Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pelaksana tugas (Plt) Asisten II Setdakab Kepulauan Meranti, Rokhaizal buka Musyarawah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan Rembuk Stunting di Kantor Kecamatan Tasik Putri Puyu, pada Rabu (28/2) kemarin.
"Ayo manfaatkan Musrenbang guna menjaring aspirasi masyarakat sebagai proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), yang lebih baik dan berpihak kepada kepentingan masyarakat," seru Rokhaizal dalam sambutannya.
Dijelasknnya, dengan mengakomodir kepentingan masyarakat yang paling prioritas dan diselaraskan dengan visi dan misi kepala daerah.
Musrenbang yang dilakukan dengan tatap muka dapat berjalan lebih efektif, dan permasalahan-permasalahan pembangunan yang berada dari level desa dan kecamatan dapat terserap dengan baik.
"Kepada OPD yang hadir diharapkan dapat mencatat dan menganalisa permasalahan pembangunan yang ada, serta mencari solusi bagaimana cara mengatasinya sehingga dapat segera ditangani," jelasnya.
Kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat desa, kecamatan dan kabupaten, pinta Rokhaizal, untuk menyusun strategi dan bersinergi agar semua lintas sektor bergerak menurunkan angka stunting di Kecamatan Tasik Putri Puyu.
"Mari bersama kita dukung program dan strategi percepatan penurunan stunting yang telah disusun, khususnya intervensi ke desa lokus tahun 2024 dan 2025 mendatang," serunya.
Sebelumnya, Camat Tasik Putri Puyu Zainal ucapkan terima kasih atas kehadiran Plt Asisten II, Rokhaizal beserta rombongan di Kecamatan Tasik Putri Puyu.
"Semoga kehadiran ini dapat membawa karomah dan hidayah di Tasik Putri Puyu," harapnya.
Zainal menceritakan sekilas balik infrastruktur tahun 2023, menurutnya Kecamatan Tasik Putri Puyu merupakan wilayah yang memiliki potensi di bidang perikanan, perkebunan, dan pariwisata.
"Di bidang pariwisata, kami berharap wisata alam Tasik Putri Puyu bisa dilestarikan, begitu juga dengan event lainnya seperti menongkah dan sampan layar kedepan bisa dipayungi pemerintah daerah," tuturnya.
Anggota DPRD Dapil V Kepulauan Meranti, Darsini menekankan, permasalahan yang ditemui di masing-masing desa di Kecamatan Tasik Putri Puyu. Ini pekerjaan rumah baginya untuk disampaikan melalui pokok pikiran (Pokir) DPRD Kepulauan Meranti.
"Di mana yang menjadi prioritas untuk kecamatan dan desa tumpuannya ada pada anggota DPRD," sebutnya.
Musrenbang dan Rembuk Stunting Kecamatan Tasik Putri Puyu, Ini Pesan Asisten II
Diskusi pembaca untuk berita ini