jalankan

Sorotan terbaru dari Tag # jalankan

Bisnis Harus Jalankan Performance Marketing di 2026, Digital Agency Ini Berikan Alasannya Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 04 Januari 2026 | 16:31 WIB

Bisnis Harus Jalankan Performance Marketing di 2026, Digital Agency Ini Berikan Alasannya

Jakarta, katakabar.com - Perubahan lanskap digital marketing yang semakin cepat membuat bisnis tidak lagi bisa mengandalkan strategi pemasaran yang bersifat umum dan sulit diukur. Kenaikan biaya iklan, kompleksitas algoritma platform, serta keterbatasan data akibat regulasi privasi mendorong kebutuhan akan pendekatan pemasaran yang lebih terukur. Doxadigital, digital agency asal Indonesia, menilai di tahun 2026 Performance Marketing menjadi fondasi penting bagi bisnis yang ingin bertumbuh secara berkelanjutan. Berbeda dengan pendekatan pemasaran tradisional yang berfokus pada eksposur, performance marketing menempatkan dampak bisnis sebagai tolok ukur utama. Setiap aktivitas pemasaran dikaitkan langsung dengan hasil nyata seperti prospek, penjualan, dan kontribusi terhadap pendapatan. Pendekatan ini memberikan visibilitas yang lebih jelas bagi manajemen dalam mengevaluasi efektivitas strategi marketing. CEO Doxadigital, Viktor Iwan, menegaskan perubahan ini bukan sekadar tren. “Di 2026, bisnis dituntut untuk memahami dengan jelas bagaimana marketing berkontribusi terhadap revenue. Performance marketing membantu bisnis menghubungkan setiap aktivitas digital dengan hasil yang bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya. Manfaat Performance Marketing Bisnis Menurut Doxadigital, performance marketing memberikan manfaat langsung karena setiap aktivitas pemasaran dapat dikaitkan dengan dampak nyata terhadap pertumbuhan bisnis. Pendekatan ini membantu manajemen mengambil keputusan berbasis data, bukan asumsi, sekaligus menjaga efisiensi anggaran di tengah kompetisi dan biaya iklan yang terus meningkat. Beberapa manfaat strategis performance marketing bagi bisnis antara lain: Akuntabilitas anggaran yang tinggi: Setiap pengeluaran pemasaran dapat ditelusuri hingga ke aksi spesifik seperti lead, transaksi, atau nilai konversi. Hal ini memudahkan evaluasi efektivitas kampanye dan mengurangi pemborosan pada aktivitas yang tidak berdampak langsung terhadap hasil bisnis. Pengambilan keputusan berbasis data: Metrik seperti Cost per Acquisition (CPA), Return on Ad Spend (ROAS), Customer Acquisition Cost (CAC), dan Lifetime Value (LTV) memberikan visibilitas yang jelas terhadap performa kanal, audiens, dan pesan. Bisnis dapat memprioritaskan strategi yang terbukti meningkatkan profit, bukan sekadar mengejar traffic atau impresi. Optimasi dan adaptasi yang cepat: Melalui A/B testing, bidding otomatis, dan pemanfaatan machine learning, performance marketing memungkinkan optimasi kampanye secara berkelanjutan dan real-time, mengikuti perubahan perilaku konsumen dan dinamika pasar. Skalabilitas yang terkontrol: Dengan memahami batas profitabilitas melalui hubungan LTV dan CAC, bisnis dapat meningkatkan skala kampanye secara bertahap tanpa kehilangan efisiensi, baik pada fase growth maupun ekspansi kanal baru. Penyelarasan marketing dengan tujuan bisnis Performance marketing mendorong tim marketing fokus pada outcome bisnis seperti revenue, margin, dan retensi pelanggan. Marketing tidak lagi sekadar cost center, tetapi berperan sebagai growth engine yang terukur. Peran Funnel Performance Marketing Doxadigital menekankan performance marketing tidak dapat dilepaskan dari pemahaman funnel pemasaran. Funnel adalah kerangka kerja yang menggambarkan perjalanan calon pelanggan dari tahap belum mengenal brand hingga melakukan tindakan bernilai bagi bisnis. Melalui funnel, bisnis dapat menyesuaikan strategi, pesan, dan metrik sesuai konteks di setiap tahap. Pada praktik performance marketing modern, funnel tidak lagi dipahami sebagai proses linear semata. Funnel berfungsi sebagai sistem dinamis yang menghubungkan akuisisi, edukasi, konversi, dan retensi, dengan fokus pada efisiensi anggaran dan kualitas hasil. Secara umum, funnel dalam performance marketing terdiri dari beberapa tahap utama: TOFU (Top of Funnel) – Awareness Tahap ketika audiens mulai menyadari masalah atau kebutuhan mereka serta mengenal brand sebagai salah satu opsi solusi. Fokus berada pada jangkauan, perhatian, dan pengenalan nilai awal brand. MOFU (Middle of Funnel) – Consideration Pada tahap ini, audiens mulai membandingkan solusi, mencari informasi lebih dalam, dan mengevaluasi kredibilitas brand. Aktivitas performance marketing diarahkan pada edukasi, trust-building, dan diferensiasi. BOFU (Bottom of Funnel) – Conversion Tahap ketika audiens memiliki niat tinggi dan siap mengambil tindakan seperti membeli, mendaftar, atau menghubungi tim sales. Optimasi difokuskan pada pengurangan hambatan dan peningkatan rasio konversi. Post-Funnel – Retention dan Loyalty Tahap setelah konversi yang berfokus pada retensi pelanggan, repeat purchase, dan peningkatan lifetime value. Dalam praktik modern, tahap ini menjadi krusial karena berdampak langsung pada profitabilitas jangka panjang. Menurut Viktor, pemahaman funnel membantu bisnis menempatkan performance marketing sebagai strategi end-to-end, bukan sekadar aktivitas iklan. “Tanpa funnel yang jelas, performance marketing akan kehilangan arah. Funnel memastikan setiap aktivitas marketing relevan dengan posisi audiens dan tujuan bisnis,” ujarnya. Sebagai digital agency yang telah membantu berbagai brand dari skala UMKM hingga korporasi, Doxadigital memposisikan performance marketing sebagai fondasi strategi digital di era berbasis data dan AI. Pendekatan ini dinilai semakin penting bagi bisnis yang ingin tetap kompetitif dan berkelanjutan di 2026 dan seterusnya.

