Mahasiswa Diajak Jadi Agen Perubahan Penyebarluasan Informasi Sawit Objektif dan Keberlanjutan Sawit
Sawit
Minggu, 02 Maret 2025 | 20:50 WIB

Mahasiswa Diajak Jadi Agen Perubahan Penyebarluasan Informasi Sawit Objektif dan Keberlanjutan

Puwokerto, katakabar.com - Kapasitas mahasiswa penting ditingkatkan guna memahami industri kelapa sawit secara lebih komprehensif, berbasis fakta, dan berorientasi keberlanjutan. Itu diantara pembahasan di acara Palm Oil Camp 2025 di Baturaden, Purwokerto pada 16 hingga 20 Februari 2025 lalu, yang digelar Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Angkat tema Kampanye Sawit Baik untuk Generasi Muda Pertanian dan Pemilihan Duta UKMK Sawit 2025. Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi, meliputi Unsoed, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Maarif Nahdlathul Ulama Kebumen, Universitas Pekalongan, Politeknik Banjarnegara, Universitas Muhadi Setiabudi Brebes, Universitas Perjuangan Tasikmalaya, Universitas Siliwangi Tasikmalaya, dan Universitas Galuh Ciamis. Ketua Panitia Pelaksana, Wakil Dekan 3 Unsoed (Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), Dr. Khavid Faozi, S.P., M.P menjelaskan, rangkaian acara yang berlangsung selama lima hari ini meliputi workshop, diskusi tematik, pelatihan komunikasi, public speaking, personal branding, demonstrasi pengolahan limbah sawit, serta outbound dan pembinaan karakter. Kegiatan Palm Oil Camp 2025 menghadirkan berbagai materi yang memberikan wawasan mendalam tentang industri kelapa sawit. Acara dimulai dengan sesi klasikal dan diskusi panel yang mengupas mitos dan fakta mengenai sawit dari berbagai perspektif, termasuk ekonomi, sosial, lingkungan, pangan, dan kesehatan. Para peserta mendapat wawasan dari akademisi dan praktisi yang berpengalaman dalam industri ini. “Peserta juga mendapatkan pelatihan komunikasi, public speaking dan personal branding untuk mempersiapkan mereka menjadi agen komunikasi yang efektif mengenai sawit berkelanjutan,” kata Khavid Faozi. Salah satu bagian penting dari kegiatan ini, demonstrasi pengolahan limbah kelapa sawit, bekerja sama dengan UMKM Berkah Kita Desa Rempoah, yang merupakan UMKM sawit binaan Unsoed bersama BPDP. Para mahasiswa diberikan wawasan dan keterampilan dalam mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai ekonomi. Pemilihan Duta UKMK Sawit 2025 Puncak acara adalah pemilihan Duta UKMK Sawit 2025, tujuannya untuk melahirkan agen perubahan yang dapat menyebarkan informasi berbasis data mengenai industri kelapa sawit di kalangan akademisi dan masyarakat.

Simulasi Kewirausahaan di Mata Kuliah Kewirausahaan Agribisnis Pendidikan
Pendidikan
Kamis, 25 Januari 2024 | 20:47 WIB

