Teluk Kuantan, katakabar.com  - Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, melakukan pengecekan lokasi penambangan emas tanpa izin atau PETI di Sungai Piudang, Desa Pintu Gobang Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kuantan Sengingi, Kamis (21/8) kemarin.

Di mana lokasi yang dicek tersebut telah dipasang plank larangan aktivitas sebagai penegasan tidak ada ruang bagi pelaku maupun aktivitas tambang emas ilegal. Penegakan hukum ini tidak hanya saat momen festival pacu jalur saja melainkan terus diperketat ke depan.

Orang Nomor Satu di Polda Riau turun ke lapangan bersama Gubernur Riau, Abdul Wahid, Bupati Kuansing, Dr. Suhardiman Amby, dan Ade Agus Hartanto selaku Bupati Indragiri Hulu.

“Saya ingatkan kepada para pelaku yang masih melakukan kegiatan ilegal tambang emas, kami bakal tindak tegas,” jelasnya didepan wartawan.

Menurutnya, dampak negatif dari tambang ilegal akan timbul seperti lingkungan maupun bagi daerah dan masyarakat.

“Tambang emas ilegal merusak alam, tidak memberikan kontribusi untuk daerah, masyarakat, dan juga tidak membayar pajak. Saya mendukung penuh apa yang disampaikan Gubernur agar tambang rakyat dikelola kembali secara legal,” ujarnya.

Sementara Gubarnur Riau, Abdul Wahid menegaskan, pemerintah provinsi berinisiatif menertibkan aktivitas tambang ilegal sekaligus menetapkan wilayah pertambangan rakyat yang diperbolehkan.

“Kami bakal tata ulang, dan urus izinnya agar masyarakat tetap bisa menambang dengan syarat tidak merusak lingkungan. Kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN dan koperasi akan dilakukan agar tata kelolanya sesuai aturan. Selama ini Sungai Kuantan tercemar disebabkan tambang ilegal, tapi sekarang sudah kembali jernih,” ucapnya.

Bupati Kuansing Dr. Suhardiman Amby mengapresiasi kolaborasi pemerintah provinsi, kepolisian, dan pemerintah daerah yang berhasil membuat aliran Sungai Batang Kuantan kembali jernih.

Ia mengimbau masyarakat menghentikan aktivitas tambang ilegal hingga kantongi izin resmi.

Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hertanto aminkan Bupati Kuansing. Ia menyatakan, pihaknya meminta arahan gubernur mengenai pengelolaan tambang masyarakat di wilayahnya, dan bekerja sama dengan instansi terkait untuk menindak pelaku tambang ilegal.

Ia juga mengapresiasi hasil penindakan tambang ilegal di Kuansing yang berdampak positif pada kualitas air Sungai Kuantan hingga Indragiri Hulu.