Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Mandau terus gencar suarakan dan sampaikan pesan Pemilihan Umum (Pemilu) Dama tahun 2024 di tengah masyarakat dua kecamatan, yakni Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Jika sebelumnya, giat yang dikemas dengan Cooling System terobos sarang buaya, dan  jalan berlumpur ke lokasi-lokasi perkampungan masyarakat berada nun jauh dari pusat pelayanan pemerintahan.

Kali ini, Kapolsek Mandau, Kompol Hairul Hidayat didampingi Kanit Binmas, AKP Indra Varenal bersama Bahbinkamtibmas Polsek Mandau bertandang ke perkampungan suku pedalaman sakai terdampak banjir di kawasan Jembatan Dua jauhnya puluhan kilometer di sebelah barat pusat keramaian Duri kota, pada Senin (22/1).

Cooling System bertujuan untuk memelihara Kamtibmas sebagai persiapan menuju Pemilu tahun 2024  yang aman dan damai.

"Terima kasih atas sambutan yang baik dari masyarakat dan tokoh masyarakat sakai," kata Kompol Hairul Hidayat diteruskan Kanit Binmas, Indra Varenal.

Kegiatan ini ujar AKP Indra, sosialisasi tentang Pemilu tahun 2024, untuk memelihara Kamtibmas menuju Pemilu yang aman dan damai.

"Penting menjaga keharmonisan di tengah perbedaan pilihan politik, tidak hanya sebagai tanggung jawab pemerintah ataupun aparat keamanan, melainkan jadi kewajiban bersama, meski masyarakat miliki preferensi politik yang beragam," jelasnya.

Hal itu, tegas Kanit Binmas Polsek Mandau ini, bukan jadi alasan perpecahan di tengah masyarakat tapi jadi silaturahmi antar masyarakat makin erat dan saling menghormati perbedaan pandangan politik, sehingga dapat mewujudkan pesta demokrasi Pemilu yang aman dan damai.

"Untuk itu, saya imbau kepada masyarakat kecamatan Mandau dan Bathin Solapan agar tidak menyebarkan berita hoaks dan konten atau berita yg berunsur Sara. Kesadaran kolektif ini penting menjaga integritas Pemilu dan mencegah konflik di tengah-tengah masyarakat," bebernya.

Mari kita bersatu, seru AKP Indra lagi, menjaga situasi aman, memberikan kontribusi positif dalam menciptakan lingkungan dan informasi yang sehat, dan menegakkan nilai-nilai demokrasi guna mewujudkan Pemilu yang berlangsung dengan aman dan damai.

Diketahui, warga suku pedalaman sakai terdampak banjir totalnya 16 Kepala Keluarga (KK). Banjir merendam perkampungan suku pedalaman sakai tinggi muka air 10 hingga 20 centimeter disebabkan meluapnya sungai jembatan dua lantara tingginya curah hujan.