Duri, katakabar.com - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 8 Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, tuan sosialisasi Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan/Aritficial intellegence (AI) se Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai, pada Rabu (25/10).

Sosialisasi digelar di Halaman SMAN 8 Kecamatan Mandau, persisnya di Jalan Sejahtera Kelurahan Air Jamban, Jalan Jenderal Sudirman Duri, dihadir Gubernur Provinsi Riau, H Syamsuar, inisiator AI, Prof. Jaswar Koto, Anggota DPRD Provinsi Riau, Kacab Dinas Pendidikan Wilayah II Provinis Riau, Wan Roby, serta lainnya.

Peserta sosialisasi diikuti sebanyak seratus lebih kepala sekolah, komite sekolah, majelis guru SMA, SMK dan SLB se Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai.

"Alhamdulillah, berkat support mejelis guru, Tata Usaha (TU) dan seluruh anak-anak kegiatan ini terlaksana, terima kasih," ujara Kepala Satuan Pendidikan SMAN 8 Kecamatan Mandau, Edi Yusri dalam sambutannya.

Suka tidak suka dan mau tidak mau, kata Edi, pembelajaran berbasis kecerdasan buatan/aritficial intellegence (AI) mesti dilaksanakan. Tapi, kami perlu bimbingan dan pendampingan dari para ahli untuk mewujudkan pembelajaran AI ini.

Harapannya, tambah mantan Kepala Satuan Pendidikan SMAN Siak Kecil ini, dengan dilaksanakannnya pembelajaran AI, pendidikan di Riau bisa bersaing di Indonesia dan luar negeri.

"Terima kasih kepada Gubernur Provinsi Riau telah hadir membuka sosialisasi ini di tengah padatnya kegiatan," jelasnya.

Diketahui, sebelum membuka sosialisasi pembelajaran AI Gubernur Provinsi Riau, H Syamsuar lebih dulu tinjau ruang laboratorium tempat belajar AI siswa dan siswi di lantai dua SMAN 8 Kecamatan Mandau.

Di sana, Orang Nomor Satu di 'Bumi Lancang Kuning' nama lain dari Provinsi Riau ini didampingi inisiator pembelajaran AI, dan Edy Yusri dan lainnya memberikan soal kepada siswa dan siswi.

Gubernur Provinsi Riau memberikan hadiah kepada lima orang siswa dan siswi yang menjawab paling cepat.

"Pembelajaran berbasis AI ini perdana dilaksanakan di SMAN 8 Kecamatan Mandau di Provinsi Riau. Di mana guru-guru tidak perlu lagi super sibuk periksa soal dan menilai secara manual dengan waktu lama. Tapi, dengan pembelajaran berbasis AI guru-guru dalam waktu singkat bisa tahu hasil soal yang dijawab anak-anak," sebut Gubernur Provinsi Riau seraya memberi semangat kepada guru dan siswa untuk menerapkan pembelajaran berbasis AI.