KADA Resmi Dimulai Dorong Talenta Digital AI dan Cybersecurity di Asia Tenggara
Jakarta, katakabar.com - Program Korea-ASEAN Digital Academy atau KADA secara resmi dimulai di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi atau BPPTIK Cikarang sebagai bagian dari inisiatif kerja sama digital antara Republik Korea dan negara-negara ASEAN. Didukung oleh ASEAN-Korea Cooperation Fund atau AKCF, serta Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, program ini akan berjalan selama dua tahun dari 2025 hingga 2027 dengan fokus pada pengembangan kapasitas talenta di bidang Artificial Intelligence dan Keamanan Siber. Pembukaan program ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, yakni H.E. Satvinder Singh, Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN Bidang Komunitas Ekonomi ASEAN; Mr. Jang-Keun Lee, Duta Besar Republik Korea untuk ASEAN; Mr. Deuk Jung Kim, Wakil Presiden Eksekutif sekaligus Wakil Direktur NIPA (National IT Industry Promotion Agency); serta H.E. Neza Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Urusan Digital Republik Indonesia. Kehadiran mereka menandai komitmen kuat antarnegara untuk memperkuat daya saing digital kawasan. Salah satu yang turut hadir di upacara pembukaan adalah Maxy Academy, sebagai bagian dari ekosistem pelatihan digital yang berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan talenta muda di kawasan. CEO dan Co-Founder Maxy Academy, Isaac Munandar sambut baik inisiatif ini sebagai langkah strategis untuk membangun ekosistem digital yang inklusif dan berdaya saing global. “Kami percaya masa depan talenta digital Asia Tenggara tidak hanya bergantung pada akses teknologi, tetapi juga pada kolaborasi lintas negara. KADA menjadi jembatan penting untuk membentuk generasi baru yang mampu bersaing di bidang AI dan Cybersecurity,” ujarnya.