Normal

Sorotan terbaru dari Tag # Normal

Banjir Teratasi, 72 Keberangkatan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Normal 100 Persen Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 15 Februari 2026 | 14:28 WIB

Banjir Teratasi, 72 Keberangkatan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Normal 100 Persen

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) bergerak cepat menormalkan operasional perjalanan kereta api pascagenangan air yang terjadi di Stasiun Pekalongan periode 16 hingga 21 Januari 2026 lalu. Buktinya, per Kamis (22/1), seluruh perjalanan kereta api yang berangkat dari wilayah PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta telah kembali beroperasi normal sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka). Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan seluruh layanan kereta api telah berjalan normal dengan kecepatan operasional sesuai ketentuan. “Operasional perjalanan kereta api dari Daop 1 Jakarta telah kembali normal 100 persen. Total 72 keberangkatan perjalanan kereta api penumpang dari Daop 1 Jakarta beroperasi sesuai program perjalanan, serta 13 perjalanan kereta api angkutan barang berjalan lancar,” ujar Franoto. Ia menjelaskan, pada periode gangguan tersebut KAI tidak hanya menghadapi genangan air di wilayah Pekalongan, namun juga di sejumlah titik lain seperti kawasan Kampung Bandan dan Stasiun Jakarta Kota yang mengganggu kelancaran operasional. Sebagai langkah tindak lanjut untuk menghindari kejadian serupa, KAI Daop 1 Jakarta melakukan normalisasi saluran air di sepanjang jalur kereta api serta menyiagakan pompa air di area Stasiun Jakarta Kota dan Kampung Bandan untuk mempercepat pengaliran air dari emplasemen. Selain itu, petugas prasarana disiagakan penuh untuk melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi jalur rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. “KAI selalu siaga memantau kondisi jalur dan prasarana, serta secara aktif berkoordinasi dengan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem,” tegasnya. Franoto menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama KAI dalam setiap kondisi. Masyarakat diminta tidak khawatir, karena seluruh perjalanan kereta api hanya dijalankan setelah dipastikan memenuhi standar keselamatan yang berlaku. “Kami berkomitmen menjaga keselamatan dan keandalan layanan kereta api. Respons cepat serta kesiapsiagaan seluruh petugas menjadi kunci agar layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” jelas Franoto. Franoto menambahkan, pada periode 16 hingga 21 Januari 2026, KAI Daop 1 Jakarta melakukan pembatalan terhadap 40 perjalanan kereta api keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. KAI telah melakukan pengembalian bea tiket (refund) kepada sekitar 3.500 pelanggan dengan total nilai mencapai Rp1,3 miliar. Pengembalian bea tiket tersebut masih terus berlangsung sebagai bentuk tanggung jawab KAI kepada pelanggan, dengan batas waktu pengajuan refund hingga H+7 dari jadwal keberangkatan. Bagi masyarakat yang terdampak dan belum melakukan pembatalan tiket, pengajuan refund dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun, layanan online, maupun Contact Center KAI 121.

Cuaca Ekstrem dan Banjir Ganggu Operasional KA, KAI Pastikan Jalur Sragi–Pekalongan Berangsur Normal Lingkungan
Lingkungan
Selasa, 20 Januari 2026 | 09:26 WIB

Cuaca Ekstrem dan Banjir Ganggu Operasional KA, KAI Pastikan Jalur Sragi–Pekalongan Berangsur Normal

Madiun, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas terganggunya perjalanan kereta api akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya genangan air di petak jalan Sragi-Pekalongan yang berdampak pada kelancaran operasional perjalanan KA. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas terganggunya perjalanan kereta api akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya genangan air di petak jalan Sragi-Pekalongan yang berdampak pada kelancaran operasional perjalanan KA. “Kondisi cuaca ekstrem ini memerlukan penanganan dan pengaturan operasional khusus demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api. KAI telah memberlakukan rekayasa pola operasi,” ujar Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari. Update Pemulihan Jalur Sragi – Pekalongan Tohari menjelaskan bahwa hingga pukul 01.30 WIB, genangan air di petak jalan Sragi – Pekalongan telah berhasil ditangani dengan melakukan pengangkatan material dan normalisasi jalur. Seluruh perjalanan KA selanjutnya sudah dapat melintas melalui jalur hulu maupun hilir, menggunakan lokomotif dinas masing-masing KA. “Mulai pukul 05.10 WIB, jalur Sragi-Pekalongan sudah dapat dilalui dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 kilometer per jam, sambil terus dilakukan pemantauan intensif oleh petugas di lapangan,” jelasnya. Daftar Pembatalan Perjalanan KA Namun demikian, akibat keterlambatan yang sangat tinggi dan demi mengutamakan keselamatan serta kenyamanan pelanggan, beberapa perjalanan KA yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun pada hari ini, Senin (19/1), terpaksa dibatalkan, yakni KA Gajayana (KA 35) relasi Malang–Gambir (keberangkatan pukul 14.55 WIB), KA Gajayana Tambahan (KA 7001A) relasi Malang–Gambir (keberangkatan pukul 18.25 WIB), dan KA Gajayana Tambahan relasi Gambir–Malang (keberangkatan pukul 00.10 WIB). Tohari menegaskan hingga saat ini tidak terdapat pembatalan perjalanan untuk kereta api yang berangkat awal dari wilayah Daop 7 Madiun. Ketentuan Pengembalian Bea Tiket (Refund) 100 Persen Sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan kepada pelanggan yang terdampak, KAI Daop 7 Madiun memberikan kompensasi berupa pengembalian bea tiket sebesar 100 persen (di luar biaya pemesanan) dengan ketentuan, meliputi: 1. Pengembalian dapat dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari sejak tanggal pembatalan. 2. Berlaku bagi pelanggan yang tidak berkenan melanjutkan perjalanan akibat pembatalan, pengalihan rute, atau rekayasa operasi, termasuk tiket terusan maupun tiket pulang-pergi. 3. Melalui loket stasiun atau Contact Center 121. 4. Pengajuan refund melalui Contact Center 121 dapat dilakukan via telepon maupun layanan VOIP pada aplikasi Access by KAI. “Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran seluruh pelanggan. KAI Daop 7 Madiun akan terus menyampaikan perkembangan kondisi operasional secara berkala. Sekali lagi kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat faktor cuaca dan kondisi alam ini,” tandasnya.

