Kapuas, katakabar.com - Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Ahmad Zabadi melakukan peletakan batu pertama tandai pembangunan pabrik minyak makan merah di Desa Palem Jaya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, Jumat (4/10).
"Pembangunan pabrik tersebut diharapkan bisa tuntas dan mulai dioperasikan pada 2025 mendatang," ujar Ahmad Zabadi seraya menyatakan sejumlah hal krusial, dillansir dari laman EMG, Sabtu (5/10).
Pembangunan pabrik minyak makan merah, kata Ahmad, membutuhkan waktu yang lebih lama lantaran dilakukan secara terintegrasi dengan pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS).
Dijelaskannya, PKS tersebut dibangun untuk pengolahan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang memiliki kapasitas sebesar 15 ton per jam.
"Kalau pembangunan pabrik minyak makan merahnya tidak butuh waktu lama, paling sebulan atau dua bulan sudah selesai," ucapnya.
Bikin lama itu, ulas Ahmad, pembangunan PKS lantaran kapasitasnya cukup besar,15 ton per jam. Setahun ke depan mudah-mudahan sudah rampung.
Jika pembangunan pabrik minyak makan merah sudah selesai, tutur Ahmad Zabadi, selanjutnya proses pengelolaan diserahkan kepada Koperasi Anugrah Bumi Hijau (Koperabuh) yang memiliki aset sebesar Rp200 miliar.
"Pembiayaan pembangunan pabrik minyak makan merah ditaksir membutuhkan dana sekitar Rp30 miliar hingga Rp34 miliar," terangnya.
Pembiayaan proyek tersebut, sebutnya, sumbernya dari pihak Koperabuh yang beraset Rp200 miliar, plus upaya mencari pembiayaan dari lembaga keuangan
"Kelak pabrik tersebut bisa mendukung kesejahteraan para petani sawit melalui produksi minyak makan merah dan berbagai produk turunannya, seperti untuk bahan baku kosmetik, sabun, produk-produk kesehatan, termasuk untuk proyek pengentasan stunting, serta produk turunan lainnya," imbuhnya.
Pabrik minyak makan merah akan menyerap banyak tenaga kerja, sambungnya, mendukung ekonomi lokal, dan mengurangi ketergantungan pada harga dari pihak luar. Ini proyek kelima di Indonesia, sebelumnya perdana sudah dibangun di Desa Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.
Lalu, tambahnya, kedua di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, ketiga di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, dan keempat di Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.
Dibangun di Sanggau Koperabuh Bakal Kelola Pabrik Minyak Makan Merah
Diskusi pembaca untuk berita ini