Periode

Sorotan terbaru dari Tag # Periode

Turun Rp70,86 per Kg, Harga TBS Kelapa Sawit Swadaya Dibanderol Rp3.627 per Kg di Riau Sawit
Sawit
Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:30 WIB

Turun Rp70,86 per Kg, Harga TBS Kelapa Sawit Swadaya Dibanderol Rp3.627 per Kg di Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit swadaya turun Rp70,86 per kilogram, sehingga harga 'emas hijau' nama lain dari kelapa sawit swadaya dibanderol Rp3.627 per kilogram sepekan ke depan ini. Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau yang merilis harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kemitraan swadaya di Riau periode 22 hingga 28 Oktober 2025 nanti. Kabid Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Dr Defris Hatmaja, menyampaikan penurunan harga tertinggi di kelompok umur 9 tahun sebesar Rp70,86 per kilogram setara 1,92 persen dari harga sepekan sebelumnya. "Jadi harga pembelian TBS petani turun menjadi Rp3.627,64 per kilogram dengan harga cangkang sebesar Rp26,10 per kilogram," ujar Dr Defris Hatmaja, dilansir dari laman media center Riau, Rabu (22/10). Di periode ini, ucap Defris, indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk 1 bulan kedepan yaitu 92,62 persen, harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp331,51 per kilogram dari minggu lalu dan harga penjualan kernel minggu ini naik sebesar Rp10,88 per kilogram dari pekan lalu. Menurut Defris, ada beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) tidak melakukan penjualan, berdasarkan Permentan nomor 01 tahun 2018 pasal 8 maka harga CPO dan Kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila harga cpo atau kernel terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN. "Harga rata-rata CPO KPBN pada periode ini yaitu sebesar Rp14.582,67/Kg dan harga Kernel KPBN sebesar Rp13.305,00 per kilogram," jelasnya. Penurunan harga periode ini disebabkan faktor turunnya harga cpo. Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. "Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat," imbuhnya. Ini Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Swadaya Prov Riau Nomor 38 Periode 22 hingga 28 Oktober 2025, yakni umur 3 tahun Rp2.811,35 per kilogram, umur 4 tahun Rp3.133,96 per kilogram, umur 5 tahun Rp3.361,85 per kilogram, umur 6 tahun Rp3.490,90 per kilogram, umur 7 tahun Rp3.569,67 per kilogram.

Periode Libur Panjang, Jumlah Penumpang Meningkat, KAI Daop 1 Jakarta Tambah Perjalanan KA Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 30 Mei 2025 | 22:40 WIB

Periode Libur Panjang, Jumlah Penumpang Meningkat, KAI Daop 1 Jakarta Tambah Perjalanan KA

Jakarta, katakabar.com - Untuk mengakomodasi peningkatan volume pelanggan di momen libur panjang sempena peringatan Hari Besar Nasional Kenaikan Yesus Kristus yang berlangsung pada 27 hingga 31 Mei 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menambah 5 perjalanan Kereta Api atau KA jarak jauh. Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menuturkan, dengan adanya tambahan tersebut, total terdapat sekitar 76 perjalanan KA Jarak Jauh yang dioperasikan, Kamis (29/5). Rinciannya yakni: - 40 KA berangkat dari Stasiun Gambir - 36 KA berangkat dari Stasiun Pasarsenen Pantauan volume penumpang sementara Kamis (29/5), ujar Ixfan, menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api untuk bepergian selama libur panjang. Total terdapat 35.655 penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta, dengan rincian: - 11.859 penumpang dari Stasiun Gambir - 16.122 penumpang dari Stasiun Pasarsenen Sebanyak 7.674 penumpang dari stasiun lainnya di wilayah Daop 1 Jakarta, yakni Jatinegara, Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek. "Secara keseluruhan, total volume keberangkatan penumpang periode 27 hingga 31 Mei 2025 mencapai 124.397 penumpang, yang menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap layanan KAI selama momen libur nasional ini," ucap Ixfan lewat rilis resmi diterima katakabar.com, Kamis sore. Menurut Ixfan, kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk selalu memastikan kembali jadwal keberangkatan, nama kereta api, serta stasiun asal keberangkatan yang tertera di tiket. Hal ini penting agar perjalanan berjalan lancar dan nyaman.

