Medan, katakabar.com - Sebuah sikap mengejutkan namun penuh makna disampaikan Direktur Eksekutif BARAPAKSI (Barisan Rakyat Pemerhati Korupsi Indonesia), Otti Batubara, yang menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah tegas Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, dalam penataan ulang kawasan Jalan Sei Batang Hari, termasuk pembongkaran lahan parkir serta pengaspalan pohon pohon pelindung di depan usaha kuliner Dara Kupi.

Dalam pernyataan resminya, Otti menyebut Gibson sebagai simbol pejabat reformis dan pemimpin teknokratik sejati yang tidak hanya memahami tugas, tetapi juga memiliki keberanian moral untuk menegakkan aturan meski berhadapan dengan tekanan publik.

 “BARAPAKSI selama ini dikenal kritis, tapi bukan anti pemerintah. Ketika ada pejabat sekelas Gibson Panjaitan yang bekerja dengan hati, visi, dan keberanian, sudah menjadi tugas kami untuk memberi dukungan. Ini contoh nyata kepemimpinan yang patut dicontoh,” ujar Otti.

BARAPAKSI menilai langkah Gibson bukan sekadar soal pembongkaran fisik, tetapi bagian dari proses besar pembenahan wajah kota agar lebih tertib, manusiawi, dan berpihak pada kepentingan jangka panjang seluruh masyarakat kota Medan.

"Ketegasan tanpa kompromi seperti ini langka. Beliau tidak sekadar melaksanakan tugas, tapi memikul tanggung jawab sejarah untuk membawa perubahan nyata. Pak Gibson bukan hanya pemimpin teknis, tapi visioner sejati,” lanjut Otti.

BARAPAKSI bahkan menyatakan sikap akan siap menjadi mitra strategis Pemko Medan, khususnya Dinas SDABMBK, dalam mengawal program-program pembenahan kota yang pro-rakyat, berbasis hukum, dan berorientasi masa depan.

Dalam pernyataan itu, Otti menyarankan agar semua pihak terutama pelaku usaha dan masyarakat belajar memahami bahwa kebijakan penataan bukanlah bentuk penindasan, melainkan ikhtiar serius untuk menciptakan kota yang tertib, adil, dan seimbang antara kepentingan publik dan privat.

"Jangan selalu curiga pada pemerintah. Jika yang bekerja adalah orang seperti Pak Gibson, maka kita punya harapan. Kami di BARAPAKSI akan jadi pagar moral, bukan pengganggu kebijakan baik,” tegasnya.

Dengan dukungan moral dan sikap terbuka dari BARAPAKSI, langkah Gibson Panjaitan kini mendapat angin segar,  bukan hanya sebagai tugas administratif, tetapi sebagai langkah berani yang dicatat sejarah, dan mendapat legitimasi dari kelompok sipil yang kredibel.