Simulasi Kewirausahaan di Mata Kuliah Kewirausahaan Agribisnis

Malang, katakabar.com - Mata kuliah kewirausahaan Agribisnis di Universitas Katolik Widya Karya memberikan pemahaman mendalam tentang konsep dan praktik membangun bisnis di sektor pertanian. Mata kuliah kewirausahaan Agribisnis menjadi jendela bagi mahasiswa untuk mendalami teori dan praktik membangun bisnis di sektor pertanian. Apalagi kurikulum yang dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi wirausaha di bidang Agribisnis. Makanya mereka diajak untuk mengenal konsep-konsep kunci mulai dari perencanaan bisnis hingga pengelolaan keuangan. Simulasi peran sebagai CEO, CFO, CMO, COO memberikan pengalaman nyata dan sesuai dengan target mahasiswa untuk menjadi seorang wirausaha setelah lulus. Pondasi Teoritis Mahasiswa dihadapkan pada fondasi teoritis kewirausahaan Agribisnis, memahami prinsip-prinsip dasar membangun pengembangan bisnis di sektor pertanian. Mereka belajar tentang perencanaan bisnis, identifikasi peluang pasar, dan penilaian risiko yang terkait dengan Agribisnis. Pembelajaran ini membentuk dasar yang kuat bagi mahasiswa dalam mengembangkan visi dan strategi bisnis yang berkelanjutan. Mahasiswa dipersiapkan bisa menerapkan ilmu kewirausahaan dalam bidang Agribisnis setelah lulus. Jasi, kala mahasiswa menyelesaikan mata kuliah ini. Mereka memiliki pemahaman yang mendalam tentang kewirausahaan Agribisnis, dan terlatih untuk menerapkan ilmu tersebut. Dengan landasan yang kuat ini, mahasiswa siap untuk menjadi inovator dan pioner dalam mengembangkan solusi bisnis yang berkelanjutan di sektor pertanian. Fondasi teoritis yang kuat ini bukan hanya bekal untuk saat ini, tapi merupakan investasi dalam membentuk generasi wirausaha Agribisnis yang siap menghadapi tantangan masa depan. Simulasi Peran sebagai CEO Melalui simulasi peran sebagai CEO praktik kewirausahaan, mahasiswa tidak hanya dapat gambaran tentang kompleksitas pengambilan keputusan dan manajemen tim, termasuk mengasah keterampilan kepemimpinan penting untuk meraih kesuksesan di dunia kewirausahaan Agribisnis. Simulasi ini menjadi wahana pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata dan memberdayakan mahasiswa untuk menjadi pemimpin yang terampil dan visioner dalam mengelola bisnis pertanian yang kompleks dan dinamis. Tantangan sebagai CFO Peran sebagai CFO membawa mahasiswa ke dalam lingkup pengelolaan keuangan di bisnis Agribisnis yang mereka jalankan. Mereka mempraktikkan keterampilan mengelola anggaran, analisis biaya, dan pengambilan keputusan keuangan yang tepat. Simulasi ini memberikan wawasan nyata tentang kompleksitas keuangan di sektor pertanian dan membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengatur stabilitas keuangan bisnis. Membangun Citra Merek Sebagai Chief Marketing Officer (CMO), mahasiswa terlibat dalam membangun citra merek di pasar Agribisnis. Mereka mempraktikkan strategi pemasaran, branding, dan komunikasi efektif. Simulasi ini tidak hanya mengajarkan mahasiswa bagaimana menjual produk pertanian, tapi memahamkan mereka pada pentingnya membangun hubungan positif dengan konsumen. Tugas Seorang COO Peran sebagai Chief Operating Officer (COO) membawa mahasiswa ke dalam dunia pengelolaan operasional sehari-hari di bisnis pertanian. Mereka menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan produksi, mengelola rantai pasok, dan memastikan efisiensi dalam setiap aspek operasional. Simulasi ini memberikan perspektif yang mendalam tentang realitas operasional di sektor Agribisnis. Mata kuliah kewirausahaan Agribisnis di Universitas Katolik Widya Karya bukan hanya tentang menyampaikan teori, melainkan memberikan pengalaman praktis melalui simulasi peran dalam praktik mata kuliah. Mahasiswa tidak hanya belajar bagaimana merencanakan dan mengelola bisnis di sektor pertanian, tetapi juga dihadapkan pada tantangan nyata yang dihadapi oleh para wirausaha. Jadi setelah lulus, mahasiswa siap untuk mengambil langkah mereka sebagai seorang wirausaha yang terampil dan berpengetahuan di dunia Agribisnis. Kontak: Universitas Katolik Widya Karya 0821 3980 8707 fp@widyakarya.ac.id

Polisi Borgol Mahasiswa Gegara Jadi Kurir Sabu di Lapangan Pasir Andam Dewi Hukrim
Hukrim
Minggu, 03 Desember 2023 | 15:56 WIB

Polisi Borgol Mahasiswa Gegara Jadi Kurir Sabu di Lapangan Pasir Andam Dewi

Bengkalis, katakabar.com - Seorang pemuda 30 tahun belakangan diketahui bernama SI alias Lobo status mahasiswa terpaksa berurusan dengan tim opsnal Satuan Reserse Narkotika dan Obat-obatan (Satnarkoba) Polres Bengkalis, gegara menjadi kurir narkotika jeni sabu. Warga Jalan Pahlawan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis ditangkap tim opsnal Satresnarkoba Polres Bengkalis, pada Senin (27/11) sekitar pukul 14.00 WIB lalu, di Lapangan Pasir Kecamatan Bengkalis, Kabupatem Bengkalis. Menurut Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo Anggoro diteruskan Kasatresnarkoba Polres Bengkalis, Iptu Hasan Basri kepada wartawan lewat siaran persnya, pada Ahad (3/12), pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan tindak pidana narkotika jenis sabu ini bermula tim opsnal Satresnarkoba patroli di seputaran wilayah Bengkalis Kota, pada Senin (27/12) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat melintasi lapangan pasir Andam Dewi tepat pukul 14.00 WIB, ujar Iptu Hasan, tim melihat seorang pria gerak geriknya mencurigakan duduk di atas sepeda motor, seperti sedang menunggu seseorang. Lalu, tim mendatangi pria tersebut mengaku bernama SI alias Lobo merupaka warga Jalan Pahlawan Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan. Saat digeledah badan ditemukan barang bukti, berupa satu paket plastik diduga berisikan narkotika jenis sabu, satu unit handphone android alat komunikasi, satu sepeda motor merk honda Beat Street. "Tim melakukan interogasi, pelaku mengakui paket narkotika jenis sabu tersebut miliknya yang diperoleh dengan cara membeli sebesar Rp400 ribu dari RI (dalam lidik)" ujarnya. Tidak sampai di situ, kata Iptu Hasan, tim melakukan penggeledahan di rumah tersangka SI alias Lobo ditemukan Satu paket plastik yang diduga berisikan Nrkotika jenis sabu, satu buah gunting potong, bungkusan plastik pack. "Tim melakukan pencarian terhadap RI tapi belum berhasil menemukan keberadaanya," jelasnya. Tersangka dan barang bukti, tambah Iptu Hasan dibawa ke Mapolres Bengkalis guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. Dari hasil tes urine pelaku positif Metamphetamine. "Kepada pelaku disangkakan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," sebutnya.