Plt Gubri Pastikan Roda Pemerintahan dan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Normal Riau
Riau
Kamis, 06 November 2025 | 15:28 WIB

Plt Gubri Pastikan Roda Pemerintahan dan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Normal

Pekanbaru, katakabar.coom - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan roda pemerintahan dan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tetap berjalan normal meski terdapat kekosongan jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Itu disampaikannya SF Hariyanto saat berdialog bersama insan media di Kantor Gubernur Riau, Kamis (6/11). Ia menekankan seluruh aparatur Pemprov Riau harus bekerja maksimal demi menjaga stabilitas birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat. “Saya bersama Sekda, Asisten, dan seluruh OPD sudah menyatakan sikap siap bekerja. Tidak boleh ada satu pun unit kerja yang lumpuh atau berhenti melayani,” tegasnya. SF Hariyanto mengaku telah memberikan instruksi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Menurutnya, setiap kekosongan jabatan harus segera diisi agar roda pemerintahan tidak tersendat. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas birokrasi di tengah dinamika politik dan administrasi, dengan memperkuat koordinasi lintas OPD agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan terbaik. “Saya membawa pesan dari pemerintah pusat untuk menjaga kondusivitas daerah. Riau harus tetap aman, pelayanan publik jangan sampai terganggu, dan birokrasi harus tetap solid,” jelasnya. Selain itu, SF Hariyanto mengajak seluruh masyarakat Riau agar tetap bersatu dan tidak mudah terpecah belah. "Kebersamaan menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan keberlangsungan pembangunan di 'Bumi Lancang Kuning', terangnya.

Gubri Lihat Perbaikan Jembatan Ujung Batu, Anton: Pastikan Warga Segera Nikmati Akses Normal Riau
Riau
Senin, 15 September 2025 | 11:26 WIB

Gubri Lihat Perbaikan Jembatan Ujung Batu, Anton: Pastikan Warga Segera Nikmati Akses Normal

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Harapan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu segera nikmati lagi akses lancar di Jembatan Ujung Batu kian dekat. Hal ini menyusul kunjungan kerja Gubernur Riau atau Gubri, H Abdul Wahid ke lokasi perbaikan jembatan, Sabtu (13/9). Kedatangan Gubri disambut Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM bersama Wakil Bupati Rokan Hulu, H Syafaruddin Poti, SH, MM. Di peninjauan itu, Gubri menegaskan, progres perbaikan jembatan sudah hampir rampung, bahkan diperkirakan hanya dalam waktu satu bulan ke depan masyarakat sudah bisa kembali melintasi jembatan seperti biasa. “Sekarang tinggal tahap mendongkrak jembatan agar kembali rata. InsyaAllah satu bulan ke depan bisa selesai, dan warga bisa kembali beraktivitas normal,” ujar Gubri. Bupati Rokan Hulu, Anton turut pastikan pihaknya terus mengawal pengerjaan perbaikan ini agar sesuai target. Ia menyampaikan kepada masyarakat sementara waktu kendaraan tidak bisa melintas di atas jembatan. Tapi pemerintah daerah telah menyiapkan jalur alternatif, baik melalui Jalan Lubuk Bendahara maupun dengan menggunakan getek (alat penyeberangan perahu) yang disediakan. “Kami paham betul kendala yang dirasakan masyarakat. Karena itu, kami pastikan pekerjaan ini terus dipantau agar cepat selesai. Warga jangan khawatir, akses alternatif sudah kita siapkan,” tegas Anton. Kehadiran Gubri tinjau progres jembatan tersebut memberikan keyakinan baru bagi masyarakat, di mana pemerintah benar-benar hadir dan peduli dengan kebutuhan warga.

