Siak, katakabar.com - Anggota DPRD Siak Sabar Sinaga mendukung penuh kepolisian mengusut tuntas kasus tewasnya pelajar SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak, Riau, akibat ledakan senapan 3D rakitannya.
Polisi telah memeriksa 4 tenaga pendidik SMP Islamic Center Siak, 1 di antaranya kepala sekolah (Kepsek).
Berita Terkait: Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak
"Kita mendukung penuh Polres Siak mengusut tuntas kasus ini. Saya rasa ini juga harapan semua masyarakat Siak," kata Sabar, Kamis (9/4).
Kendati begitu, Sabar juga mengaku heran terhadap guru-guru yang mengajar di hari itu menerima hasil karya Senpi rakitan tersebut, dan memperbolehkan korban untuk menguji cobanya.
Berita Terkait: Eksperimen Senpi Berujung Maut di Sekolah Islamic Center Siak, Begini Penjelasan Polisi
"Saya tidak menyalahkan sepenuhnya kepada pendidik. Kendati itu hasil karya sendiri tanpa ada ikut campur pendidik, tapi kenapa guru-guru menerima proposal karya itu. Ini anak baru kelas 3 SMP. Sementara proposal karya yang diajukan masuk katagori berbahaya," kata politisi Demokrat tersebut.
Berita Terkait: Kepsek dan Sejumlah Guru SMP Islamic Center Siak Diperiksa Buntut Tewasnya Pelajar karena Senpi Rakitan
Mestinya, lanjut Sabar, guru-guru melakukan pengecekan secara detail hasil karya para siswa. Bukan langsung memperolehkan uji coba eksperimen tersebut.
"Oleh karen itu, kita mendukung penuh aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini. Ini juga menjadi pelajaran bagi para guru, supaya lebih teliti terhadap setiap karya para siswa-siswinya," kata Sabar.
Berita Terkait: Eksperimen Senpi Berujung Maut di Sekolah Islamic Center Siak, PAPSI Minta Polisi Usut Tuntas, Jangan Ditutup-tutupi!
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana Dermawan mengatakan, SMP Islamic Center Siak diliburkan sementara supaya guru-guru dapat memenuhi panggilan polisi tanpa terganggu kegiatan belajar mengajar.
"Sekarang kan sedang dalam proses penyelidikan polisi. Jadi biar memudahkan proses penyelidikan diliburkan sementara. Apalagi agenda Tes Kemampuan Akademik (TKA) juga sudah selesai kemarin. Jadi, pihak sekolah meliburkan siswa," kata Romy.
Dukung Aparat Usut Tuntas Insiden di SMP Islamic Center Siak, Politisi Demokrat Bilang Gini...
Diskusi pembaca untuk berita ini