kerja sama dengan pemerintah dan penduduk setempat untuk membangun pendidikan Indonesia dengan mendukung pengembangan pendidikan di Ibu Kota Negara Nusantara (IKN). Bina Bangsa School optimis pembangunan sekolah di IKN berjalan lancar dan dapat segera dimulai dan dilakukan peletakan batu pertama dalam waktu dekat. Bina Bangsa School, sekolah dengan reputasi selama 24 tahun, dengan bangga menyambut kunjungan Drs. H.Alimuddin, M.Si, Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat dan Bapak Indra Yuwana, Tenaga Ahli Pimpinan Bidang Investasi OIKN, di pekan keempat April 2024 lalu. Kunjungan ini langkah penting mendukung pengembangan pendidikan di Ibu Kota Negara Nusantara (IKN). Presiden Director Bina Bangsa School, Surya Putra Subandi beserta jajaran direksi lainnya menyambut hangat kunjungan ini. Agenda utama kunjungan peninjauan standar sekolah Bina Bangsa dan diskusi persiapan untuk pembangunan di IKN. Bina Bangsa School telah dialokasikan tanah seluas 1,8 hektar di IKN untuk mendirikan sekolah baru yang akan menjadi pusat pendidikan berkualitas tinggi bagi generasi penerus bangsa. Bina Bangsa School memiliki komitmen kuat untuk mendukung pembangunan IKN dengan menyediakan pendidikan berkualitas tinggi bagi anak-anak Indonesia. Saat ini, Bina Bangsa School telah memiliki 6 cabang di berbagai kota di Indonesia, yakni Jakarta (Kebon Jeruk dan PIK), Bandung, Semarang, Malang, dan Balikpapan. Alumni Bina Bangsa School telah banyak yang berhasil meraih prestasi gemilang di berbagai bidang, baik di dalam maupun luar negeri. Bina Bangsa School berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat setempat dan optimis bahwa pembangunan sekolah di IKN akan berjalan lancar dan dapat segera dimulai dan dilakukan peletakan batu pertama dalam waktu dekat. Sekolah ini akan menjadi simbol komitmen Bina Bangsa School untuk berkontribusi pengembangan pendidikan di IKN dan membangun generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berdaya saing. Kontak: Bina Bangsa School Phone : 021 5880045 Email : admission.pik@binabangsaschool.com

BRIN dan Kopontren Kembangkan Jeruk di Lahan Gambut Manfaatkan Limbah Tangkos Nusantara
Nusantara
Senin, 18 Desember 2023 | 21:53 WIB