Kejari Inhu Musnahkan Barang Bukti Dari Total 16 Perkara Hukrim
Hukrim
Rabu, 18 Desember 2024 | 16:40 WIB

Kejari Inhu Musnahkan Barang Bukti Dari Total 16 Perkara

Indragiri Hulu, Katakabar.com - Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu, Provinsi Riau melakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (Inkracht), Rabu (18/12). Barang bukti yang dimusnahkan dari total 16 perkara dengan rincian, meliputi jumlah barang bukti perkara narkotika 9 perkara, sabu-sabu 26,87 gram, barang bukti OhardabHARDA 3 perkara dan Kamnegtibum TPUL 3 perkara dengan jumlah barang bukti sebanyak 72. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indragiri Hulu, Windro Tumpal Halomoan Haro Munthe S.H, M.H, melalui Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Barang Bukti dan Pengelolaan Barang Bukti dan Rampasan, M Ali Nurhidayatullah S.H menyampaikan, barang bukti yang dimusnahkan perkara yang ditangani selama periode Desember 2024. "Pelaksanaan pemusnahan sesuai prosedur yang ditetapkan menteri kesehatan untuk menghindari terjadinya pencemaran lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat," ujarnya. Menurutnya, jaksa punya peran, dan kewenangan terkait pemusnahan barang bukti berdasarkan putusan pengadilan telah memperoleh kekuatan hukum tetap (inkracht) yang telah diatur pada Pasal 270 KUHAP (UU RI Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana). Lalu, sebut Ali, Kejaksaan RI sebagai Lembaga Negara yang berhak melaksanakan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap sebagaimana telah diamanatkan pada Pasal 30 ayat (1) huruf b Undang Undang RI Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI.

Catat! Ini Harga Referensi CPO Awal Hingga Paruh Januari 2024 Nusantara
Nusantara
Senin, 01 Januari 2024 | 14:21 WIB

Catat! Ini Harga Referensi CPO Awal Hingga Paruh Januari 2024

Jakarta, katakabar.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesi sampaikan Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) dan Pungutan Ekspor (PE) periode 1 hingga 15 Januari 2024 turun menjadi 746,69 dolar AS per metrik dibanding periode lalu. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Budi Santoso menjelaskan nilai itu turun sebesar 20,82 dolar AS atau setara 2,71 persen dari periode 16 hingga 31 Desember 2023 lalu, tercatat 767,51 dolar AS per metrik ton. "Kini, HR CPO turun menjadi 746,69 dolar AS per metrik ton. Jika merujuk kepada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang berlaku saat ini, pemerintah menggunakan BK CPO sebesar 18 dolar AS per metrik ton dan PE CPO sebesar 75 dolar AS per metrik ton untuk periode 1 hingga 15 Januari 2024," kata Budi lewat keterangan tertulis diterima di Denpasar, Bali, dilansir dari laman ANTARA, pada Senin (1/1). Sumber harga untuk penetapan HR CPO dimaksud diperoleh dari rata-rata harga selama periode 10 hingga 24 Desember 2023 di Bursa CPO di Indonesia sebesar 712,19 dolar AS per metrik, Bursa CPO di Malaysia sebesar 781,19 dolar AS per metrik ton, dan Pasar Lelang CPO Rotterdam sebesar 873 dolar AS per metrik ton. Menurut Budi, penurunan HR CPO ini dipengaruhi beberapa faktor, meliputi penurunan permintaan dari China karena harga CPO yang meningkat pada beberapa periode sebelumnya, penurunan produksi di Indonesia dan Malaysia akibat pengaruh cuaca, dan penurunan harga minyak kedelai. Sedang, HR biji kakao periode Januari 2024 ditetapkan sebesar 4.230,97 dolar AS per metrik tom meningkat sebesar 280,35 atau setara 7,10 persen dari bulan sebelumnya. Hal ini berdampak pada peningkatan Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao pada Januari 2024 menjadi 3.900 dolar AS per metrik ton, naik 273 dolar AS atau setara 7,53 persen dari periode sebelumnya. Peningkatan Harga Referensi dan HPE biji kakao dipengaruhi oleh penyakit tanaman di Afrika Barat sebagai dampak dari El Nino, khususnya di Pantai Gading dan Ghana. Sisi lain, HPE produk kulit periode Januari 2024 tidak berubah dari bulan lalu.

