Indragiri Hulu, katakabar.com - Beberapa ruas jalan di seputaran Kecamatan Batang Cenaku, Indragiri Hulu, Riau jadi sorotan. Soalnya, masyarakat khususnya petani kelapa sawit maupun kelompok tani dipungut duit wajib bayar yang dikemas untuk perbaikan jalan rusak diduga sudah berlangsung cukup lama.

Hal ini membuat Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto greget. Orang Nomor Satu di Indragiri Hulu meminta kepala desa yang memiliki ruas jalan prabayar ataupun camat untuk memaparkan Juknis apa yang dipakai sehingga program tersebut berjalan.

"Saya minta nanti jelaskan siapa saja yang membayar, fasilitas apa yang didapat pelaku yang berkontribusi dalam pembangunan jalan tersebut," tegasnya saat memberikan sambutan di acara Musrembang tahun 2026 tingkat kecamatan di Batang Cenaku, Rabu (5/3).

Ditegaskannya lagi, mereka mungkin saat musim panas lancar membayar, tapi masuk musim hujan kondisi jalan rusak, dan yang disalahkan pemerintah.

"Masing-masing desa tolong berikan laporan resminya secara tertulis, dasar apa yang dipakai menerapkan kutipan duit tersebut, jangan nanti timbul pidana," jelasnya.

Lantas Bupati Indragiri Hulu meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) beserta Camat Batang Cenaku menyampaikan argumentasinya tentang jalan rusak yang diperbaiki pakai duit rakyat itu.