Versi
Sorotan terbaru dari Tag # Versi
Kimming Yap dari Singapura Masuk Daftar 40 Under 40 2025 Versi Campaign Asia
Singapura, katakabar.com - Kimming Yap, Co-Founder dan Managing Director Creativeans, telah masuk dalam daftar bergengsi “40 Under 40” Campaign Asia-Pacific 2025, yang menyoroti para bintang baru yang mentransformasi lanskap pemasaran dan kreatif di kawasan. Diakui secara global sebagai designpreneur, perjalanan Kimming dimulai dari kegemarannya pada desain sejak SMA, yang membawanya ke Milan untuk meraih Master in Design dari Domus Academy dan Master of Arts dari University of Wales. Pengaruh Eropa tersebut membentuk cikal bakal Creativeans, salah satu konsultan branding paling inovatif dari Singapura, yang saat ini telah memiliki kantor di Singapura, Jakarta, dan Milan. Komitmennya menjadikan desain sebagai alat strategis bisnis menjadi jantung kesuksesan Kimming. Ia ikut mengembangkan metodologi BrandBuilder® (ISO-certified) dan memimpin peluncuran BrandsBuilder.ai, platform konsultan branding bertenaga AI pertama di Singapura. Platform ini memungkinkan para pebisnis dan perusahaan melakukan audit brand otomatis, perumusan Brand positioning, serta pembuatan brand identity secara lebih cerdas dan terukur. Kimming juga turut mendirikan HOVARLAY, solusi no-code yang mengubah kemasan fisik menjadi pengalaman digital imersif melalui AR (Augmented Reality) dan pembaruan konten secara real-time. Klien seperti Indonesia Game Expo dan Happy Harvest (Summarecon Group) telah memanfaatkan HOVARLAY untuk mendorong engagement sekaligus sustainability, yang merupakan dua value yang menjadi pondasi kepemimpinan Kimming. Dalam satu tahun terakhir, Creativeans mencatat pertumbuhan pendapatan tahunan 150 persen di Indonesia, didorong pemahaman mendalam Kimming terhadap pasar lokal serta kemitraan lintas negara yang strategis. “Kepemimpinan Kimming tegas dan metodis,” ujar Khairul Hussin, Co-Founder Creativeans. Ia konsisten menembus batas tanpa kehilangan fokus pada hal yang paling penting: people, purpose, dan progress. Yulia Saksen, International Brand Consultant sekaligus Co-Founder, menambahkan perjalanan Kimming membuktikan kepemimpinan kreatif bisa berdampak komersial, sosial, dan nasional. Di luar pertumbuhan bisnis, Kimming aktif membentuk ekosistem desain di Asia Tenggara. Sebagai Vice President di Design Business Chamber Singapore dan Academic Advisor atau penasihat akademik untuk Nanyang Academy of Fine Arts serta Institute of Technical Education, ia berkontribusi pada strategi nasional sekaligus pengembangan kurikulum pendidikan desain. Dampak sosial Kimming mencakup bidang kesehatan dan pemuda, di antaranya bekerja sama dengan Brain Tumour Society (Singapore) dan berkolaborasi dengan komunitas seperti Strong Olive yang mendukung pasien kanker usia muda. Ia terus membimbing talenta muda melalui program Learning by Design dari DesignSingapore Council, serta memimpin kolaborasi desain perawatan demensia bersama Apex Harmony Lodge (AHL) dan NAFA yang melibatkan mahasiswa dalam proses empathy-led making untuk memecahkan masalah nyata. Advokasi lingkungannya bersama Jane Goodall Institute (Singapore) melahirkan kampanye seperti “Care For Each Otter” dan kontribusinya terhadap Tour of Hope, program empat hari yang merayakan ulang tahun Dr Jane Goodall yang ke 90, untuk menggalang dukungan publik dan korporasi bagi edukasi konservasi. Pengakuan Kimming dalam daftar 40 Under 40 Campaign Asia menandai momen penting dalam lanskap branding, desain, dan inovasi di Asia-Pasifik.
Siapa Broker Volume Transaksi Tertinggi versi JFX di Mei 2025?
Jakarta, katakabar.com - Jika Anda sedang mencari broker dengan volume transaksi tertinggi di bulan Mei 2025, maka Dupoin layak menjadi sorotan utama. Menurut data resmi dari Jakarta Futures Exchange atau JFX, Dupoin berhasil menempati posisi teratas sebagai broker dengan jumlah lot terbesar yang diperdagangkan oleh para trader. Prestasi yang diraih Dupoin tidak hanya terbatas pada perdagangan bilateral. Kinerja luar biasa terlihat dari pencapaiannya di berbagai kategori perdagangan berjangka lainnya. Dupoin berhasil masuk dalam lima besar broker terbaik pada sejumlah klasifikasi, di antaranya: * Menduduki peringkat pertama untuk total volume transaksi bilateral dan gabungan. * Meraih peringkat keempat dalam kategori volume transaksi multilateral. * Menempati posisi ketiga untuk transaksi produk single stock. Capaian tersebut membuktikan keunggulan Dupoin tidak hanya terfokus pada satu jenis pasar, namun mampu memberikan performa prima secara menyeluruh di berbagai segmen perdagangan. Volume Perdagangan Lebih dari 447 Ribu Lot Dari data yang diakses dari situs resmi JFX per 17 Juni 2025, Dupoin mencatat total volume perdagangan sebesar 447.514 lot. Jumlah ini menjadikannya sebagai broker dengan lot terbesar dibandingkan seluruh pialang berjangka lainnya yang terdaftar di bursa. Sebagai perbandingan, PT Valbury Asia Futures mencatat 390.210 lot dan PT Trijaya Pratama Futures berada di angka 372.534 lot. Keberhasilan ini mencerminkan bahwa strategi bisnis, pendekatan terhadap klien, serta kualitas layanan yang ditawarkan Dupoin memberikan dampak yang nyata dan signifikan di industri perdagangan berjangka. Volume transaksi yang tinggi merupakan salah satu indikator penting atas keberhasilan sebuah broker dalam membangun kepercayaan dan aktivitas yang berkelanjutan di pasar. Kinerja Dupoin mendapatkan pengakuan dari institusi yang memiliki reputasi dan kewenangan, seperti JFX dan Kliring Berjangka Indonesia atau KBI. Penilaian atas performa broker dilakukan berdasarkan data nyata yang tercatat di pasar, serta seluruh aktivitas broker ini diawasi oleh Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Hal ini menegaskan semua kegiatan trading di Dupoin dilakukan secara legal, transparan, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kepercayaan dan loyalitas dari para trader terhadap Dupoin mencerminkan bahwa sistem layanan yang mereka terapkan telah berhasil memenuhi kebutuhan pasar, khususnya kalangan trader profesional. Untuk semakin memperkuat posisinya, Dupoin juga terus mengembangkan program edukasi masyarakat, meningkatkan sistem keamanan dan teknologi transaksi, serta mempertahankan transparansi dalam setiap prosesnya.