Harga CPO Naik 0,22 Persen, Ini Faktor Pengungkit Kenaikan Referensi CPO Nasional
Nasional
Senin, 20 November 2023 | 10:55 WIB

Harga CPO Naik 0,22 Persen, Ini Faktor Pengungkit Kenaikan Referensi CPO

Jakarta, katakabar.com - Harga referensi minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) di periode paruh dua hingga penghujung November 2023 naik US$1,61 jadi US$750,54 per ton. Harga itu meningkat 0,22 persen dibanding harga referensi CPO di periode awal hingg paruh dua November 2023 lalu sebesar US$748,93 per ton. Naiknya harga referensi CPO menjauhi ambang batas US$680 per ton, makanya pemerintah mengenakan bea keluar (BK) CPO sebesar US$18 per ton dan pungutan ekspor (PE) CPO sebesar US$75 per ton untuk ekspor selama paruh kedua November 2023. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, Budi Santoso menuturkan, sumber harga untuk penetapan harga referensi CPO didapat dari rata-rata harga di Bursa CPO Indonesia selama periode 25 Oktober 2023 hingga 9 November 2023 sebesar US$734,6 per ton, Bursa CPO Malaysia sebesa US$766,49 per ton, dan Pasar Lelang CPO Rotterdam sebesar US$820,68 per ton. Dijelaskannya, dalam Permendag Nomor 46/2022 menetapkan, bila terdapat perbedaan harga rata-rata dari tiga sumber harga lebih dari US$40, maka perhitungan harga referensi CPO menggunakan rata-rata dari dua sumber yang menjadi median dan sumber harga terdekat dari median. Jadi, pada periode dua pekan kemarin, harga yang cenderung relevan satu sama lain, yakni harga CPO di Bursa Indonesia dan Bursa Malaysia. "Sesuai perhitungan tersebut ditetapkan HR CPO sebesar US$750,54 per ton," ujar Budi lewat keterangan resmi, memasuki pekan ketiga November 2023, dilansir dari laman bisnis.com, pada Senin (20/11). Budi membeberkan Ada sejumlah faktor menjadi pendorong kenaikan harga referensi CPO, beber Budi, salah satunya dengan adanya proyeksi penurunan produksi kelapa sawit di Indonesia. Selain itu, terdapat peningkatan permintaan minyak nabati dari Tiongkok sebagai negara konsumen utama produk CPO beserta turunannya," cerita Budi. Diketahui, penetapan BK CPO pada periode 16 hingga 30 November 2023 tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK/0.10/2022 jo. Nomor 71 Tahun 2023, kolom angka tiga lampiran huruf C yaitu sebesar US$18 per ton. Sedang, aturan besar PE CPO periode 16 hingga 30 November 2023 sebesar US$75 per ton tertuang pada kolom angka 3 lampiran huruf C, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 103/PMK.05/2022 jo. Nomor 154/PMK.05/2022. Sisi lain, harga minyak kelapa sawit diprediksi mampu tembus US$1.000 per ton di tahun depan. Direktur Eksekutif, ISTA Mielke Gmbh Thomas Mielke (Oil World) menimpali, ketidakpastian global akibat isu geopolitik dan defisit produksi akibat El-Nino telah memberikan peluang untuk kenaikan harga minyak nabati secara global. Menurutnya harga minyak sawit di bursa Malaysia saat ini sekitar US$810 - US$820 per ton telah mendekati harga terendahnya. "Dalam 4 hingga 6 bulan ke depan hasil analisis kami adalah harga akan naik setidaknya U$100, bahkan lebih dari US$150-US$200," ujar Thomas di Indonesian Palm Oil Conference (IPOC), di pekan pertama November 2023 lalu. CEO dan Founder Transgraph, Nagaraj Meda menyebutkan, produksi minyak kelapa sawit Indonesia pada 2023 diprediksi mencapai 47,35 juta ton, dan 2024 diperkirakan produksi turun menjadi 45,14 juta ton. Adapun, produksi minyak kelapa sawit di Malaysia pada 2023 diperkirakan sebesar 18,33 juta ton dan 17,54 juta ton pada 2024. "Pada 2024, ekspor (minyak sawit) Malaysia dan Indonesia diprediksi hanya 39,6 juta ton, menurun dibandingkan 2023 mencapai 42,92 juta ton karena El Nino," ulas Nagaraj. Harga RBD Palm Olein diprediksi, tambah Nagaraj, bakal diperdagangkan pada harga US$1.000 dalam 3 hingga 4 bulan mendatang atau sekitar Maret hingga April 2024 mendatang.

