Hore! Penumpang Kereta Api Dapat Menu Takjil dari Kuliner Kereta Selama Ramadhan Lingkungan
Lingkungan
Selasa, 03 Maret 2026 | 13:11 WIB

Hore! Penumpang Kereta Api Dapat Menu Takjil dari Kuliner Kereta Selama Ramadhan

Jakarta, katakabar.com - Selama bulan Ramadhan, Kuliner Kereta by KAI Services sediakan menu khusus berbuka puasa untuk para penumpang kereta api yang berbuka puasa dalam perjalanan didalam kereta. Sajian menu khusus yang bisa dipesan penumpang antara lain Buko Pandan, Bubur Kacang Hijau, Kolak Pisang, Kurma, hingga Gorengan. Tidak hanya menu khusus, untuk menu-menu regular, seperti Nasi Goreng Parahyangan Legend, Nasi Sei Sapi, Nasi Sapi Lada Hitam juga bisa menjadi pilihan untuk penumpang saat berbuka puasa ataupun saat waktu sahur di kereta. Selain makanan, Kuliner Kereta juga menyediakan aneka jenis minuman mulai dari air mineral, kopi hitam, teh premium untuk penumpang yang ingin membatalkan puasa di dalam perjalanan kereta. Tati Sulaiman, penumpang kereta api, megatakan pengalaman berbuka puasa di kereta api ternyata menyenangkan karena kita bisa pesan makanan untuk berbuka puasa langsung lewat prama prami yang berkeliling rangkaian. “Kemarin waktu ke Surabaya, saya pesan kolak pisang dan kurma sebagai takjil untuk berbuka puasa bareng keluarga di kereta. Selain enak, dengan adanya menu khusus Ramadhan ini, kita juga tetap bisa merasakan nuansa puasa Ramadhan dalam perjalanan kereta,” ujar Tati. Menurut Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan Hendri Wintoko, Kuliner Kereta selama bulan Ramadhan ini menyediakan aneka menu khusus seperti Kolak Pisang hingga kurma yang bisa menjadi sajian bagi penumpang kereta untuk berbuka puasa di perjalanan. Tidak hanya itu, buat yang ingin makan berat, Kuliner Kereta juga menyediakan menu regular seperti nasi sei sapi hingga nasi goreng parahyangan legend. “Buat penumpang yang ingin menikmati sajian berbuka puasa di kereta api, Kuliner Kereta menyediakan aneka sajian menu berbuka. Menjelang waktu berbuka, prama prami kami akan berkeliling rangkaian untuk menawarkan sajian berbuka puasa kepada penumpang yang menjalankan ibadah puasa," kata Ixfan dalam keterangan resminya, Senin (2/3) kemarin. Ixfan menambahkan, untuk kemudahan transaksi calon penumpang bisa melakukan pemesanan di awal atau melakukan pre order melalui fitur Railfood di aplikasi Access by KAI dan kulinerkereta.id. “Jadi penumpang tidak perlu repot memesan saat perjalanan kereta dan produk pasti diantarkan langsung ke kursi penumpang oleh prama prarmi KAI Services," jelasnya.

Sinyal dan Telekomunikasi Tulang Punggung Keselamatan dan Kelancaran Operasional KA Tekno
Tekno
Rabu, 30 Juli 2025 | 08:16 WIB

Sinyal dan Telekomunikasi Tulang Punggung Keselamatan dan Kelancaran Operasional KA

