Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Polsek Rangsang gelar kegiatan penanaman jagung program Asta Cita guna mewujudkan ketahanan pangan monokultur nasional Petani di Desa Sendaur Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (24/4) pagi.

Di kegiatan itu hadir Kapolsek Rangsang, Ipda Dominikus Turnip, SE diwakili Wakapolsek Rangsang, Ipda Abd Haris Damanik SH, Bhabinkambmas Desa Sendaur, Brigadir Khairi, Kepala Desa Sendaur, Syafrizal S.pd, Sekdes, Nazri, Pemilik Lahan, Khairil Fahmi, Linmas dan Kepala Dusun Desa Sendaur.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH melalui Wakapolsek, Ipda Abd Haris Damanik SH menyatakan, program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal, dan menjaga kestabilan ketersediaan pangan di desa mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Program ini, ujar Ipda Abd Haris Damanik SH, bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal, serta menjaga kestabilan ketersediaan pangan di Desa Sendaur.

"Membangun Komunikasi kepada masyarakat maupun Perusahaan untuk mendukung program pemerintah terkait ketahanan Pangan dan  untuk mensejahterakan masyarakat warga desa," jelasnya.

Selain itu, tuturnya, meningkatkan kepercayaan publik terhadap polri melalui kegiatan Swasembada pangan demi kesejahteraan masyarakat di Desa Sendaur.

Diketahui penanaman jagung dilaksanakan di Lahan milik seorang warga bernama Khairil Fahmi, Luas lahan yang ditanam jagung, yakni setengah hektar.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan ketahanan pangan dapat tercapai secara maksimal, serta membawa manfaat langsung kepada masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kehidupan ekonomi yang lebih baik di masa depan.

Polres Kepulauan Meranti berkomitmen mendukung ketahanan pangan dengan berkontribusi dalam program tanam jagung bersama, melalui penanaman jagung bersama Polri, petani dan masyarakat akan memberikan kemampuan swasembada pangan khususnya jagung di 2025.