Ditetapkan Naik, TBS Sawit Petani Swadaya Rp2.401,66 Per Kilogram di Riau Sawit
Sawit
Selasa, 26 September 2023 | 17:46 WIB

Ditetapkan Naik, TBS Sawit Petani Swadaya Rp2.401,66 Per Kilogram di Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit swadaya ditetapkan naik periode 27 September hingga 3 Oktober 2023 nanti. Hal itu, setelah Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau bersama tim penetapan harga gelar rapat penetapan TBS kelapa sawit petani mitra swadaya, pada Selasa (26/9). Dari hasil penetapan harga TBS kelapa sawit terjadi kenaikan, di mana harga tertinggi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp33,96 per kilogram setara 1,43 persen dari harga periode lalu. "Untuk harga pembelian TBS kelapa sawit petani periode sepekan ke depan ini naik jadi Rp2.401,66 per kilogram. Sedang, harga cangkang berlaku untuk sebulan ke depan dengan sebesar Rp21,74 per kilogram," sebut Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Defris Hatmaja, dilansir dari laman website resmi Pemprov Riau, Selasa (26/9). Kata Defris, di periode ini indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk 1 bulan ke depan, yakni 91,27 persen. "Untuk harga penjualan Crude Palm Oil (CPO) pekan ini naik sebesar Rp317,81 per kilogram dari pekan lalu, dan harga penjualan kernel pekan ini turun sebesar Rp589,32 per kilogram dari periode lalu," ulasnya. Menurutnya, ada beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) tidak melakukan penjualan, berdasarkan permentan nomor 01 tahun 2018 pasal 8 maka harga CPO dan Kernel yang digunakan harga rata-rata tim. Apabila harga CPO atau Kernel terkena validasi 2 digunakan harga rata-rata KPBN/PTPN V. "Harga rata-rata KPBN periode 18 hingga 24 September 2023 untuk CPO sebesar Rp10.765,75, dan Kernel sebesar Rp4.663,00 per kilogram," ujarnya. Ini daftar Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Provinsi Riau periode 27 September hingga 3 Oktober 2023, yakni, umur 3 tahun Rp1.840,26 per kilogram, umur 4 tahun Rp2.065,13 per kilogram, umur 5 tahun Rp2.229,45 per kilogram, umur 6 tahun Rp2.319,40 per kilogram, umur 7 tahun Rp2.370,25 per kilogram, umur 8 tahun Rp2.400,42 per kilogram. Berikutnya, umur 9 tahun Rp2.401,66 per kilogram, umur 10-20 tahun Rp2.370,27 per kilogram, umur 21 tahun Rp2.324,21 per kilogram, umur 22 tahun Rp2.272,86 per kilogram, umur 23 tahun Rp2.214,55 per kilogram, umur 24 tahun Rp2.170,74 per kilogram, dan umur 25 tahun Rp2.134,33 per kilogram.