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta atau KAI Daop 1 Jakarta menegaskan pentingnya peran vital bidang Sinyal dan Telekomunikasi atau Sintel jamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan kereta api. Keandalan peralatan persinyalan dan wesel menjadi komponen utama yang tidak terpisahkan dalam sistem operasional kereta api modern, baik dari sisi pengaturan perjalanan maupun pengendalian lalu lintas KA di lintas dan stasiun. Peralatan persinyalan berfungsi sebagai media komunikasi visual antara Masinis dan Pengatur Perjalanan Kereta Api atau PPKA. Informasi yang tersaji harus terbaca jelas, akurat, dan tegas, baik pada sistem elektrik maupun mekanik. Sementara itu, wesel sebagai pengatur arah jalur kereta api harus berada dalam posisi yang benar, presisi dan selaras dengan sinyal yang ditunjukkan, guna mencegah potensi kecelakaan dan menjamin pergerakan kereta yang aman. “Peran petugas Sintelis sangat krusial dalam merawat dan memastikan seluruh perangkat persinyalan serta telekomunikasi berada dalam kondisi prima. Kecakapan, kedisiplinan, dan konsistensi dalam pelaksanaan perawatan harian, mingguan, bulanan hingga 6 bulanan harus terus dijaga demi tercapainya zero accident,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko. Aset Sintel Daop 1 Jakarta: Kompleks dan Strategis Saat ini, terdapat 194 pekerja organik yang tergabung dalam bagian Sintel Daop 1 Jakarta yang bertanggung jawab dalam perawatan berbagai aset vital. Berikut data aset yang dikelola: Wesel: 857 unit Peralatan dalam (elektrik & mekanik): 278 unit Pendeteksi KA (kontak deteksi elektromekanis, track circuit, axle counter): 2.257 unit Pintu Perlintasan: 118 unit Point Lock/Perintang/Pelalau: 24 unit Negative Check Persinyalan Mekanik: 4 unit CTC/CTS: 78 unit Location Case: 292 unit Catu Daya: 212 unit Saluran Kawat: 52 unit Radio Lok: 58 unit Way Station: 133 unit Pusat Kendali: 6 unit Base Station: 45 unit Fiber Optik: 629 unit Telekomunikasi di stasiun: 98 unit Telekomunikasi luar stasiun: 42 unit Telekomunikasi di JPL: 118 unit Persebaran Wilayah Resor Sintel Daop 1 Jakarta Guna mendukung perawatan dan pemeliharaan yang optimal, wilayah kerja Sintel Daop 1 Jakarta terbagi ke dalam 24 Resor dan Unit Pendukung Teknis (UPT), yaitu: 1. Resor STL 1.1 Merak 2. Resor STL 1.2 Serang 3. Resor STL 1.3 Rangkasbitung 4. Resor STL 1.4 Tigaraksa 5. Resor STL 1.5 Serpong 6. Resor STL 1.6 Tanah Abang 7. Resor STL 1.7 Tangerang 8. Resor STL 1.8 Duri 9. Resor STL 1.9 Manggarai 10. Resor STL 1.10 Jakarta Kota 11. Resor STL 1.11 Tanjung Priok 12. Resor STL 1.12 Pasar Senen 13. Resor STL 1.13 Jatinegara

Libur Idul Adha 1446 H, Volume Penumpang Kereta Api dari Gambir dan Pasar Senen Meningkat Default
Default
Kamis, 05 Juni 2025 | 10:10 WIB

Libur Idul Adha 1446 H, Volume Penumpang Kereta Api dari Gambir dan Pasar Senen Meningkat

Jakarta, katakabar.com - Momen libur Idul Adha 1446 hijiriah tahun 2025 masehi menjadi waktu yang dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian, baik untuk bersilaturahmi maupun berlibur Menjelang libur panjang Idul Adha 1446 hijiriah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat peningkatan volume penumpang yang signifikan pada periode 4 hingga 9 Juni 2025. Data sementara menunjukkan, sebanyak 139.513 pelanggan telah memesan tiket kereta api untuk keberangkatan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menuturkan, peningkatan ini tren tahunan yang terjadi saat momen libur nasional, termasuk Idul Adha. "Momen libur Idul Adha menjadi waktu yang dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian, baik untuk bersilaturahmi maupun berlibur. Kami mencatat adanya lonjakan pemesanan tiket, khususnya dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen,” ujar Ixfan. Dari total 139.513 pelanggan, ulasnya Ixfan, pemesanan terbanyak berasal dari Stasiun Pasar Senen: 62.538 pelanggan, Stasiun Gambir: 40.854 pelanggan, Stasiun Bekasi: 16.929 pelanggan, Stasiun Cikarang: 7.724 pelanggan, Stasiun Jatinegara: 6.678 pelanggan, Stasiun Cikampek: 2.554 pelanggan, dan Stasiun Karawang: 2.236 pelanggan. Hari favorit keberangkatan sejauh ini adalah Kamis, 5 Juni 2025 dengan jumlah 40.396 pelanggan, disusul hari ini, Rabu 4 Juni 2025 sebanyak 35.372 pelanggan. Angka ini masih dapat berubah seiring dengan penjualan tiket yang terus berlangsung. Untuk keberangkatan Rabu, 4 Juni 2025, total pelanggan yang berangkat tercatat sebanyak 35.372 orang, dengan rincian, Stasiun Gambir: 10.763 pelanggan, Stasiun Pasar Senen: 15.377 pelanggan, dan Stasiun lainnya di wilayah Daop 1 Jakarta: 9.230 pelanggan “Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik di tengah lonjakan jumlah penumpang. Seluruh fasilitas stasiun dan kereta telah disiapkan untuk memastikan perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” jelas Ixfan. Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama masa libur Idul Adha, KAI mengoperasikan kereta tambahan mulai Kamis, 5 Juni hingga 10 Juni 2025, dengan jumlah 7 hingga 9 perjalanan KA tambahan per harinya. KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan total 64 perjalanan KA Jarak Jauh (KAJJ), meliputi 34 perjalanan dari Stasiun Gambir, dan 30 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen.

