Pasir Pengaraian, katakabar.com- Sempen Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke 73, Pengurus Cabang IBI Rokan Hulu (Rohul) gelar kegiatan peringatan di Hall Masjid Islamic Centre Rohul, Rabu (30/10).

Di kegiatan tersebut hadir Bupati Rokan Hulu, H Sukiman, Ketua IBI Provinsi Riau, Bdn. Hj. Darmiati, S.Tr.Keb, SKM, M.Kes, Ketua IBI Rokan Hulu, Bdn. Atnawati, SST, Kadinkes Rokan Hulu, Drg. Septien Asmarwiati M.Kes, Kadis Dalduk KB, Dr. Bambang Triono, MM, Ketua GOW Rokan Hulu, Ny Sri Yulita Indra Gunawan, DirutRSUD Rokan Hulu, Zuldi Afki, Sp.P, Kepala Puskesmas se-Rohul serta pengurus IBI se Kabupaten Rokan Huu.

IBI organisasi profesi bidan dan organisasi sosial masyarakat di mana sebuah wadah berhimpunnya bidan seluruh Indonesia. Kegiatan usung tema "Peran Bidan Dalam Penguatan Sistem Ketahanan Nasional Pada Krisis Iklim Melalui Sinergi dan Kolaborasi Midwife Vital Climate Solution".

Di kegiatan tersebut Bupati Rokan Hulu, H Sukiman menyampaikan, peran bidan dalam penguatan sistem ketahanan nasional pada krisis iklim sangat penting, terutama melalui sinergi, dan kolaborasi dalam program kesehatan dan lingkungan.

"Bidan dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang dampak perubahan iklim terhadap kesehatan. Ini termasuk risiko kesehatan yang terkait dengan cuaca ekstrem, polusi, dan penyakit lainnya" ucap H Sukiman.

Bupati Rokan Hulu menuturkan, Bidan tidak hanya mendukung kesehatan masyarakat tapi berkontribusi pada ketahanan nasional menghadapi tantangan iklim yang semakin kompleks.

"Melalui kolaborasi dengan organisasi kesehatan dan lingkungan, bidan dapat mendorong kebijakan yang mendukung kesehatan ibu dan anak serta perlindungan lingkungan" harap H Sukiman.

Dengan langkah-langkah yang cepat dan tepat, ujar H Sukiman, Bidan dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi ibu dan anak, sekaligus melindungi ekosistem.

Ketua IBI Rokan Hulu, Bdn. Atnawati, SST mengutarakan, IBI genap berusia 73 tahun, usia yang sangat matang dengan banyak pengalaman yang sudah dilalui sebagai organisasi profesi. Pengalaman adalah kekayaan untuk menyongsong masa depan yang penuh tantangan.

"Bagaimana IBI berperan aktif dalam sistem Transformasi Bidang Kesehatan dan Konsolidasi kedalam dan advokasi kesemua stakeholders terkait untuk penguatan profesi dan menyiapkan anggota merupakan hal yang harus dilakukan oleh IBI," kata Atnawati.

Menurutnya, tujuan kegiatan untuk penguatan kapasitas bidan dalam menjaga kualitas pelayanan, peningkatan kepedulian kepada masyarakat dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak dan penguatan persatuan dan kecintaan anggota terhadap organisasi dalam wadah Ikatan Bidan Indonesia. (Adv/Kominfo)