Volume Penumpang KAJJ dari Daop 1 Jakarta Normal Pasca Libur Idul Adha Nasional
Nasional
Minggu, 08 Juni 2025 | 08:17 WIB

Volume Penumpang KAJJ dari Daop 1 Jakarta Normal Pasca Libur Idul Adha

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat volume keberangkatan penumpang kereta api jarak jauh atau KAJJ, Sabtu (7/6) kemarin, menunjukkan angka normal pasca momen libur Idul Adha 1446 hijiriah. Hingga siang kemarin, sebanyak 18.923 pelanggan tercatat telah memesan tiket untuk keberangkatan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, dari total volume tersebut, sebanyak 5.000 pelanggan berangkat dari Stasiun Gambir, 9.000 pelanggan dari Stasiun Pasar Senen, dan sisanya sekitar 4.000 pelanggan berangkat dari stasiun lainnya seperti Bekasi, Jatinegara, Cikampek, Karawang, dan Cikarang. "Jumlah ini mencerminkan kondisi arus balik yang mulai melandai dan menunjukkan tren normal dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya yang merupakan puncak arus mudik," kata Ixfan. Selain keberangkatan, ucap Ixfan, KAI Daop 1 Jakarta mencatat volume kedatangan penumpang mencapai 20.734 pelanggan. Rinciannya, 4.378 pelanggan turun di Stasiun Gambir, 8.396 pelanggan di Stasiun Pasar Senen, dan sekitar 7.960 pelanggan lainnya turun di stasiun-stasiun seperti Jatinegara, Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek. "Kemarin, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan sebanyak 77 perjalanan KAJJ, yang terdiri dari 41 perjalanan dari Stasiun Gambir dan 36 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen," ujarnya. Secara keseluruhan, tutur Ixfan, selama periode 4 hingga 9 Juni 2025, sebanyak 175.093 pelanggan tercatat telah memesan tiket dan melakukan perjalanan menggunakan KAJJ dari wilayah Daop 1 Jakarta.

KAI Pastikan Layanan LRT Jabodebek Normal Pasca Gangguan Listrik di Wilayah Bekasi Nasional
Nasional
Selasa, 06 Mei 2025 | 13:14 WIB

KAI Pastikan Layanan LRT Jabodebek Normal Pasca Gangguan Listrik di Wilayah Bekasi

Bekasi, katakabar.com - KAI menginformasikan layanan LRT Jabodebek yang sempat terdampak gangguan pasokan listrik di lintas Stasiun Cikunir 1-Stasiun Jati Mulya pada Sabtu (3/5) sore, kini telah kembali beroperasi normal. KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pengguna selama gangguan tersebut. Gangguan yang terjadi sejak pukul 16.55 WIB telah berhasil diatasi pda pukul 18.35 WIB dan seluruh perjalanan LRT Jabodebek kembali berjalan lancar tanpa hambatan. Gangguan pasokan listrik mengakibatkan beberapa Traction Power Sub Station (TPSS) tidak beroperasi, termasuk TPSS Depo, Jati Mulya, Bekasi, Bekasi Barat, dan Cikunir 2, yang berdampak pada operasi perjalanan LRT Jabodebek. Sebagai langkah penanganan, pasokan listrik untuk mendukung operasi LRT Jabodebek dialihkan dari TPSS Cikunir 1, namun meskipun suplai listrik tetap tersedia, operasional LRT tidak dapat berjalan maksimal. TPSS sendiri berfungsi mengubah arus listrik dari PLN sebesar 20.000 volt menjadi daya operasional kereta dan sistem pendukung seperti sinyal dan keamanan. KAI sempat memberlakukan rekayasa pola operasi sementara pada perjalanan LRT Jabodebek di lintas Stasiun Cikunir 1-Stasiun Jati Mulya (dan sebaliknya). Kini, seluruh perjalanan LRT Jabodebek telah kembali normal. “Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih kepada pengguna yang telah menunjukkan kesabaran. Kini, operasional LRT Jabodebek telah kembali normal, dan kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan kami,” ujar Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono.

BPDPKS Layangkan Surat, Operasional Dana PPKS dan SPPKS Normal Sawit
Sawit
Senin, 20 Januari 2025 | 20:04 WIB

BPDPKS Layangkan Surat, Operasional Dana PPKS dan SPPKS Normal

Jakarta, katakabar.com - Kegiatan operasional dan transaksi semua pencairan serta pengembalian dana Peramajaan Perkebunan Kelapa Sawit (PPKS) dan Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit (SPPKS), sudah berjalan lagi sesuai mekanisme berlaku. Itu setelah Direktur Penghimpunan Dana BPDPKS, Normansyah Hidayat Syahruddin melayangkan surat kepada semua bank mitra dan lembaga pekebun penerima dana PPKS serta SPPKS. Di surat bernomor S-568/DPKS.3/2025 pada 20 Januari 2025 itu, Normansyah menjelasan, surat BPDPKS sebelumnya bernomor S-246/DPKS.3/2025 pada 14 Januari 20025 tentang penghentian sementara operasional pencairan dan pengembalian Dana PPKS dan SPPKS, tidak berlaku lagi. Berjalannya kembali operasional terkait Dana PPKS dan SPPKS itu karena finalisasi struktur Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), telah rampung. Untuk finalisasi itu pulalah alasan surat pada 14 Januari 2025.