Aceh Singkil, katakabar.com - Pekebun di Kabupaten Aceh Singkil sumringah lantaran harga tandan buah segar atau TBS kelapa sawit tembus Rp2.500 per kilogram, Minggu (21/9).
Harga ini naik Rp20 per kilogram dari pekan sebelumnya di level Rp2.480 per kilogram.
Pengepul sawit UD Ram Alwi Hutabarat di pinggir Jalan Singkil-Singkil Utara, kawasan Gosong Telaga Barat, Anto mengatakan, harga Tandan Buah Segar atau TBS sawit Rp2.500 per kilogram dengan catatan diantar petani ke ram.
Tapi, kalau dijemput ke kebun petani dikurangi ongkos dan biaya muat Rp50 jadi Rp2.450 per kilogram, dengan syarat buah harus matang sempurna alias tidak mengkal apalagi mentah.
"Harga antar Rp2.500, untuk harga dijemput Rp2.450 per kilogram. Mohon jaga kualitas buah," cerita Anto, dilansir dari laman serambinews.com, Minggu siang.
Sedang, roduksi TBS kelapa sawit petani Aceh Singkil, mulai naik kembali. Apalagi menyusul hujan rutin mengguyur daerah itu.
Di mana sebelumnya sempat produksi sawit alami trek atau produksi menurun.
Tapi peningkatan produksi belum seluruhnya normal.
Sebelum trek biasnya dapat 1,2 ton per hektar sekali panen. Saat trek turun jadi 800 kilogram. Untuk posisi pekan ini sudah kembali naik jadi 1 ton per hektar.
Petani berharap saat produksi sawit normal, harga bertahan Rp2.500 per kilogram.
"Jika bisa naik lagi. Tapi bertahan saja sudah mantap," timpal Susilawati pemilik kebun di kawasan Gosong Telaga Barat.
Warga Aceh Singkil lebih dari 70 persen mengandalkan hidup dari sawit. Mulai dari pemilik kebun, tukang panen, tukang pupuk hingga jasa transportasi.
Data Dinas Perkebunan Aceh Singkil menunjukkan, luas areal kelapa sawit di daerah itu, mencapai 75.834,12 hektare.
Jumlah areal di atas menempatkan Aceh Singkil posisi nomor dua perkebunan kelapa sawit terluas di Provinsi Aceh.
Di mana, perkebunan kelapa sawit milik perusahaan pemegang hak guna usaha atau HGU seluas 44.483,12 hektare, dan sisanya perkebunan sawit rakyat luasnya mencapai 31.351 hektare.
Pekebun Sawit di Aceh Singkil Sumringah, Harga TBS Tembus Rp2.500 per Kilogram
Diskusi pembaca untuk berita ini