INHU, Katakabar.com - Tim pemenangan relawan Sahabat Ade Hendrizal (SAH) nomor urut 2 Pilkada Inhu melakukan pertemuan dengan puluhan perwakilan dari setiap desa di Caffe Raja, Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Senin (14/10).
Pertemuan itu memperkuat sukarelawan yang akan merapatkan barisan hingga akar rumput. Sesuai daftar hadir ada 60 orang lebih datang yang nantinya dikukuhkan dalam struktur koordinator desa dan koordinator kecamatan se-kecamatan Rengat Barat.
Zulfadhlil Azim, selaku Ketua Koorcam Rengat Barat menjelaskan bahwa pembentukan koordinator ini penting guna mensolidkan lagi memenangkan pasangan nomor 2 SAH (Sahabat Ade Hendrizal) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Inhu periode 2024-2029.
"Kita harus solid bekerja keras tanpa batas, mari kita bentangkan sayap dan berkokoh barisan untuk memenangkan calon bupati dan wakil bupati nomor 2 SAH apabila ingin Inhu perubahan," jelasnya.
Dia berharap kepada rekan-rekan Koordes yang sudah ditunjuk agar kiranya selalu berkomunikasi dan berkoordinasi serta mengajak sebanyak mungkin para pemilih untuk mendukung dan memilih SAH sebagai pasangan bupati Inhu.
Sementara itu, Calon Bupati nomor 2 (SAH), Ade Agus Hartanto, menyempatkan untuk hadir duduk bersama kalangan relawan meskipun saat ini jadwal sangat padat. "Saya sangat yakin terstruktur nya relawan ini mengantarkan kita semua menuju Inhu perubahan," tegasnya.
Menurutnya, melihat kondisi dan fakta yang ada saat ini survei suara untuk Paslon SAH unggul jauh dari Paslon lainnya. "Tolak ukur itu bukan hasil penerawangan melainkan survei paling ilmiah menurut kita, kalau dukun kan beda cara surveinya, ini survey dunia yang tentunya menggunakan metode metodelogi," bebernya.
Kendati demikian, kata Ade Agus Hartanto bahwa kita tidak boleh berpuas diri. Saya kebetulan dengan teman yang lain termasuk sahabat lain juga kita harus menang banyak itu konsepnya.
Hal ini tidak terjadi lagi kecurangan yakni tidak bisa dimanipulasi hasil Pemilu. Kita tinggalkan budaya budaya berbagi suara. Rengat Barat ini total pemilihnya hampir 38.000, anggaplah partisipasinya 30.000. Nah, bagaimana caranya kita harus bisa menguasai 70% suara di rengat barat?
Dalam hal tersebut beliau menyebutkan, Ini menjadi tugas yang cukup berat mungkin, namun akan menjadi ringan apabila kita lakukan secara bersama sama.
"Rengat barat ini PR yang paling banyak yang paling berat ada desa Talang Jerinjing, Air Jernih, Danau Baru dan Kota Lama, nah ini PR-PR yang perlu kita keroyok bersama," tegasnya.
Lebih jauh Ade Agus Hartanto sampaikan, strategi pemenangan harus segera kita laksanakan bukan berarti beradu kekuatan finansial dengan lawan tetapi tim kita memang ngak terlawan.
Indragiri Hulu (Inhu), menurut Ade Agus Hartanto, masyarakatnya mengeluh infrastruktur jalan, pembinaan olahraga, sistem birokrasi dan lainnya yang perlu pembenahan dan atau perubahan.
"Nah, kita harus bisa meyakinkan kepada pemilih, harus bisa meyakinkan konstituen, bahwa "SAH" merupakan solusi bagi penyelesaian seluruh persoalan yang terjadi di Inhu, itu poinnya," ungkapnya.
" Maka dari itu kerjasama kita sangat dibutuhkan. Saya ingin Inhu kita urus secara bersama sama. Jangan serahkan daerah ini kepada Ade Hendrizal saja, enggak akan pernah selesai pembangunan, harus dimulai dari akar rumput, pembangunan harus dimulai dari bawah," tambahnya.
Ia tidak mau terjadi pembangunan dimulai dari atas ke bawah karena belum tentu itu yang merupakan keinginan masyarakat. Tapi kalau pembangunan dimulai dari bawah ke atas, pasti itu merupakan keinginan masyarakat dibawah, katanya lagi.
Secara logika sederhana, hari ini metode pembangunan yang dilakukan diatur disetiap daerah namanya musrenbang, namun beberapa tahun terakhir ini hanya menjadi ajang ceremonial belaka, ngumpul- ngumpul dan ngopi-ngopi. (Dan)
Cabup Ade Agus Hartanto Perkuat Jaringan Akar Rumput Gapai Perubahan
Diskusi pembaca untuk berita ini