BRIN dan Kopontren Kembangkan Jeruk di Lahan Gambut Manfaatkan Limbah Tangkos

Jakarta, katakabar.com - Kawasan Ekonomi Khusus ibu kota nusantara (IKN) di Paser, Kalimantan Timur, terbentang potensi luar biasa pengembangan ketahanan pangan. Kolaborasi yang kokoh antara riset hortikultura dan sektor industri jadi tonggak utama menguatkan kesiapan pangan di kawasan IKN. Rupanya, Pusat Riset Hortikultura dan Perkebunan (PRHP) Organisasi Riset Pertanian dan Pangan (ORPP) BRIN telah membuat Perjanjian Kerja Sama dengan Mitra Industri Kopontren Trubus Iman Kabupaten Paser dengan judul “Pengembangan Varietas Unggul Baru Jeruk Pada Lahan Pasang Surut dan Lahan Kering”. Perjanjian itu diteken pada 31 Oktober 2022 oleh Kepala PRHP ORPP BRIN, Dr Dwinita Wikan Utami dan Ketua Kopontren Trubus, Iman Dr Daniar. "Tujuan dari kerja sama melaksanakan pengembangan varietas unggul baru jeruk di lahan pasang surut dan kering dengan menerapkan teknologi penyediaan benih melalui Okucang (Okulasi Cangkok) sesuai lahan pasang surut," kata Utami lewat keterangan resmi BRIN, kemarin, dilansir dari laman elaeis.co, pada Senin (18/12). Setahun berjalan, kerja sama pun membuahkan hasil pengembangan komoditas jeruk yang ditanam di lahan gambut menggunakan varietas unggul baru Siam Sinta Ponsoe, Siam Pontianak, dan Keprok RGL dengan penyediaan benih secara okulasi dan cangkok. Inovasi teknologi disiapkan periset BRIN dipimpin Dr Anang Triwiratno dan telah menanam 4 hektar lahan jeruk dengan pembiayaan bekerja sama in kind oleh Mitra Industri meliputi persiapan lahan dan pengelolaan tanam jeruk. Inovasi yang diterapkan mengelola tanaman jeruk, yakni penggunaan benih Okucang dan okulasi pada lahan pasang surut dan lahan kering masam, menggunakan dekomposer yang dihasilkan peneliti BRIN untuk memfermentasi limbah Tandan Kosong (Tankos) kelapa sawit dan limbah baglok jamur. Berikutnya, mengurangi jumlah limbah Tangkos dan Baglok jamur yang dimanfaatkan untuk pupuk organik, pengendalian OPT menggunakan agens hayati entomopatogen untuk mengendalikan hama kutu sisik, dan pengelolaan budidaya yang intensif meliputi pemangkasan, pemupukan, pengairan, dan pengendalian OPT. "Riset hortikultura inti dari upaya peningkatan kualitas dan kuantitas hasil pertanian, menghadirkan inovasi-inovasi berbasis ilmiah yang diterapkan secara langsung dalam proses produksi. Melalui keterlibatan industri, hasil-hasil riset ini diimplementasikan dengan efisien, memungkinkan pengembangan produksi jeruk yang lebih bermutu dan memiliki daya saing tinggi," jelasnya. Pemanfaatan limbah yang melimpah di lokasi Mitra Industri, yakni Tankos kelapa sawit dan limbah baglok bekas budidaya jamur telah diolah menjadi kompos yang berperan sebagai pupuk organik. Pengolahan limbah menjadi kompos untuk tanaman jeruk menggunakan dekomposer yang berbahan mikro organisme jamur yang dikoleksi dari lokasi lahan pasang surut dan lahan kering masam dengan kemampuan mendegradasi limbah yang mengandung lignin tinggi. Kerja sama ini selama tiga tahun dan hasilnya diharapkan dapat menambah luas kebun jeruk pada lahan pasang surut dan lahan kering masam yang akan menambah produksi buah jeruk dari dalam negeri. "Selama ini kita harus mengimpor sekitar 100 ribu ton buah jeruk dari beberapa negara, atau setara dengan penambahan 4.000 hektar lahan jeruk baru," tuturnya. Fokus pada keseimbangan antara inovasi dan penerapan praktis, ucap Utami, kolaborasi ini tidak hanya perkuat ketersediaan pangan tapi merangsang pertumbuhan ekonomi lokal serta menciptakan peluang kerja bagi masyarakat setempat. "Bila kolaborasi ini terus dioptimalkan, IKN di Paser bakal jadi lokomotif penyediaan pangan berkelanjutan dan berdaya saing," tandasnya.

Siap-siap! Kebun Sawit dan Tambang Bakal Disapu Bersih Dari IKN Nusantara
Nusantara
Minggu, 26 November 2023 | 17:09 WIB

Siap-siap! Kebun Sawit dan Tambang Bakal Disapu Bersih Dari IKN

Jakarta, katakabar.com - Perkebunan kelapa sawit dan tambang di kawasan Ibu Kota Negar (IKN) bakal disapu bersih atau dengan kata lain ditutup. Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri menekankan, tambang batu bara ilegal di sekitar kawasan IKN diperkirakan mencapai seluas 3.000 hektar. "Kami sudah melakukan konsolidasi data, seluas 3.000 hektar tambang batu bara berada di luar izin. Itu bakalditutup," ujarnya lewat keterang resmi, dua hari lalu, dilansir dari laman elaeis.co, pada Ahad (26/11). Otorita IKN telah membentuk Satuan Tugas (satgas) penertiban tambang ilegal, ulas Myrna, meliputi kepolisian, kejaksaan, TNI, serta unit penegakan hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). "Satgas sudah bekerja, melakukan penyisiran di area-area yang diduga tambang ilegal dan memberikan peringatan-peringatan," terangnya. Selain tambang ilegal, sebut Myrna, tambang batu bara yang mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) resmi bakal ditutup. Begitu pula dengan perkebunan kelapa sawit baik milik perusahaan maupun kebun rakyat. Langkah itu, kata Myrna, sebagai bentuk pengendalian terhadap potensi pencemaran atau perusakan lingkungan dari aktivitas industri. "Pembangunan IKN berkomitmen terus memperhatikan aspek lingkungan hidup," tegasnya. Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan Sumber Daya Air, Pungky Widiaryanto menimpali, Kalimantan Timur menjadi salah satu penyimpan cadangan batu bara terbesar di Indonesia. Provinsi ini memiliki potensi gas alam yang cukup besar sehingga perlu dilindungi dari penambangan ilegal yang merusak lingkungan. "Kalau perusahaan punya IUP yang masih aktif, nanti tidak diperpanjang lagi. Pemberian izin baru dihentikan di sekitar kawasan IKN, ini berlaku untuk sawit," katanya. "Penegakan hukum dilakukan bukan hanya dalam rangka zero carbon emissions, tapi untuk net zero city dan komitmen kami untuk lingkungan," imbuhnya.