Pertamina Foundation Jalankan Asta Cita dan Dual Growth Strategy lewat Program TJSL Nusantara
Nusantara
Jumat, 28 Maret 2025 | 13:55 WIB

Pertamina Foundation Jalankan Asta Cita dan Dual Growth Strategy lewat Program TJSL

Jakarta, katakabar.com - Sejak bertransformasi, Pertamina Foundation (PF) sebagai perpanjangan tangan PT Pertamina (Persero) melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), memberikan dampak positif sejalan dengan Asta Cita dan dual growth strategy Pertamina yang mencakup bidang pendidikan, sosial, dan lingkungan. Di bidang pendidikan, sejak 2011, PF dipercaya mengelola 15 jenis beasiswa dalam ekosistem Beasiswa Sobat Bumi atau BSB dengan total penerimanya sebanyak 5.136 orang. Sesuai namanya Sobat Bumi, para penerima dilibatkan dalam aksi penghijauan, Aksi Sobat Bumi atau ASB, dan pengembangan energi bersih untuk kemandirian ekonomi masyarakat, Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI). Per tahun 2024, sebanyak 24 Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI) yang tersebar dari Sumatra hingga Papua. PF berperan sebagai Badan Penyelenggara Bumi Patra Childcare & Kindegarten dan Universitas Pertamina (UPER). Sejak 2016, total sebanyak 764 siswa yang bersekolah di TK Patra II dan V dengan 15 tenaga pengajar yang telah menempuh sarjana Pedagogi. Prestasi membanggakan dicetak oleh UPER yang telah memiliki 6.324 student body, meraih peringkat keenam Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Terbaik di Jakarta versi UniRank 2024, dan 15 program studi telah terakreditasi Unggul dan 3 terakreditasi Baik Sekali.

Sosialisasi, Pemkab Labura Siap Jalankan RAD KSB Sawit
Sawit
Jumat, 20 Desember 2024 | 21:05 WIB

Sosialisasi, Pemkab Labura Siap Jalankan RAD KSB

Aek Kanopan, katakabar.com -Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara taja sosialisasi Penetapan Peraturan Bupati tentang Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan atau RAD KSB, sekaligus pembentukan Tim Pelaksana Daerah atau TPD RAD KSB selama dua hari dari Kamis (19/12) hingga Jumat (20/12) di Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan menindaklanjuti upaya pemerintah daerah mewujudkan pembangunan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, serta sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2019 tentang Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN KSB) Tahun 2019-2024.

Menjalankan Misi Sejahterakan Petani Kelapa Sawit di Kalimantan Nasional
Nasional
Senin, 16 Oktober 2023 | 15:01 WIB