Nikmati Keindahan Alam dari Atas Rel: Pesona Perjalanan Kereta Api di Jembatan Lahor Karangkates Nasional
Nasional
Rabu, 21 Mei 2025 | 10:24 WIB

Nikmati Keindahan Alam dari Atas Rel: Pesona Perjalanan Kereta Api di Jembatan Lahor Karangkates

Surabaya, katakabar.com - Perjalanan menggunakan kereta api kini tidak hanya menawarkan kenyamanan dan keamanan, tapi menghadirkan pengalaman visual yang memukau. Salah satu panorama favorit para penumpang adalah saat kereta melintasi Jembatan Lahor Karangkates yang terletak di wilayah selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jembatan Lahor Karangkates membentang kokoh setinggi 30 meter di atas Sungai Lahor, menyuguhkan pemandangan memukau, berupa Bendungan Sutami yang tenang, dikelilingi hamparan perbukitan hijau dan langit biru yang membentang luas. Momen saat kereta melintasi jembatan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penumpang, khususnya di lintas selatan, terutama pada pagi atau sore hari ketika cahaya matahari menyempurnakan keindahan panorama. Jembatan Lahor Karangkates yang saat ini dirawat oleh PT KAI Daop 8 Surabaya tidak hanya indah, tapi memiliki nilai historis dan strategis. Dibangun pada tahun 1880-an lampau oleh Staatspoorwegen perusahaan kereta api milik pemerintah Hindia Belanda, jembatan ini bagian penting dari jalur rel yang menghubungkan Malang, Blitar, hingga daerah-daerah di selatan Jawa. Selama lebih dari satu abad, jembatan ini telah menjadi jalur vital dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Jawa Timur. "Perjalanan kereta api tidak hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga tentang pengalaman selama di perjalanan. Melintasi Jembatan Lahor Karangkates memberikan sensasi tersendiri karena penumpang dapat menikmati panorama alam yang luar biasa indah," ujar Luqman Arif, Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya.

Semarang Sibuk Mudik, Stasiun Tawang dan Poncol Dipadati Pemudik Kereta Api Nusantara
Nusantara
Kamis, 10 April 2025 | 12:51 WIB

Semarang Sibuk Mudik, Stasiun Tawang dan Poncol Dipadati Pemudik Kereta Api

Semarang, katakabar.com - Total 497.297 pemudik padati stasiun yang berada di Kota Semarang selama 19 hari masa Angkutan Lebaran 2025 PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pergerakan signifikan penumpang di dua stasiun utama Kota Semarang selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2025. Itu menunjukkan Semarang tidak hanya menjadi kota transit, tapi titik keberangkatan dan kedatangan penting bagi masyarakat yang merayakan lebaran di kampung halaman. “Kota Semarang Ibukota Provinsi Jawa Tengah bukan hanya kota tujuan bagi para pemudik, tapi banyak disinggahi oleh para perantau, sehingga pada saat lebaran juga terjadi pergerakan masyarakat yang akan mudik ke kampung halamannya,” kata Vice President Public Relations KAI, Anne Purba. Selama periode arus mudik yang berlangsung dari 21 Maret hingga 1 April 2025 atau H-10 hingga Lebaran hari kedua, ulas Anne, tercatat sebanyak 152.288 penumpang berangkat meninggalkan Semarang melalui Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dan Stasiun Semarang Poncol. Sedang, ucap Anne, jumlah penumpang yang tiba di Semarang pada periode yang sama mencapai 126.286 orang.

