Sosialisasi Antikorupsi, Pemkab Kepulauan Meranti Tegaskan Komitmen Tata Kelola Pemerintahan Bersih Riau
Riau
Kamis, 16 Oktober 2025 | 12:45 WIB

Sosialisasi Antikorupsi, Pemkab Kepulauan Meranti Tegaskan Komitmen Tata Kelola Pemerintahan Bersih

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti tegaskan komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas melalui kegiatan Sosialisasi Anti Korupsi yang digelar di Ruang Rapat Dinas PUPR Lantai II, Kamis (16/10). Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, yang buka kegiatan secara resmi. Turut hadir di kegiatan tersebut Anggota DPRD Fraksi PPP, Noli Sugiarto mewakili pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, serta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Orang Nomor Satu di Kepulauan Meranti menegaskan pemberantasan korupsi tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat penegak hukum. Ia menyebut, upaya tersebut harus menjadi gerakan kolektif seluruh elemen, termasuk aparatur sipil negara (ASN) dan pemangku kepentingan lainnya. “Korupsi adalah kejahatan luar biasa yang merusak tatanan masyarakat dan negara. Pencegahan dan pemberantasannya harus menjadi tanggung jawab bersama,” tegas H Asmar. Melalui kegiatan sosialisasi ini, Bupati mendorong seluruh ASN untuk memahami bentuk dan dampak korupsi, menolak praktik suap dan gratifikasi, menjadikan integritas sebagai landasan kerja, serta memanfaatkan teknologi digital untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas. Ia menekankan keberhasilan pemberantasan korupsi bukan diukur dari jumlah orang yang ditangkap, melainkan dari perbaikan sistem, penutupan celah praktik korupsi, serta meningkatnya kepercayaan publik terhadap pemerintahan. Korupsi Hambat Pembangunan Sebelumnya Sekretaris Inspektorat Kepulauan Meranti, Mashudi, melaporkan korupsi salah satu hambatan utama pembangunan nasional. Menurutnya, dibutuhkan langkah sistematis dan berkelanjutan untuk membangun budaya antikorupsi di lingkungan pemerintahan daerah. “Korupsi bukan hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga merusak kepercayaan publik dan nilai-nilai integritas,” jelasnya. DPRD Dukung Penguatan Pengawasan Anggota DPRD Kepulauan Meranti, Noli Sugiarto, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Pemkab Kepulauan Meranti gelar sosialisasi antikorupsi. Ia menegaskan DPRD siap bersinergi dalam mengawal integritas penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, DPRD memiliki tiga fungsi strategis dalam pencegahan korupsi, yakni fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. “Kami akan terus mengawasi jalannya pemerintahan dan memastikan semangat transparansi serta akuntabilitas tetap menjadi prioritas,” tegas Noli. Menuju Kepulauan Meranti Bersih dan Terpercaya Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan terpercaya. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar berharap, gerakan antikorupsi di Meranti dapat berjalan secara konsisten dan menyeluruh, dengan melibatkan semua pihak.

Penanganan Kasus Dugaan Perselingkuhan Bupati Humbahas Menuai Sorotan Sumut
Sumut
Sabtu, 12 April 2025 | 18:13 WIB

Penanganan Kasus Dugaan Perselingkuhan Bupati Humbahas Menuai Sorotan

Kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Oloan Paniaran Nababan, kembali menjadi perbincangan hangat di Sumatera Utara. Kasus yang sempat ditangani Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) ini mencuat kembali ke permukaan, menghidupkan kembali tuntutan transparansi dan akuntabilitas dari berbagai pihak.