Menjalankan Misi Sejahterakan Petani Kelapa Sawit di Kalimantan

Banjarmasin, katakabar.com - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Kalimantan Selatan menjalankan misi sejahterakan petani kelapa sawit, lewat program pengembangan produk-produk turunan kelapa sawit bernilai jual. Program itu yang mengemuka di Workshop Promosi Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) Sawit Kalimantan Selatan 2023 digelar pada 15 hingga 16 Oktober, yang digelar di Mahakam Room, Hotel Aria Barito, tadi malam. Petani kelapa sawit yang tergabung dalam ke lembagaan, baik dari kelompok atau pun koperasi tani yang ada di Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Barito Kuala sebagai lokus hadir sebanyak seratus orang di workshop yang diinisiasi Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Kalimantan Selatan. Event ini digelar untuk mengenalkan sekaligus mengembangkan Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) berbasis kelapa sawit, salah satu komoditas unggulan daerah. Kepala Divisi UKMK BPDPKS, Helmi Muhansyah menjelaskan, program ini bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan petani akan produk-produk turunan dari kelapa sawit, lewat workshop dengan narasumber berkompeten. “Ini langkah kita untuk men-deliver kebaikan-kebaikan dari kelapa sawit yang tidak banyak orang ketahui,” ujarnya dilansir dari laman radarbanjarmasin.jawapos.com, pada Senin (16/10). Helmi mengapresiasi langkah Aspekpir Kalimantan Selatan. Program ini hendaknya tak terhenti di sini saja tapi berkelanjutan. "Bagi peserta, manfaatkan kesempatan ini,” serunya. Ketua Aspekpir Kalimantan Selatan, Jayadi menekankan, program ini bertujuan untuk meningkatkan khasanah pengetahun petani kelapa sawit. Apalagi komoditas ini dapat diolah menjadi produk turunan, seperti minyak sawit merah, sabun mandi, deterjen dan lainnya. Selain tu, tutur Jayadi, workshop ini untuk mengembangkan sawit berkelanjutan. Jadi, tidak hanya mengolah produk, tapi membuatnya bernilai jual. Ke depan, harap Jayadi, program serupa terus mendapat dukungan dari BPDPKS agar pengembangan hilirisasi kelapa sawit di semakin maju di Kalimantan Selatan. “Dengan berkembangnya hilirisasi, petani-petani sawit kita pun mendapat nilai tambah,” jelasnya. Untuk informasi, event sama berlanjut di Hotel Novotel, Banjarbaru, pada 17 hingga 18 Oktober 2023 ini. Diikuti 100 peserta dari Kabupaten Tapin, Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Sukses Jalankan Program PSR Terluas, Kementan RI Ganjar Pemkab OKI Anugerah Nasional
Nasional
Jumat, 08 September 2023 | 10:08 WIB

Sukses Jalankan Program PSR Terluas, Kementan RI Ganjar Pemkab OKI Anugerah

OKI, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terima anugerah perkebunan dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia. Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kabupaten Ogan Komering Ilir menjadi yang terluas di Indonesia, yang antarkan Pemkab OKI meraih prestasi itu. Hingga Agustus 2023, sudah seluas 32.297 Hektar lahan sawit rakyat diremajakan. Capaian itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia menganugerahi Pemkab OKI penghargaan perkebunan 2023 kategori Pemerintah Daerah dengan realisasi Program Peremajaan Sawit Rakyat terluas dengan pola kemitraan. Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo yang serahkan penghargaan kepada Wakil Bupati wakili Bupati OKI, Dja'far Shodiq di pembukaan Perkebunan Indonesia Expo (Bunex) 2023, di ICE BSD City, Tangerang, Banten, pada Kamis (7/9). . Kegiatan usung tema Penguatan Hilirisasi Perkebunan untuk Ketahanan Ekonomi Global, dibuka secara resmi oleh Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo. Wakil Bupati OKI, Dja'far Shodiq sampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian RI atas anugerah penghargaan yang diberikan. “Dengan diterimanya penghargaan ini, kita bersyukur dan menjadi motivasi serta tantangan dalam peningkatan dan pengembangan sektor perkebunan, baik hulu maupun hilirnya,” ujarnya dilansir dari laman musi.co.id, pada Jumat (8/9). . Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) upaya pemerintah meningkatkan produktivitas kelapa sawit lewat penggantian tanaman tua dan tidak produktif dengan benih unggul yang berkualitas, dan sekaligus upaya memperbaiki tata kelola perkebunan kelapa sawit rakyat secara khusus. “Demi tercapainya realisasi PSR diperlukan upaya percepatan, sehingga target yang telah dicanangkan dapat dicapai sesuai dengan ketentuan peraturan yang telah ditetapkan,” ulasnya. . Peremajaan Kelapa Sawit (PSR) menurut Shodiq bukan suatu hal yang mudah. Semua pihak perlu bekerja sama secara terintegrasi untuk mempercepat proses pemenuhan ketentuan administrative. . “Perlu melibatkan banyak pihak antara lain Pemerintah Daerah (Pemda), pemerintah pusat, perbankan, pelaku usaha kelapa sawit baik swasta maupun BUMN dan yang penting petaninya itu sendiri,” jelasnya. . Sementara itu Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan OKI, Dedy Kurniawan, S. STP, M. Si menambahkan di tahun 2023 OKI menarget 8 ribu Hektar Rekomendasi Teknik (Rekomtek). . “Kegiatan Peremajaan ini bukan hanya bertujuan untuk mengganti tanaman baru tapi meningkatkan jumlah produksi dari kelapa sawit. Begitu pula benih yang unggul penerapan perawatannya pun ditingkatkan ke depan,” kata Dedy. . Di samping Kabupaten OKI jadi yang terluas dalam mereplanting kelapa sawit. Selain itu, OKI memiliki potensi besar perkebunan rakyat mandiri yang bisa terus digenjot produksinya melalui program ini, imbuhnya.