Lewat Stasiun Yogyakart Mudik dan Wisata Lancar dengan Kereta Api Nasional
Nasional
Selasa, 08 April 2025 | 08:04 WIB

Lewat Stasiun Yogyakart Mudik dan Wisata Lancar dengan Kereta Api

Yogyakarta, katakabar.com - Stasiun Yogyakarta jadi pusat perhatian di musim mudik lebaran 2025, bukan hanya sebagai titik keberangkatan dan kedatangan pemudik, tapi sebagai gerbang bagi wisatawan yang ingin menikmati pesona Yogyakarta. Integrasi antarmoda transportasi yang lengkap menjadikan stasiun ini sebagai simpul yang sangat memudahkan perjalanan. Vice President Public Relations KAI, Anne Purba mengungkapkan, Stasiun Yogyakarta mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang selama masa Angkutan Lebaran periode 21 Maret hingga 5 April 2025. KAI mencatat, pada periode arus mudik dari tanggal 21 Maret hingga 1 April, jumlah penumpang KA jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta mencapai 86.027 penumpang, sedang yang datang mencapai 89.491 penumpang atau rata-rata 14.627 penumpang per hari. “Di arus balik dari 2 hingga 4 April, jumlah penumpang KA jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta mencapai 34.431 penumpang, sedang yang datang mencapai 38.550 penumpang, atau rata-rata 24.327 penumpang arus balik naik dan turun dalam tiga hari. Dari data tersebut terlihat pada arus balik kali ini, masyarakat yang menggunakan KA jarak jauh melalui Stasiun Yogyakarta meningkat cukup tinggi,” jelasnya.

Kereta Api Cakrabuana dan Gunung Jati Tarif Murah Bikin Mudik Ceria Nasional
Nasional
Rabu, 02 April 2025 | 20:20 WIB

Kereta Api Cakrabuana dan Gunung Jati Tarif Murah Bikin Mudik Ceria

Jakarta, katakabar.com - Guna meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama Angkutan Mudik Lebaran 2025, KAI menghadirkan Promo diskon 25 persen untuk kereta api Cakrabuana dan Gunung Jati bagi pelanggan yang melakukan perjalanan di periode 28 hingga 31 Maret 2025. Diskon tarif ini dilakukan sebagai alternatif transportasi bagi masyarakat yang hendak mudik dengan murah dan efisien. Manager Humas Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan bahwa promo ini untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan melalui penjualan tiket dengan tarif yang sangat terjangkau dan pembelian tiket untuk promo dapat dilakukan di seluruh channel penjualan tiket resmi KAI. Tarif eksekutif yang semula Rp250.000 menjadi Rp180.000 sedangkan tarif ekonomi yang semula Rp180.000 menjadi Rp130.000. “Kami ingin memberikan pilihan terbaik bagi pelanggan yang ingin mudik lebih hemat terutama pada masa puncak arus mudik Lebaran 2025. Dengan promo ini, masyarakat bisa menikmati perjalanan dengan tarif yang lebih murah dan tetap mendapatkan layanan terbaik dari KAI. Rangkaian KA Gunung Jati dan KA Cakrabuana terdiri dari empat kereta kelas eksekutif dan empat kereta kelas ekonomi New Generation," sebut Muhibbuddin. KA Gunung Jati mempunyai relasi perjalanan Gambir-Cirebon-Semarang Tawang PP sedangkan KA Cakrabuana mempunyai relasi perjalanan Gambir-Cirebon-Purwokerto PP. KA Gunungjati dan Cakrabuana mempunyai empat jadwal perjalanan dalam sehari. Kereta api ini mempunyai dua perjalanan Gambir-Cirebon dan sebaliknya, serta dua perjalanan Gambir-Semarang Tawang dan Gambir-Purwokerto dan sebaliknya.

Demi Keselamatan, KAI Imbau Masyarakat Tidak Melakukan Aktivitas Ngabuburit di Jalur KA Nasional
Nasional
Rabu, 05 Maret 2025 | 20:40 WIB

Demi Keselamatan, KAI Imbau Masyarakat Tidak Melakukan Aktivitas Ngabuburit di Jalur KA

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan larangan bagi masyarakat untuk beraktivitas di jalur kereta api, termasuk saat menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit selama bulan Ramadhan. Aktivitas ini sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan jiwa. “Selama bulan suci Ramadhan, masih ditemukan masyarakat berkumpul atau bermain di sekitar jalur rel kereta api, baik saat sahur maupun menjelang berbuka. Kami ingin mengingatkan jalur kereta api bukan tempat untuk kegiatan selain operasional perkeretaapian,” kata Vice President Public Relations KAI, Anne Purba. Ditegaskan Anne, aturan mengenai larangan beraktivitas di jalur rel telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Pasal 181 ayat (1) menyatakan, setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, termasuk melakukan aktivitas seperti menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel serta menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain di luar angkutan kereta api.