Siak, katakabar.com - Pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Siak diduga dijadikan ajang taruhan. Bahkan nilai taruhan mencapai ratusan juta rupiah.
Seorang masyarakat di Kecamatan Bungaraya yang enggan disebutkan namanya mengaku, taruhan Pemilu maupun Pilkada sudah sering terjadi di wilayahnya.
Bahkan jelang PSU di TPS 3 Kampung Jayapura, bursa taruhan calon sudah dilakukan secara diam-diam.
"Kalau di sini udah tak heran lagi mas. Taruhan Caleg, Cabup dan Kades, kayaknya masyarakat sudah banyak yang tahu. Ya, artinya biasa saja mas," ujar pria paruh baya ini saat berbincang dengan katakabar.com, Kamis (13/3).
Nilai taruhannya pun kadang bervariasi. Ada jutaan, puluhan juta, hingga ratusan juta. Ia mengaku, kabarnya PSU di Jayapura nilai pasar mencapai Rp1 miliar.
"Ada aku dengar segitu. Sampai Rp1 M mereka taruhan siapa yang memang PSU Pilkada Siak. Terus ada juga aku dengar khusus TPS 3 Jayapura, taruhannya sampai Rp230 juta mas. Siapa yang menang di TPS tersebut," jelasnya.
Menurut lelaki ini, biasanya H-3 sampai H-1 jelang pemungutan suara bakal terdengar kabar pasar taruhan tersebut. Jika aparat jeli maka akan ketahuan.
"Di Bungaraya ini, tak pernah ditangkap orang-orang taruhan seperti itu. Wong taruhan bola saja marak kadang biasa kok. Kalau polisi bertindak dan jeli, pasti ketangkap," jelasnya.
Sementara, Kapolsek Bungaraya AKP Aspikar sempat terkejut mendengar kabar tersebut. Ia mengaku belum pernah mendengar kabar adanya taruhan tersebut di Bungaraya.
"Belum. Ini lah baru saya dengar. Apalagi nilainya sampai Rp1 miliar. Banyak juga uang orang ini ya," kata Kapolsek menjawab katakabar.com.
Kendati begitu, ia mengimbau agar masyarakat tidak menjadikan PSU sebagai ajang taruhan. "Kalau benar adanya, itu masuk kategori judi dan melanggar hukum," pungkasnya.
Astaga PSU Pilkada Siak Diduga Jadi Ajang Taruhan, Nilai Pasarnya Sampai Rp1 Miliar
Diskusi pembaca untuk berita ini